BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » PASAMAN BARAT » Redam Isu Medsos DLH Pasaman Barat Klarifikasi Penebangan Hutan Kota

Redam Isu Medsos DLH Pasaman Barat Klarifikasi Penebangan Hutan Kota

  • account_circle Irfansyah P
  • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
  • print Cetak

PASAMAN BARAT – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memberikan klarifikasi resmi terkait aktivitas penebangan sejumlah pohon sengon di kawasan Hutan Kota Pasaman Barat.

DLH menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari program revitalisasi dan penataan kawasan, sekaligus langkah mitigasi risiko keselamatan pengunjung, bukan untuk kepentingan ekonomi komersial seperti isu yang berkembang di media sosial.

Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala DLH Pasaman Barat, Afkar, dalam pertemuan bersama awak media di Aula DLH Pasaman Barat pada Rabu, 10 Juni 2026.

“Penebangan ini merupakan bagian dari revitalisasi hutan kota. Tujuannya untuk meningkatkan keamanan, memperbaiki tata kawasan, dan mengoptimalkan fungsi hutan kota sebagai ruang terbuka hijau bagi masyarakat,” ujar Afkar secara lugas.

Mitigasi Risiko Keselamatan Pengunjung

Hutan Kota Pasaman Barat yang memiliki luas sekitar tiga hektare ini awalnya dibangun saat urusan kehutanan masih berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten melalui Dinas Kehutanan.

Kawasan tersebut dirancang sebagai ruang terbuka hijau (RTH) yang berfungsi menjaga keseimbangan ekosistem, menjadi habitat satwa, sekaligus sarana rekreasi bagi masyarakat setempat.

Afkar menjelaskan bahwa vegetasi yang ditebang merupakan jenis pohon sengon. Pada tahap awal pengembangan kawasan, pohon sengon tersebut sengaja ditanam sebagai tanaman pelindung atau naungan bagi vegetasi lain.

Namun, seiring berjalannya waktu dan usia pohon yang semakin tua, keberadaan pohon-pohon tersebut justru dinilai berpotensi menimbulkan risiko keselamatan yang fatal.

“Sudah ada satu pohon sengon yang tumbang di lapangan. Kondisi empiris ini menjadi perhatian serius kami karena dapat membahayakan keselamatan pengunjung maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan kota,” kata Afkar menambahkan.

Sebagai langkah antisipatif, pemerintah daerah melakukan penataan terhadap sejumlah pohon yang dinilai rawan tumbang. Bersamaan dengan itu, DLH juga telah menyiapkan program revitalisasi kawasan melalui pengayaan keanekaragaman hayati dengan menambah berbagai jenis tanaman baru yang lebih sesuai dengan konsep pengembangan hutan kota di masa depan.

Pemerintah akan melakukan penyisipan tanaman baru, termasuk tanaman buah dan jenis pohon lainnya, agar kawasan ini lebih tertata, aman, dan representatif bagi publik.

Bantahan Terhadap Isu Komersialisasi Kayu

Menanggapi rumor mengenai pemanfaatan penebangan untuk meraup keuntungan ekonomi pribadi atau kelompok, Afkar membantah hal tersebut secara tegas. Ia menguraikan kalkulasi logis bahwa kayu sengon memiliki nilai jual yang relatif rendah di pasaran, sehingga hasil penjualannya tidak signifikan jika dibandingkan dengan biaya operasional di lapangan.

Berdasarkan rincian teknis, biaya penebangan dan pengangkutan kayu mencapai sekitar Rp1 juta, sedangkan hasil penjualan kayu hanya berkisar Rp1,3 juta. Dari selisih tersebut, keuntungan bersih yang diperoleh hanya sekitar Rp300 ribu, dan seluruh dana tersebut dipastikan akan disetorkan ke kas daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Jika tujuan utamanya adalah mencari keuntungan ekonomi, tentu nominal tersebut tidak sebanding dengan risiko dan tenaga. Kegiatan ini murni untuk penataan dan revitalisasi kawasan demi keselamatan serta peningkatan fungsi hutan kota,” tegasnya.

Pengelolaan Berdasarkan Koordinasi

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Koperasi Rimba Lestari, Surahdi, selaku pihak yang selama ini mengelola kawasan Hutan Kota Pasaman Barat, turut memberikan klarifikasi senada. Ia menyatakan bahwa penebangan pohon sengon tersebut dilakukan dalam koridor pengelolaan kawasan yang sah dan telah dikoordinasikan secara matang dengan pihak-pihak terkait.

Melalui klarifikasi ini, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat berharap masyarakat dapat memahami esensi dan tujuan utama dari program revitalisasi yang sedang berjalan. Selain menekan risiko kecelakaan akibat pohon tumbang, program ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

Kedepan, Hutan Kota Pasaman Barat diproyeksikan tidak hanya berfungsi sebagai paru-paru kota, melainkan juga bertransformasi menjadi pusat edukasi lingkungan, konservasi satwa, serta destinasi rekreasi keluarga yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

  • Penulis: Irfansyah P
  • Editor: Khairil

Rekomendasi Untuk Anda

  • Telanjur Berkhayal Gaji Rp19 Miliar Penjaga Mercusuar Ternyata Hoaks, Ini Faktanya!

    Telanjur Berkhayal Gaji Rp19 Miliar Penjaga Mercusuar Ternyata Hoaks, Ini Faktanya!

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 119
    • 0Komentar

    PARIS – Impian kaum rebahan dan pencari kerja instan untuk mendadak kaya raya lewat jalur menjaga menara di tengah laut tampaknya harus kandas di tengah jalan. Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh narasi menggiurkan yang mengklaim bahwa pemerintah Prancis menawarkan gaji fantastis sebesar 1,2 juta Dolar AS atau setara Rp19,7 miliar per tahun bagi […]

  • Tuduh Penginapan Nakal Tanpa Sidang, Kasat Pol PP Payakumbuh Dipolisikan

    Tuduh Penginapan Nakal Tanpa Sidang, Kasat Pol PP Payakumbuh Dipolisikan

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Awenk
    • visibility 83
    • 0Komentar

    PAYAKUMBUH – Geografi tampaknya menjadi pelajaran yang paling menantang bagi penegak Perda di Kota Payakumbuh. Akibat gagal membedakan batas wilayah peta administrasi, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Payakumbuh sukses menggelar aksi razia “deplu” alias luar negeri di wilayah tetangga. RH selaku Manajer Guest House Nafara kini resmi melayangkan Laporan Pengaduan ke Polres Payakumbuh setelah […]

  • Analisis Terkini Harga Komoditas Pangan di Seluruh Wilayah Provinsi Sumatera Barat

    Analisis Terkini Harga Komoditas Pangan di Seluruh Wilayah Provinsi Sumatera Barat

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 60
    • 0Komentar

    PADANG – Pemerintah dan otoritas terkait terus memantau pergerakan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di wilayah Sumatera Barat. Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok, harga komoditas pangan saat ini terpantau bervariasi dengan kecenderungan fluktuatif di tingkat pedagang eceran. Untuk komoditas beras, harga beras premium tercatat berada pada kisaran Rp17.100 hingga Rp19.000 […]

  • Dukung Pembinaan Generasi Muda, Polsek Lubuk Basung Serahkan Bantuan Bola pada SSB Academy Tunas Harapan

    Dukung Pembinaan Generasi Muda, Polsek Lubuk Basung Serahkan Bantuan Bola pada SSB Academy Tunas Harapan

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Fadillah
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – Kepolisian Sektor (Polsek) Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menyerahkan bantuan berupa bola sepak kepada SSB Academy Tunas Harapan, Kamis (23/7). Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri dalam mendorong aktivitas positif di kalangan generasi muda, khususnya melalui pembinaan sepak bola usia dini. Penyerahan bantuan dilakukan sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara kepolisian […]

  • Maju Pilwana 2026, Edi Somel Siap Bawa Pengalaman Dua Dekade

    Maju Pilwana 2026, Edi Somel Siap Bawa Pengalaman Dua Dekade

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 63
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Hari yang ditunggu-tunggu oleh ribuan warga akhirnya tiba juga. Dengan langkah mantap dibarengi senyum khas yang bisa mencairkan suasana paling tegang sekalipun, Marsawaldi secara resmi mendaftarkan diri hari ini sebagai Calon Wali Nagari Salingka Muaro. Pria jenaka yang lebih akrab disapa “Edi Somel” ini maju bertarung dalam perhelatan Pilwana 2026 di Kabupaten […]

  • Pemda Pasaman Barat Berhasil Perjuangkan Bantuan Sekitar Rp80 Miliar untuk Tiga SPAM

    Pemda Pasaman Barat Berhasil Perjuangkan Bantuan Sekitar Rp80 Miliar untuk Tiga SPAM

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Ams
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Pasaman Barat, SUMBARBIZ — Pemerintah pusat mengalokasikan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi sekitar Rp80 miliar untuk pemulihan jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Pasaman Barat pascabencana hidrometeorologi yang melanda daerah itu pada akhir tahun 2025 lalu. Bantuan melalui Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Cipta Karya tersebut difokuskan untuk pemulihan sarana air bersih dan sanitasi […]

expand_less