Bupati Yulianto Lepas 23 Atlet Silat Pasaman Barat ke Kejurnas Rektor UNP
- account_circle Irfansyah P
- calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
- print Cetak

Bupati Pasaman Barat Yulianto resmi melepas 23 atlet Perguruan Silat Tenaga Dasar (PSTD) untuk berlaga di Kejurnas Pencak Silat Rektor UNP Championship 2026.
PASAMAN BARAT — Halaman Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat mendadak berubah menjadi arena adu energi positif pada Senin (22/6/2026). Bupati Yulianto secara resmi melepas 23 pendekar dari Perguruan Silat Tenaga Dasar (PSTD) Indonesia Cabang Pasaman Barat.
Para atlet ini dikirim bukan untuk berdemo, melainkan untuk menyerbu Kejuaraan Nasional Pencak Silat Rektor UNP Championship 2026 yang digelar di Auditorium Universitas Negeri Padang pada 25-28 Juni 2026.
Petuah Bupati: Cari Medali Boleh, Tapi Karakter Tetap Nomor Satu
Dalam acara pelepasan yang juga dihadiri Ketua TP-PKK Ny. Sifrowati Yulianto tersebut, Bupati Yulianto memberikan wejangan yang cukup mendalam. Sang Bupati meminta para atlet untuk tampil dengan tingkat kepercayaan diri yang maksimal—bukan percaya diri yang kebablasan.
“Anak-anak kita memiliki bakat luar biasa. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga sportivitas, dan bertandinglah dengan percaya diri untuk membawa nama baik daerah,” ujar Bupati Yulianto, memberikan suntikan semangat agar para atlet tidak mendadak kena mental saat melihat luasnya auditorium kampus orang.
Menariknya, Bupati mengingatkan bahwa target utama kepergian mereka ke Kota Padang bukan sekadar berburu logam mulia alias medali. Lebih dari itu, turnamen ini diharapkan bisa membentuk karakter, kedisiplinan, dan mencegah para remaja dari hobi begadang tidak jelas.
Bupati juga berharap kepulangan mereka nanti bisa menginspirasi pelajar lain agar ikut melestarikan pencak silat, ketimbang sibuk melestarikan game online di gawai masing-masing.
Kategori Seni Tunggal Jadi Andalan: Siap Menang Tanpa Perlu Menyentuh Lawan?
“Dengan latihan intensif berminggu-minggu, para pesilat ini diklaim sudah siap lahir batin dari level bocah hingga dewasa.”
Ketua PSTD Pasaman Barat, Teguh Santoso, menjelaskan bahwa 23 logistik manusia yang diberangkatkan ini merupakan hasil pembinaan berkelanjutan yang legal, bukan atlet cabutan malam minggu.
Menariknya, dari sekian banyak nomor yang diikuti, kontingen Pasaman Barat menaruh harapan besar pada kategori seni tunggal. Sebuah pilihan taktis yang cerdas, mengingat kategori ini lebih fokus pada estetika gerakan indah ketimbang risiko pulang dengan mata lebam akibat baku hantam langsung.
Teguh menambahkan bahwa dukungan dari orang tua, pemerintah daerah, serta doa dari netizen Pasaman Barat menjadi bahan bakar utama bagi mental para atlet.
Kini, nasib nama baik olahraga Pasaman Barat berada di pundak 23 pendekar tersebut. Kita doakan saja semoga juri di Padang terpukau dengan keindahan jurus tenaga dasar mereka!***
- Penulis: Irfansyah P
