BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Penyelundupan 41 Paket Ganja Kering Digagalkan Polresta Bukittinggi

Penyelundupan 41 Paket Ganja Kering Digagalkan Polresta Bukittinggi

  • account_circle Endri Caniago
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • print Cetak

BUKITTINGGI – Modus operandi para pelaku bisnis haram narkotika belakangan ini makin kreatif sekaligus nekat. Alih-alih menyewa kurir rahasia dengan sandi-sandi rumit, mereka sekarang mencoba peruntungan dengan memanfaatkan jasa ekspedisi kilat yang biasa dipakai emak-emak untuk belanja baju online.

Beruntung, insting ketat dari jajaran Polresta Bukittinggi jauh lebih cerdik dibanding kalkulasi para pelaku. Dalam operasi kilat yang digelar pada Selasa (30/6/2026), tim khusus kepolisian di bawah komando Satresnarkoba berhasil menjalankan misi besar.

Polresta Bukittinggi sukses gagalkan penyelundupan ganja lintas provinsi yang rencananya akan dipasarkan dari wilayah Sumatera Barat menuju tanah Jawa. Tidak tanggung-tanggung, dari tangan komplotan ini, petugas mengamankan 41 paket ganja kering siap edar yang sudah dibungkus rapi layaknya paket oleh-oleh premium.

Kronologi Pengungkapan: Bermula dari Paket Mencurigakan di Jalan By Pass

Cerita komedi tragis bagi para pelaku ini dimulai ketika Satresnarkoba menerima laporan mengenai keberadaan sebuah paket mencurigakan di salah satu kantor jasa pengiriman barang di Jalan By Pass, Kelurahan Aur Kuning, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), Kota Bukittinggi.

Mendapat informasi tersebut, Tim Opsnal tidak pakai lama langsung meluncur ke lokasi sekitar pukul 18.00 WIB. Disaksikan oleh warga setempat yang mendadak heboh, petugas membuka dua paket berbungkus plastik hitam yang mencurigakan.

Benar saja, alih-alih berisi baju baru atau keripik sanjai, kedua paket tersebut berisi 41 paket ganja kering (dua paket di lokasi pertama) yang dibalut lakban cokelat dengan aroma khas yang menyengat.

Kasat Narkoba AKP M. Arvi menjelaskan, petugas langsung memasang strategi pengintaian setelah memastikan isi paket tersebut. Tak berselang lama, seorang pria berinisial “HZ” (35) datang ke kantor ekspedisi tanpa dosa untuk mengurus pengiriman barang. Tanpa perlu drama kejar-kejaran seperti di film aksi, “HZ” langsung diringkus petugas tanpa perlawanan.

Pengembangan Kasus: Gudang Logistik di Agam Auto Digulung Petugas

Dari hasil interogasi awal dan diperkuat oleh bukti rekaman CCTV kantor ekspedisi, tersangka “HZ” akhirnya bernyanyi merdu. Ia mengakui bahwa daun pembuat halusinasi itu adalah miliknya yang sengaja mau dikirim ke wilayah Bandung, Jawa Barat. Dari tangan “HZ”, polisi menyita satu unit HP Infinix dan uang tunai Rp300 ribu.

Nyanyian “HZ” ternyata belum selesai. Ia menunjuk satu nama lagi yang diduga menjadi otak sekaligus pemasok utama barang haram di wilayah Sumatera Barat tersebut, yaitu pria berinisial “MS” (27).

Ogah kehilangan momentum emas, Tim Satresnarkoba langsung tancap gas melakukan pengembangan kasus. Sekitar pukul 21.00 WIB di hari yang sama, petugas menggerebek rumah kontrakan “MS” di Simpang Balai Limo, Nagari Biaro Gadang, Kabupaten Agam.

Di sana, polisi menemukan sisa kejayaan bisnis haramnya berupa 39 paket ganja tambahan yang sudah dilakban cokelat, satu rol aluminium foil, satu gulung lakban, serta sebuah iPhone warna biru muda. Jika totalan paket di ekspedisi dan di kontrakan digabung, maka genaplah 41 paket ganja kering yang berhasil diselamatkan dari peredaran gelap.

Komitmen Polresta Bukittinggi: Bersihkan Ekspedisi dari Narkoba

“Seluruh barang bukti yang ditemukan di rumah kontrakan diakui merupakan milik tersangka ‘MS’,” ujar AKP M. Arvi dengan tegas.

Kini, kedua pria yang gagal jadi saudagar ganja tersebut terpaksa harus mendekam di hotel prodeo Mapolresta Bukittinggi guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Penyidik pun masih terus mendalami asal-usul barang tersebut untuk melacak apakah ada jaringan kakap lain yang terlibat.

AKP M. Arvi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi celah sedikit pun bagi peredaran narkoba di wilayah hukumnya, terutama yang mencoba memanfaatkan celah kelengahan jasa pengiriman barang.

Pesan moral, kalau mau kirim paket lintas provinsi, kirimlah barang yang halal-halal saja agar tidur Anda bisa nyenyak di rumah, bukan di dalam sel tahanan!

  • Penulis: Endri Caniago
  • Editor: Khairil

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Mahyeldi Apresiasi Gerakan Subuh Berjamaah dan Sumbar Bebas Narkoba

    Gubernur Mahyeldi Apresiasi Gerakan Subuh Berjamaah dan Sumbar Bebas Narkoba

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 23
    • 0Komentar

    PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama jajaran Forkopimda dan tokoh adat memperkuat benteng ketahanan sosial melalui Gerakan Subuh Berjamaah dan Deklarasi Sumbar Bebas Narkoba. Aksi kolaboratif yang dipusatkan di Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi ini dinilai sebagai langkah nyata merawat falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah di tengah tantangan zaman modern. Gubernur Sumatera […]

  • Belum Selesai Urusan Guru Inggris Prabowo Sudah Kepincut Bahasa Prancis

    Belum Selesai Urusan Guru Inggris Prabowo Sudah Kepincut Bahasa Prancis

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 28
    • 0Komentar

    JAKARTA — Ada oleh-oleh menarik yang dibawa pulang oleh Presiden Prabowo Subianto dari kunjungan kenegaraannya ke Paris. Bukan sekadar komitmen investasi atau kerja sama pertahanan, melainkan sebuah pekerjaan rumah baru yang siap membuat kepala para kepala sekolah dan guru di tanah air berdenyut kencang. Langsung dari menara Eiffel, sang Presiden menginstruksikan agar seluruh sekolah di […]

  • Mengenal Trionda, Bola Canggih Piala Dunia 2026 yang Dilengkapi Sensor 500 Hz dan AI

    Mengenal Trionda, Bola Canggih Piala Dunia 2026 yang Dilengkapi Sensor 500 Hz dan AI

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 63
    • 0Komentar

    BOLA – Teknologi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari dunia olahraga modern. Mulai dari penggunaan pelacak Hawk-Eye dalam olahraga kriket hingga snickometer dalam olahraga raket, inovasi digital kini kerap menjadi penentu hasil akhir sebuah pertandingan. Menjelang gelaran Piala Dunia FIFA 2026, sorotan utama tertuju pada sebuah mahakarya teknologi canggih yang akan menggelinding di lapangan […]

  • Teater Kominfo, Video Bupati Pasaman Barat Puji Kesbangpol Serasa Nonton Stand-Up Comedy

    Teater Kominfo, Video Bupati Pasaman Barat Puji Kesbangpol Serasa Nonton Stand-Up Comedy

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 44
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Dunia birokrasi kita memang penuh dengan panggung sandiwara yang menggemaskan. Baru-baru ini, jagat maya dihebohkan oleh unggahan video singkat di halaman Facebook Dinas Kominfo Pasaman Barat. Dalam video tersebut, Bupati Yulianto melemparkan apresiasi setinggi langit kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Sang Bupati memuji apa yang disebutnya sebagai transformasi tata kelola […]

  • Maju Pilwana 2026, Edi Somel Siap Bawa Pengalaman Dua Dekade

    Maju Pilwana 2026, Edi Somel Siap Bawa Pengalaman Dua Dekade

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 63
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Hari yang ditunggu-tunggu oleh ribuan warga akhirnya tiba juga. Dengan langkah mantap dibarengi senyum khas yang bisa mencairkan suasana paling tegang sekalipun, Marsawaldi secara resmi mendaftarkan diri hari ini sebagai Calon Wali Nagari Salingka Muaro. Pria jenaka yang lebih akrab disapa “Edi Somel” ini maju bertarung dalam perhelatan Pilwana 2026 di Kabupaten […]

  • Pemerintah Resmi Coret Minyakita dari Program Bantuan Pangan

    Pemerintah Resmi Coret Minyakita dari Program Bantuan Pangan

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 33
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) resmi mengeluarkan minyak goreng kemasan rakyat, Minyakita, dari daftar komoditas program bantuan pangan. Langkah strategis ini diambil guna memastikan pasokan minyak goreng tersebut dapat lebih fokus dan optimal dalam memenuhi kebutuhan riil masyarakat di pasar tradisional. ​Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menjelaskan bahwa seluruh pasokan Minyakita ke depannya […]

expand_less