BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Update Harga Pangan Per Senin 6 Juli 2026 Menurut Data PIHPS

Update Harga Pangan Per Senin 6 Juli 2026 Menurut Data PIHPS

  • account_circle Yelki
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • print Cetak

JAKARTA — Selamat berburu sembako di awal pekan untuk para pejuang dapur dan pengusaha warung makan se-Indonesia! Memasuki hari Senin, mari kita tengok nasib dompet kita lewat rilis data komoditas terbaru.

Berdasarkan pantauan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), pergerakan Harga Pangan Per Senin 6 Juli 2026 menyajikan drama yang cukup menggelitik.

Ada golongan bumbu dapur yang harganya kompak terjun bebas membuat emak-emak tersenyum lebar, tapi ada juga golongan lauk-pauk mewah yang harganya makin meroket naik.

Bagi Anda yang berniat menyusun menu masakan seminggu ke depan, memahami fluktuasi kebutuhan pokok ini sangat krusial agar anggaran belanja tidak bocor sebelum pertengahan bulan. Mari kita bedah rincian rapor harga pangan nasional ini dengan tegas, mendalam, dan tentunya sedikit jenaka.

Kabar Bahagia: Skuad Per-cabai-an dan Bawang Merah Kompak Tumbang!

Mari kita buka dengan berita yang paling mendinginkan suasana hati. Jika beberapa waktu lalu sambal terasa sekaya emas cair, pekan ini Anda boleh bernapas lega.

Skuad pedas terpantau kompak mengalami penurunan harga yang cukup signifikan. Juara bertahan penurunan minggu ini jatuh kepada cabai rawit merah yang harganya anjlok parah hingga 7,93%, membuat harganya kini mendarat di angka Rp 62.100/kg.

Tidak mau kalah romantis, cabai merah besar juga ikut merosot 5,51% ke angka Rp 50.500/kg. Diikuti oleh saudara-saudaranya seperti cabai merah keriting yang turun ke Rp 50.900/kg dan cabai rawit hijau yang anteng di Rp 49.750/kg.

Melengkapi kebahagiaan para pencinta bumbu matang, bawang merah ukuran sedang juga ikutan ambyar alias turun harga sebesar 6% menjadi Rp 47.800/kg.

Jadi, bagi Anda yang punya hobi menangis saat mengupas bawang, kali ini Anda menangis murni karena efek sulfur, bukan karena meratapi harganya. Namun, si jomblo bawang putih ukuran sedang tampaknya menolak ikut arus; harganya justru naik tipis 0,92% menjadi Rp 44.100/kg.

Kabar Tegas: Daging Sapi Makin Elite, Beras Masih Cari Panggung

Pindah ke barisan lauk pauk berbobot. Bagi Anda yang berniat bikin rendang atau semur di awal pekan ini, tampaknya harus merogoh kocek sedikit lebih dalam.

Harga daging sapi terpantau makin dibanderol mahal. Daging sapi kualitas 1 mengalami kenaikan menjadi Rp 150.250/kg, sementara untuk kualitas 2 naik ke angka Rp 141.500/kg.

Untungnya, bagi kaum mendang-mending, harga daging ayam ras segar justru tahu diri dengan turun 1,21% menjadi Rp 36.600/kg. Disusul oleh telur ayam ras segar yang juga ikutan turun ke harga Rp 29.250/kg. Setidaknya, asupan protein Anda aman tanpa harus menjual aset keluarga.

Sementara itu, untuk urusan karbohidrat utama alias beras, harganya masih terpantau fluktuatif nan dinamis. Beras kualitas super I naik menjadi Rp 17.650/kg, sedangkan beras kualitas bawah I naik ke angka Rp 14.700/kg. Sisanya, seperti beras medium I dan minyak goreng, terpantau masih betah mempertahankan harga lamanya alias stabil di tempat.

Daftar Lengkap Harga Kebutuhan Pokok Nasional

Agar Anda tidak kena “gertak” oleh oknum pedagang nakal di pasar tradisional, berikut adalah tabel harga komoditas pangan berdasarkan catatan resmi teranyar:

  • Beras Super I: Rp 17.650/kg (Naik 0,28%)
  • Beras Super II: Rp 17.100/kg (Tetap)
  • Beras Bawah I: Rp 14.700/kg (Naik 0,34%)
  • Beras Bawah II: Rp 14.500/kg (Turun 0,34%)
  • Beras Medium I: Rp 16.350/kg (Tetap)
  • Beras Medium II: Rp 16.150/kg (Naik 0,31%)
  • Gula Pasir Lokal: Rp 19.050/kg (Turun 0,26%)
  • Gula Pasir Premium: Rp 20.300/kg (Naik 0,25%)
  • Minyak Goreng Curah: Rp 20.600/kg (Tetap)
  • Minyak Goreng Kemasan Bermerek 1: Rp 24.250/kg (Tetap)
  • Minyak Goreng Kemasan Bermerek 2: Rp 23.400/kg (Tetap)
  • Telur Ayam Ras Segar: Rp 29.250/kg (Turun 1,35%)
  • Daging Ayam Ras Segar: Rp 36.600/kg (Turun 1,21%)
  • Daging Sapi Kualitas 1: Rp 150.250/kg (Naik 0,17%)
  • Daging Sapi Kualitas 2: Rp 141.500/kg (Naik 0,32%)
  • Cabai Rawit Merah: Rp 62.100/kg (Turun 7,93%)
  • Cabai Merah Besar: Rp 50.500/kg (Turun 5,51%)
  • Cabai Merah Keriting: Rp 50.900/kg (Turun 4,14%)
  • Cabai Rawit Hijau: Rp 49.750/kg (Turun 3,96%)
  • Bawang Merah Sedang: Rp 47.800/kg (Turun 6%)
  • Bawang Putih Sedang: Rp 44.100/kg (Naik 0,92%)

Kesimpulannya, awal pekan ini adalah waktu yang sangat tepat untuk pesta sambal dan borong ayam goreng, tapi mulailah membatasi konsumsi daging sapi mewah jika isi dompet Anda masih dalam mode kritis pasca-akhir pekan!

  • Penulis: Yelki
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Minyak Dunia Mencapai Level Tertinggi Dalam Dua Pekan, Negoisasi Iran-AS Masih Buntu

    Harga Minyak Dunia Mencapai Level Tertinggi Dalam Dua Pekan, Negoisasi Iran-AS Masih Buntu

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – Harga minyak dunia sudah mencapai level tertinggi dalam dua pekan dan naik hampir 3 persen pada akhir perdagangan Senin (27/4/2026) waktu setempat atau Selasa (28/4/2026) pagi WIB. Penguatan terjadi di tengah mandeknya pembicaraan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran serta masih terbatasnya pengiriman energi melalui Selat Hormuz. Mengutip Reuters, harga minyak mentah […]

  • Krisis Guru Modern: Ketika Pendidikan Kehilangan Wibawa demi “Kenyamanan” Digital

    Krisis Guru Modern: Ketika Pendidikan Kehilangan Wibawa demi “Kenyamanan” Digital

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 70
    • 0Komentar

    OPINI – ​Pergeseran paradigma pendidikan dari era konvensional ke era digital kerap diagung-agungkan sebagai sebuah kemajuan linear. Namun, jika dibedah lebih dalam, transformasi peran guru dari masa lalu ke masa kini justru menyisakan ruang hampa yang mengancam esensi dasar dari pendidikan itu sendiri ‘pembentukan karakter dan ketegasan moral. ​Di balik jargon “merdeka belajar” dan modernisasi, […]

  • ​Sinyal Bahaya dari Desa: Mengapa Narkoba Kian Marak dan Bagaimana Kita Melawannya?

    ​Sinyal Bahaya dari Desa: Mengapa Narkoba Kian Marak dan Bagaimana Kita Melawannya?

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 60
    • 0Komentar

    ​OPINI – Peredaran gelap narkotika tidak lagi sekadar menjadi momok bagi kawasan metropolitan. Sinyal bahaya kini justru menyala merah di wilayah pedesaan. Jika dulu desa dianggap sebagai benteng terakhir pertahanan moral dan budaya, kini wilayah pelosok justru menjadi pasar baru yang empuk bagi para bandar narkoba. ​Fenomena ini tentu tidak boleh dibiarkan. Diperlukan sinergi konkret […]

  • Bongkar Lapak Tanpa Prosedur, Penertiban Satpol PP Payakumbuh Malah Diduga Langgar Hukum

    Bongkar Lapak Tanpa Prosedur, Penertiban Satpol PP Payakumbuh Malah Diduga Langgar Hukum

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Sukrianto
    • visibility 40
    • 0Komentar

    PAYAKUMBUH — Niat hati ingin menegakkan aturan agar kota tertib, tindakan bongkar lapak yang dilakukan oleh aparat justru berbalik menjadi bumerang. Alih-alih tampil sebagai teladan, operasi penertiban yang dipimpin oleh Kasatgas Satpol PP setempat, Dewi Centong, dinilai menabrak prosedur baku yang tertulis di dalam Peraturan Daerah (Perda) itu sendiri. Lucunya, bukannya menertibkan pelanggar, para petugas […]

  • Satwa Tapir Dibunuh Di Mesuji Pegiat Konservasi Lampung Buka Suara

    Satwa Tapir Dibunuh Di Mesuji Pegiat Konservasi Lampung Buka Suara

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 26
    • 0Komentar

    BANDARLAMPUNG – Sungguh sebuah ironi yang bikin elus dada sekaligus geleng-geleng kepala. Di saat para peneliti dunia mati-matian menjaga kelestarian fauna langka agar tidak punah dari muka bumi, sebagian oknum masyarakat kita justru melihatnya sebagai hidangan makan malam. Kejadian tragis menimpa seekor satwa dilindungi jenis tapir (Tapirus Indicus) di kawasan Register 45, Kabupaten Mesuji, Provinsi […]

  • Pasaman Barat–Mandailing Natal Bahas Jalan Penghubung Baru Sumbar–Sumut

    Pasaman Barat–Mandailing Natal Bahas Jalan Penghubung Baru Sumbar–Sumut

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Pasaman Barat, SUMBARBIZ — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, bersama Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, mulai membahas rencana pembangunan jalan baru yang akan menghubungkan kedua daerah melalui kawasan perbatasan. Ruas jalan yang direncanakan itu akan menghubungkan Sigantang di Kecamatan Ranah Batahan, Pasaman Barat, dengan Pastab Julu di Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal. Proyek tersebut […]

expand_less