BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Sebanyak 212 Calon Siswa Polda Sumbar Dinyatakan Lulus Menuju Pendidikan

Sebanyak 212 Calon Siswa Polda Sumbar Dinyatakan Lulus Menuju Pendidikan

  • account_circle Hanny
  • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
  • print Cetak

PADANG — Hari penghakiman bagi para pemburu seragam cokelat di Sumatera Barat akhirnya tiba juga. Polda Sumbar secara resmi mengetuk palu sidang kelulusan tingkat Panitia Daerah (Panda) untuk penerimaan Bintara dan Tamtama Polri TA 2026.

Acara yang penuh dengan tetesan air mata kebahagiaan dan tentu saja sedikit drama sport jantung ini digelar mewah di Ruang Andromeda, Ballroom Mercure Hotel Padang pada Jumat (3/7/2026).

Bagi ratusan calon siswa (casis), momen ini adalah penentu apakah mereka akan segera mencukur rambut hingga botak licin untuk masuk barak pendidikan, atau justru kembali ke rumah sambil merenungi nasib di depan cermin.

Rincian Skor Akhir: 212 Casis Siap Berangkat, Sisanya Diminta Coba Lagi

Berdasarkan data sahih yang dirilis oleh Panitia Seleksi, persaingan di kategori Bintara Polri ternyata seketat persaingan mendapatkan kupon sembako gratis.

Dari total 203 orang peserta yang bertarung (terdiri dari 176 pria gagah dan 27 wanita tangguh), hasil akhir memutuskan 176 peserta dinyatakan Memenuhi Syarat (MS).

Rinciannya adalah 149 pria dan seluruh srikandi sebanyak 27 wanita sukses melaju ke babak berikutnya. Sementara itu, ada 27 peserta pria yang terpaksa gigit jari karena dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Tampaknya, kuota keberuntungan mereka harus disimpan untuk tahun depan.

Pindah ke jalur Tamtama Polri, suasananya tidak kalah menegangkan. Dari total 37 peserta pria yang mendaftar—dengan rincian 31 orang di formasi Brimob dan 6 orang di Polair—sebanyak 36 peserta dinyatakan lulus alias Memenuhi Syarat.

Berita sedihnya, ada 1 peserta dari formasi Tamtama Brimob yang harus rela jalurnya terhenti karena dinyatakan TMS. Hanya kurang satu langkah lagi untuk bisa memakai baret biru atau baret merah maroon.

Biro SDM Tegaskan: Jalur “Orang Dalam” dan “Titip-Menitip” Resmi Almarhum

Melihat ada yang tersenyum lebar dan ada yang mukanya mendadak mendung, Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, langsung memberikan penegasan dengan nada berwibawa namun menohok.

Dia memastikan bahwa seluruh angka yang keluar di layar pengumuman adalah murni hasil keringat, darah, dan air mata para calon siswa, bukan hasil sulap dari dukun politik atau titipan paman di instansi.

“Angka-angka yang kita umumkan hari ini adalah cerminan dari kemampuan nyata para calon siswa. Kami di Biro SDM memastikan bahwa seluruh proses seleksi berjalan sesuai dengan prinsip Betah (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Tidak ada titip-menitip! Semua hasil didasarkan pada kompetensi dan nilai akhir yang diperoleh peserta selama tahapan seleksi,” tegas Kombes Pol Anissullah M. Ridha dengan muka serius yang membuat calo-calo rekrutmen langsung mules.

Dia juga menambahkan pesan puitis untuk peserta yang belum beruntung yakni jangan langsung mengurung diri di kamar sambil mendengarkan lagu galau. Jadikan kegagalan ini sebagai bahan evaluasi diri untuk memperbaiki otot dan otak di masa depan.

Humas Janji Proses Transparan, Pengawasan Berlapis Bak Martabak

Senada dengan Kabiro SDM, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, juga ikut angkat bicara demi menepis isu-isu miring yang kerap digosipkan tetangga sebelah rumah.

Menurutnya, transparansi dalam penerimaan anggota Polri TA 2026 ini sudah sangat terbuka, bahkan lebih terbuka daripada curhatan netizen di media sosial.

“Kami dari Bidang Humas terus mengawal proses ini agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat. Transparansi hasil yang kita sampaikan saat ini adalah bukti nyata bahwa Polda Sumbar berkomitmen penuh untuk menjaring calon anggota Polri yang kompeten dan berintegritas. Pengawasan pun telah dilakukan secara berlapis, baik internal maupun eksternal, untuk memastikan proses ini berjalan jujur dan adil,” jelas Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Dengan berakhirnya sidang kelulusan ini, sebanyak 212 peserta yang dinyatakan Memenuhi Syarat kini resmi memegang tiket emas. Mereka akan segera dipersiapkan untuk masuk ke kawah candradimuka pendidikan kepolisian.

Selamat berjuang bagi yang lulus, dan bagi yang belum MS, ingat: pendaftaran tahun depan tersisa beberapa bulan lagi, buruan latihan push-up!

  • Penulis: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koperasi Merah Putih Mulai Beroperasi di Ratusan Nagari Sumatera Barat

    Koperasi Merah Putih Mulai Beroperasi di Ratusan Nagari Sumatera Barat

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 26
    • 0Komentar

    PADANG — Bermimpi memiliki ekonomi kerakyatan yang kokoh di tingkat desa memang indah, seindah bayangan mendapat warisan mendadak. Di provinsi Sumatera Barat, mimpi itu sedang coba diwujudkan lewat pembentukan koperasi massal. Kabar terbarunya, sebanyak 135 Kopdes (Koperasi Desa) yang tergabung dalam jaringan Koperasi Merah Putih di wilayah Sumbar dilaporkan sudah resmi mulai beroperasi hingga awal […]

  • Darurat Lingkungan! Geopark Talamau dan TN Batang Gadis Dikepung Tambang Emas Ilegal

    Darurat Lingkungan! Geopark Talamau dan TN Batang Gadis Dikepung Tambang Emas Ilegal

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 85
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Kelestarian alam dan warisan geologi di Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat, kini berada dalam ancaman serius. Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dilaporkan marak beroperasi di kawasan Simpang Lolo, Nagari Bahoras, Kecamatan Gunung Tuleh. Ironisnya, penambangan liar ini menyasar wilayah sensitif yang memiliki nilai ekologis dan geologis tinggi. Informasi yang dihimpun […]

  • BB 47 Perkara Dimusnahkan di Pasaman Barat, Kajari Sebut Bentuk Komitmen

    BB 47 Perkara Dimusnahkan di Pasaman Barat, Kajari Sebut Bentuk Komitmen

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 57
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasaman Barat memusnahkan barang bukti 47 perkara tindak pidana umum sepanjang periode Januari sampai April 2026. Barang bukti yang dimusnahkan itu telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Kepala Kejari Pasaman Barat Tjut Zelvira Nofani mengatakan, seluruh barang bukti yang dimusnahkan merupakan akumulasi pengungkapan perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum […]

  • Uang Kotak Amal Rp2,7 Juta Dipakai Beli Sabu, Pria di Agam Ditangkap Polisi Saat Tidur

    Uang Kotak Amal Rp2,7 Juta Dipakai Beli Sabu, Pria di Agam Ditangkap Polisi Saat Tidur

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 47
    • 0Komentar

    AGAM — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Agam berhasil meringkus seorang pria berinisial FR (32) di Jorong Bawan Tuo, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Pekerja serabutan ini ditangkap pada Senin (25/5/2026) siang, karena diduga kuat menjadi pelaku pencurian kotak amal di sebuah musala. Kasat Reskrim Polres Agam, AKP Rinto Alwi, mengungkapkan […]

  • Minyak Sawit Mentah Jadi Tulang Punggung Utama Ekspor Sumatera Barat

    Minyak Sawit Mentah Jadi Tulang Punggung Utama Ekspor Sumatera Barat

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Bangun S
    • visibility 37
    • 0Komentar

    PADANG – Kinerja perekonomian Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menunjukkan tren pemulihan yang solid pada pembuka tahun 2026. Berdasarkan rilis resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat, pertumbuhan ekonomi daerah ini mampu mencatatkan angka 5,02 persen secara tahunan (year-on-year) pada Triwulan I-2026. Indikator tersebut menjadi sinyal bahwa fondasi ekonomi makro di tingkat regional relatif stabil […]

  • Jejak Sejarah Pasaman: Jalur Emas VOC, Sekolah Tani Klasik, dan Gunung Pertama yang Diukur di Indonesia

    Jejak Sejarah Pasaman: Jalur Emas VOC, Sekolah Tani Klasik, dan Gunung Pertama yang Diukur di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 56
    • 0Komentar

    PASAMAN – Nama “Pasaman” kini dikenal luas sebagai dua wilayah administratif di Provinsi Sumatera Barat. Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat. Namun, jauh sebelum pemekaran wilayah terjadi, nama ini menyimpan rekam jejak sejarah yang amat panjang—mulai dari era kolonial Belanda dengan dua wilayah onderafdeeling (Ophir dan Loeboeksikaping), hingga ke masa kuno perdagangan komoditas berharga. Banyak […]

expand_less