BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Gara-Gara Anak Saling Ejek Pria Paruh Baya Tampar Bocah Berakhir Damai

Gara-Gara Anak Saling Ejek Pria Paruh Baya Tampar Bocah Berakhir Damai

  • account_circle Endri Caniago
  • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
  • print Cetak

SOLOK SELATAN – Urusan lidah anak-anak ternyata bisa membuat orang dewasa kehilangan akal sehat dan berakhir di kantor polisi. Sebuah drama sosial akibat ego orang tua yang meledak berhasil dipadamkan dengan kepala dingin melalui mekanisme problem solving oleh Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, pada Sabtu (20/6/2026) malam.

Panggung perdamaian ini digelar sekitar pukul 19.00 WIB, bertempat di Palanta Polsek Sungai Pagu. Proses mediasi ini dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Aipda Riki Andrea bersama perangkat jorong setempat.

Mereka mendamaikan Hendra (54), seorang wiraswasta asal Jorong Batang Lawe Barat, Nagari Pasia Talang Barat, dengan korbannya, seorang anak perempuan berusia 11 tahun bernama Cika Anjelika Putri Wijaya.

Kronologi: Ketika ‘Senggolan’ Mulut Berujung ‘Senggolan’ Tangan

Geger antar-tetangga ini sejatinya bermula pada Sabtu siang, sekitar pukul 14.30 WIB, di Jorong Mudiak Lawe Timur, Nagari Sako Utara Pasia Talang. Layaknya anak-anak pada umumnya, anak dari Hendra terlibat adu mulut dan aksi saling ejek yang sengit dengan Cika.

Namun, alih-alih bertindak sebagai penengah yang bijaksana dan memisahkan kedua bocah tersebut, Hendra tampaknya tersulut emosi. Merasa tidak terima darah dagingnya diejek, pria paruh baya ini langsung turun tangan—secara harfiah.

Ia mendatangi Cika lalu melayangkan satu tamparan telak ke arah wajah korban. Akibatnya, pipi kiri Cika harus merasakan sensasi panas dan sakit yang tidak semestinya diberikan oleh seorang pria dewasa.

Tidak terima buah hatinya ditampar, orang tua Cika, Desi Novianti, langsung membawa perkara ini ke jalur hukum. Hendra pun terpaksa melepas akhir pekannya untuk menghadap petugas berseragam cokelat.

Akhir Damai: Saling Memaafkan dan Janji Pensiun Mengejek

Saat duduk di Palanta Polsek, nyali Hendra tampaknya mulai menyusut. Di depan petugas dan orang tua korban, ia mengakui bahwa aksi main tangannya adalah sebuah kekhilafan besar. Dengan legawa, Hendra menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada Cika dan kedua orang tuanya, serta berjanji tidak akan mengulangi hobi menamparnya di kemudian hari.

Menariknya, Desi Novianti selaku orang tua korban sempat menyampaikan keinginan agar tindakan pelaku mendapat balasan yang setimpal. Beruntung, lewat musyawarah yang dipenuhi aura kekeluargaan, pihak pelaku dan keluarganya menyetujui poin-poin balasan moral tersebut sebagai bagian dari penebusan kesalahan.

Tak hanya orang tua yang berdamai, kedua anak yang menjadi sumbu awal keributan ini juga dihadirkan. Di depan saksi-saksi, kedua bocah tersebut berjanji untuk pensiun dari dunia “saling ejek” dan berkomitmen tidak akan memicu perang urat syaraf lagi di masa depan. Seluruh pihak akhirnya tersenyum lega, menandatangani surat perdamaian, dan sepakat untuk tidak saling menuntut di kemudian hari.

Kapolsek Sungai Pagu, AKP Wirangga Ardivies, membenarkan insiden sekaligus penyelesaian tersebut. Menurutnya, pendekatan restorative justice ini jauh lebih manjur ketimbang saling lapor yang memperpanjang dendam.

“Penyelesaian melalui problem solving ini menjadi langkah efektif dalam menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat, khususnya yang melibatkan anak-anak. Dengan begitu, situasi kamtibmas tetap terjaga dan hubungan antarwarga bisa kembali harmonis tanpa harus ada sikut-sikutan lagi,” jelas AKP Wirangga sembari tersenyum.

  • Penulis: Endri Caniago
  • Editor: Khairil

Rekomendasi Untuk Anda

  • Instruksi Mendagri: Perbanyak Titik Nobar Piala Dunia, Hidupkan Ekonomi Kerakyatan

    Instruksi Mendagri: Perbanyak Titik Nobar Piala Dunia, Hidupkan Ekonomi Kerakyatan

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 24
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengimbau seluruh pemerintah daerah (pemda) untuk memfasilitasi kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026. Dia meyakini bahwa perhelatan olahraga terbesar di dunia tersebut tidak sekadar menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, melainkan juga memiliki potensi besar untuk menggerakkan roda perekonomian nasional di tingkat daerah. Tito mengemukakan […]

  • Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah Jadi Sorotan Utama di Pasaman Barat

    Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah Jadi Sorotan Utama di Pasaman Barat

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 29
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Selama ini, tugas mengantarkan anak ke sekolah tampaknya sudah menjadi hak paten yang diadopsi secara turun-temurun oleh kaum ibu atau abang ojek langganan. Sementara itu, para bapak biasanya sibuk dengan ritual pagi yang sakral yakni ngopi, baca berita, atau sekadar memanaskan mesin motor sambil melamunkan nasib negara. Melihat ketimpangan sosial di lingkungan […]

  • Pemkot Padang Perkuat Pengawasan Lintas Sektor Menuju Kota Pangan Aman 2026

    Pemkot Padang Perkuat Pengawasan Lintas Sektor Menuju Kota Pangan Aman 2026

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 24
    • 0Komentar

    PADANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatra Barat, menegaskan komitmen penuh untuk menjaga keamanan pangan demi melindungi kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tingginya mobilitas distribusi bahan pangan serta kompleksitas rantai pasok yang masuk ke wilayah Kota Padang dari berbagai daerah luar. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota […]

  • Pakar Unand Prof Mas Mera Ingatkan Bahaya Salah Bangun Groin

    Pakar Unand Prof Mas Mera Ingatkan Bahaya Salah Bangun Groin

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 31
    • 0Komentar

    PADANG — Urusan menjinakkan hantaman ombak di pesisir pantai ternyata tidak bisa modal nekat dan semen instan belaka. Jika salah perhitungan, alih-alih menyelamatkan pantai dari abrasi, infrastruktur yang dibangun justru bisa mengundang bahaya maut bagi wisatawan yang sedang asyik berenang. Peringatan keras sekaligus ilmiah ini dilontarkan langsung oleh pakar teknik dari Fakultas Teknik Universitas Andalas […]

  • Dalam 13 Hari, Polri Ungkap 330 Tersangka penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi

    Dalam 13 Hari, Polri Ungkap 330 Tersangka penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Toibin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – Sebanyak 330 tersangka di 223 tempat kejadian perkara (TKP) berhasil diamankan aparat dalam kasus tindak pidana penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi. Ratusan tersangka itu diamankan dalam dalam periode 7 hingga 20 April 2026 atau kurun waktu 13 hari. Wakabareskrim Polri Irjen Pol Nunung Syaifuddin mengatakan pemerintah terus berupaya menjaga ketahanan energi nasional dengan […]

  • Limapuluh Kota Kembali Dihantam Bencana, 2.000 Jiwa Terisolasi dan Pemda Didesak Tetapkan Tanggap Darurat

    Limapuluh Kota Kembali Dihantam Bencana, 2.000 Jiwa Terisolasi dan Pemda Didesak Tetapkan Tanggap Darurat

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Limapuluh Kota, SUMBARBIZ – Hujan deras yang mengguyur sejak Selasa sore (12/5/2026) hingga Rabu dini hari (13/5/2026) menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, kembali dilanda bencana longsor, banjir, dan tanah amblas. Kondisi ini memicu kekhawatiran serius terkait keselamatan warga dan kelumpuhan akses ekonomi. Akses Terputus dan Warga Terisolasi Dampak paling parah dilaporkan […]

expand_less