BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Aksi Pencurian Rumah di Air Bangis Berakhir di Sel Sungai Beremas

Aksi Pencurian Rumah di Air Bangis Berakhir di Sel Sungai Beremas

  • account_circle Endri Caniago
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
  • print Cetak

PASAMAN BARAT – Jangan pernah meremehkan kekuatan emak-emak atau warga yang sedang ronda malam, apalagi meremehkan ketajaman radar kepolisian. Sebuah kerja sama epik antara masyarakat dan aparat penegak hukum baru saja tersaji di wilayah hukum Polres Pasaman Barat.

Lewat sebuah pergerakan taktis, Tim Opsnal Polsek Sungai Beremas sukses merusak hari indah tiga orang pria yang diduga kuat menjadi dalang di balik kasus pencurian rumah di Air Bangis.

Komplotan yang terdiri dari HS (23), SS (44), dan AR (26) ini terpaksa harus memindahkan alamat tidurnya ke balik jeruji besi. Ketiganya sukses diciduk setelah aksi kriminal mereka terendus akibat kecerobohan sendiri, yaitu mencoba menjual barang curian secara sembarangan. Sungguh sebuah strategi bisnis pasca-maling yang sangat tidak direkomendasikan.

Modus Maling Klasik: Ketika Gunting Berubah Fungsi Jadi Alat Pembobol

Mari guys, membedah kronologi kasus kriminal Pasaman Barat hari ini yang cukup mengocok perut sekaligus bikin elus dada.

Peristiwa pembobolan ini menimpa seorang warga bernama Heri Herdiana di Jorong Pasar Baru Barat pada Sabtu dini hari. Ketika korban sedang asyik bermimpi, komplotan ini beraksi dengan sangat senyap.

Bukan pakai linggis besi baja atau alat canggih ala film Mission Impossible, para pelaku ini menggunakan modus maling congkel jendela menggunakan sebuah gunting! Ya, Anda tidak salah baca.

Gunting yang biasanya dipakai untuk memotong kertas atau plastik bungkus kopi, di tangan mereka sukses beralih fungsi menjadi alat kejahatan.

Dalam pembagian tugasnya, trio ini memiliki peran yang cukup terorganisasi, HS (Si Eksekutor Nelepon) bertugas masuk ke dalam rumah korban, mengendap-endap, lalu mengambil barang berharga.

Sedangkan SS dan AR (Tim Pemantau Situasi), berdiri di luar rumah sambil celingukan, memastikan tidak ada warga atau ronda malam yang lewat, bertindak seolah-olah sedang menjaga keamanan lingkungan padahal aslinya sedang back-up aksi pencurian.

Dari aksi tersebut, mereka berhasil mengondol satu unit HP Realme seri N70 warna kuning mentereng, satu unit HP Oppo seri A16, dan uang tunai Rp1 juta di dalam dompet. Sebuah hasil yang lumayan untuk modal nongkrong, namun taruhannya adalah masa depan.

Kronologi Penangkapan: Blunder Jual HP Curian Berujung Jemputan Polisi

Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya akan jatuh juga. Sepandai-pandainya komplotan maling HP diciduk, akhirnya ketahuan juga karena menjual barang bukti ke warga sekitar.

Kapolsek Sungai Beremas, AKP Elvis Susilo, menjelaskan bahwa petunjuk emas didapatkan saat pelaku HS dan SS dengan tingkat kepercayaan diri yang sangat tinggi menawarkan HP curian tersebut kepada salah seorang warga. Warga yang curiga langsung melapor ke polisi.

“Berbekal informasi berharga tersebut, petugas langsung bergerak melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku yang identitasnya sudah kami kantongi,” tegas AKP Elvis Susilo saat memberikan keterangan resmi di ruang kerjanya.

Operasi penyergapan pun dimulai pada Senin sore. Tersangka HS dicegat polisi saat sedang asyik naik sepeda motor di Jorong Bungo Tanjung. Alih-alih melakukan aksi kejar-kejaran seru seperti di film laga, HS langsung lemas, pasrah, dan menyerah tanpa perlawanan.

Sahur di Sel: Penangkapan Dua Tersangka Lain di Dini Hari

Setelah diinterogasi di Mapolsek, HS yang tampaknya tidak menganut prinsip “setia kawan dalam kejahatan” langsung bernyanyi merdu.

Ia membeberkan keterlibatan dua rekannya, SS dan AR. Tanpa buang waktu, Tim Opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Irwan Agus langsung tancap gas melakukan perburuan jilid dua.

Pada Selasa dini hari sekitar pukul 02.30 WIB, di saat warga lain sedang tertidur lelap, polisi mendatangi rumah SS dan AR di Jorong Pasar Baru Utara.

Kebetulan, kedua pelaku ini adalah tetangga dekat. Tanpa sempat pasang strategi kabur, dua sejoli kriminal ini langsung diangkut petugas ke kantor polisi tanpa sempat melakukan perlawanan.

Kini, seluruh barang bukti berupa dua unit HP milik korban dan ketiga pelaku telah resmi mendekam di Rumah Tahanan Mapolsek Sungai Beremas.

Atas kelakuan ajaibnya, mereka dijerat dengan Pasal 477 ayat (2) KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan, yang membawa ancaman hukuman pidana penjara paling lama sembilan tahun.

Angka yang cukup lama untuk merenungi nasib di dalam sel akibat sebilah gunting dan dua unit smartphone.

Di akhir penjelasannya, AKP Elvis Susilo mengimbau agar warga selalu waspada dan memastikan seluruh pintu serta jendela rumah terkunci rapat sebelum tidur.

Jangan sampai gunting di rumah Anda disalahgunakan oleh orang-orang kreatif yang salah jalan!

  • Penulis: Endri Caniago
  • Editor: Khairil

Rekomendasi Untuk Anda

  • Klaim Sepihak? Trump Sebut Kesepakatan Program Nuklir Iran Sudah di Depan Mata

    Klaim Sepihak? Trump Sebut Kesepakatan Program Nuklir Iran Sudah di Depan Mata

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 13
    • 0Komentar

    WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara mengejutkan membatalkan rencana serangan militer strategis terhadap Iran. Keputusan krusial ini diambil setelah dirinya mengklaim bahwa negosiasi dengan jajaran kepemimpinan tertinggi Teheran telah mencapai tahap akhir dan draf kesepakatan damai kini hampir difinalisasi. Melalui unggahan di platform media sosial Truth Social pada Kamis waktu setempat, Trump menyatakan bahwa […]

  • “Kami Hanya Ingin Sungai Kami Kembali”: Jeritan Hati Warga Pasaman Barat Terkait Kerusakan Ekosistem Akibat Tambang

    “Kami Hanya Ingin Sungai Kami Kembali”: Jeritan Hati Warga Pasaman Barat Terkait Kerusakan Ekosistem Akibat Tambang

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 41
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Sebuah unggahan emosional dari seorang pengguna media sosial Facebook mendadak menjadi sorotan publik. Unggahan tersebut menyuarakan keputusasaan sekaligus kemarahan warga terhadap kondisi sungai di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, yang kian memprihatinkan akibat aktivitas penambangan emas. Narasi yang ditulis dengan nada getir ini tidak lagi mempersoalkan status hukum dari aktivitas tambang tersebut, […]

  • Tanpa Aplikasi Terpisah, YouTube Premium Diam-Diam Jadi “Senjata Maut” Kuasai Pasar Podcast

    Tanpa Aplikasi Terpisah, YouTube Premium Diam-Diam Jadi “Senjata Maut” Kuasai Pasar Podcast

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 11
    • 0Komentar

    JAKARTA – YouTube semakin agresif dalam merebut takhta pasar podcast global. Menyadari posisinya yang kian kuat, platform raksasa milik Google ini resmi menjadikan langganan Premium sebagai senjata utama untuk memperlebar jarak dari para kompetitornya. Dengan basis lebih dari satu miliar pendengar bulanan, langkah terbaru YouTube ini diprediksi akan mengubah peta persaingan industri audio digital. Selama […]

  • Bantah Keluhan Warga, Dinkes Pasaman Barat Juara Bertahan dalam Kategori ‘Klarifikasi Pasca-Viral’

    Bantah Keluhan Warga, Dinkes Pasaman Barat Juara Bertahan dalam Kategori ‘Klarifikasi Pasca-Viral’

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 35
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Puskesmas yang seharusnya menjadi garda terdepan untuk menyembuhkan penyakit, mendadak berubah fungsi menjadi pemicu trauma psikologis. Jagat maya baru-baru ini dihebohkan oleh keluhan warga terkait dugaan “ramahnya” pelayanan oknum petugas di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat. ​Kasus ini mencuat dan viral setelah akun media sosial […]

  • Gubernur Mahyeldi Apresiasi Gerakan Subuh Berjamaah dan Sumbar Bebas Narkoba

    Gubernur Mahyeldi Apresiasi Gerakan Subuh Berjamaah dan Sumbar Bebas Narkoba

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 12
    • 0Komentar

    PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama jajaran Forkopimda dan tokoh adat memperkuat benteng ketahanan sosial melalui Gerakan Subuh Berjamaah dan Deklarasi Sumbar Bebas Narkoba. Aksi kolaboratif yang dipusatkan di Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi ini dinilai sebagai langkah nyata merawat falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah di tengah tantangan zaman modern. Gubernur Sumatera […]

  • Sopir Truk Asal Pasaman Barat Ditangkap Polisi Karena Selewengkan Bio Solar

    Sopir Truk Asal Pasaman Barat Ditangkap Polisi Karena Selewengkan Bio Solar

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 15
    • 0Komentar

    AGAM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Agam sukses membongkar praktik penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Dalam operasi tangkap tangan tersebut, polisi meringkus dua orang pelaku serta menyita belasan jerigen solar dan satu unit truk dengan tangki yang telah dimodifikasi. Penangkapan yang terjadi pada […]

expand_less