Kunjungan Koordinasi PIC Rampung Pemkab Pasbar Siap Eksekusi Program Prioritas
- account_circle Irfansyah P
- calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
- print Cetak

Doddy San Ismail Lakukan Kunjungan Koordinasi Guna Sinkronisasi Program Pembangunan
PADANG – Bicara soal urusan birokrasi, terkadang urusannya serumit memahami isi hati pasangan yang hobi bilang “terserah”. Sadar bahwa komunikasi jarak jauh via aplikasi pesan singkat sering kali memicu salah paham, Sekda Kabupaten Pasaman Barat, Doddy San Ismail, memilih mengambil langkah nyata.
Alih-alih menunggu bola bergulir santai, ia langsung memimpin rombongan elite untuk melakukan kunjungan koordinasi PIC langsung ke jantung pertahanan administrasi provinsi.
Langkah taktis yang dilakukan pada 25–26 Juni 2026 ini bukan sekadar agenda jalan-jalan mencicipi kuliner di Kota Padang. Kehadiran Doddy merupakan misi penting demi mewujudkan sinkronisasi program pembangunan daerah yang harmonis.
Target utamanya jelas, yakni menjalin kemesraan birokrasi antara Pemkab Pasbar Pemprov Sumbar agar program pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri mirip kaum jomblo di malam minggu.
Menyambangi ‘Narahubung Sakti’ di Dinas Perkimtan Sumatera Barat
Titik labuh rombongan dari bumi Tuah Basamo ini adalah kantor Dinas Perkimtan Provinsi Sumatera Barat. Kunjungan ini merupakan respons cepat untuk menindaklanjuti terobosan anyar dari Pemprov Sumbar yang menunjuk seorang Person in Charge (PIC) alias narahubung khusus bagi setiap kabupaten dan kota.
Kebijakan ini dinilai cerdas karena berfungsi memotong kompas birokrasi yang biasanya berbelit-belit layaknya sirkuit balap.
Kedatangan sang Sekda tidak sendirian. Ia tampak didampingi oleh sang arsitek perencana daerah, Joni Hendri Bappelitbangda Pasaman Barat, untuk memastikan aspek teknis data sinkron dengan sempurna.
Di sana, mereka disambut hangat oleh Kepala Dinas Perkimtan Sumbar Ahdiyarsyah dan Asisten II Setdaprov Sumbar Adib Alfikri.
“Kami sangat menyambut baik inovasi penunjukan PIC ini. Ini terobosan segar lintas pemerintahan yang mempermudah kami menyampaikan apa saja kebutuhan mendesak di daerah tanpa perlu drama prosedur bertele-tele,” ungkap Doddy San Ismail sambil tersenyum optimis.
Tiga Target Utama: Terarah, Efektif, dan Jauh dari Anggaran Siluman
Melalui kunjungan koordinasi PIC tersebut, Pemkab Pasbar menegaskan komitmennya untuk merapikan pola komunikasi. Komunikasi yang tersumbat biasanya berpotensi melahirkan proyek mubazir.
Oleh sebab itu, integrasi dari hulu ke hilir—mulai dari perencanaan, eksekusi lapangan, hingga tahap evaluasi akhir—harus dipastikan berjalan transparan serta tepat sasaran.
Ada beberapa poin krusial yang dicatat dalam pertemuan strategis tersebut demi kepentingan masyarakat banyak yaitu penguatan hubungan bilateral yakni menjadikan PIC sebagai jembatan emas penghubung aspirasi lokal ke level provinsi.
Kemudian, eksekusi program prioritas yang bertujuan mengawal agar bantuan sarana perumahan, permukiman, dan pertanahan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan serta mencegah tumpang tindih dengan memastikan anggaran provinsi dan kabupaten tidak mendanai objek proyek yang sama demi efisiensi kas negara.
Bergerak Selaras demi Manfaat Nyata Masyarakat
Doddy San Ismail menambahkan bahwa dengan adanya keselarasan kerja ini, setiap program pembangunan yang diturunkan akan berjalan lebih terintegrasi. Masyarakat di tingkat bawah pun tidak perlu lagi dibuat bingung dengan perbedaan kebijakan antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi.
“Kita ingin sinkronisasi program pembangunan daerah ini memberikan dampak langsung yang bisa dirasakan di dompet dan keseharian warga. Sinergi Pemkab Pasbar Pemprov Sumbar yang kokoh adalah kunci utamanya,” tegas Sekda menutup pembicaraan dengan nada tegas.
Kerja cepat beres, koordinasi lancar, kini tinggal masyarakat mengawal agar realisasinya seindah hasil rapatnya!
- Penulis: Irfansyah P
