BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Bio Solar Pasaman Barat Jebol: Kuota Aman 16 Ton, Tapi Barang Hilang di Pompa

Bio Solar Pasaman Barat Jebol: Kuota Aman 16 Ton, Tapi Barang Hilang di Pompa

  • account_circle Endri Caniago
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • print Cetak

PASAMAN BARAT — Pemerintah Daerah Pasaman Barat melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM bergerak cepat merespons jeritan masyarakat terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar. Langkah nyata diambil dengan menggelar inspeksi mendadak (sidak) langsung ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Simpang Empat pada Rabu (13/5), guna mengurai benang kusut distribusi yang memicu kelumpuhan sebagian aktivitas transportasi logistik di wilayah tersebut.

Di lokasi sidak, tim gabungan pemda menemukan pemandangan kritis berupa antrean kendaraan mesin diesel yang mengular hingga keluar area SPBU dan memakan bahu jalan umum. Pihak manajemen SPBU tidak menampik kondisi darurat ini, namun mereka mengklaim bahwa defisit pasokan dan kepanikan konsumen (panic buying) serupa kini tengah melanda hampir seluruh wilayah Provinsi Sumatera Barat.

Anomali Distribusi: Kuota Aman, Permintaan Meledak

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Pasaman Barat, Agusli, menegaskan bahwa secara administratif tidak ada pemotongan kuota dari hulu. Pasokan BBM bersubsidi ke wilayahnya dipastikan berada dalam kondisi normal dan sesuai dengan regulasi alokasi tahunan.

“Kuota penyaluran Bio Solar untuk SPBU Simpang Empat sama sekali tidak berkurang. Pasokan tetap stabil di angka 16 ton per hari. Tidak ada pengurangan alokasi dari pihak Pertamina,” ujar Agusli di sela-sela peninjauan lapangan.

Pemerintah mengidentifikasi pemicu utama kelangkaan ini adalah disparitas (selisih) harga yang terlampau tinggi antara BBM bersubsidi dan non-subsidi. Hal ini memicu migrasi massal konsumen kelas menengah ke atas serta kendaraan industri untuk berbondong-bondong menyerap kuota masyarakat miskin.

Sebagai perbandingan, harga resmi Bio Solar bersubsidi hanya dibanderol Rp6.800 per liter. Angka ini berbanding terbalik secara ekstrem dengan Dexlite (BBM non-subsidi) yang menyentuh Rp27.150 per liter.

Selisih harga mencolok yang mencapai Rp20.350 per liter tersebut mendorong kendaraan berspesifikasi tinggi yang seharusnya mengonsumsi Dexlite ikut mengantre di jalur Bio Solar.

Beban operasional SPBU kian diperparah oleh adanya proyek renovasi fasilitas bangunan di dalam area SPBU Simpang Empat, yang secara signifikan memangkas kapasitas tampung kendaraan dan memaksa antrean meluap hingga mengganggu arus lalu lintas publik.

Dugaan Praktik Spekulan dan Percaloan

Di tengah jeritan para sopir truk dan angkutan umum yang harus rela mengantre berjam-jam di SPBU, muncul kejanggalan di tingkat hilir. Pasokan Bio Solar bersubsidi justru terpantau melimpah di tingkat pengecer tidak resmi (kios eceran) dengan harga yang telah melambung tidak wajar, berkisar antara Rp12.000 hingga Rp15.000 per liter—atau naik lebih dari 120% dari harga eceran tertinggi (HET) pemerintah.

Menanggapi indikasi adanya kebocoran distribusi ke spekulan, manajemen SPBU menyatakan telah menerapkan sistem pengawasan digital secara ketat. Pembelian Bio Solar diwajibkan menggunakan sistem pemindaian kode batang (barcode) kendaraan yang terintegrasi, di mana satu barcode hanya valid untuk satu kali transaksi per hari.

Guna menekan potensi pungutan liar, percaloan, dan menjaga ketertiban umum, pihak SPBU kini resmi menggandeng personel Kepolisian Sektor (Polsek) setempat untuk bersiaga di area pengisian.

Pemda Desak Pertamina Lakukan Intervensi

Menutup hasil temuan lapangan, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyatakan tidak akan tinggal diam melihat hak subsidi warganya diselewengkan atau salah sasaran. Pemda segera melayangkan laporan resmi dan melakukan koordinasi tingkat tinggi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat serta PT Pertamina Patra Niaga selaku pemegang otoritas distribusi tunggal.

“Kami bergerak cepat untuk mengusulkan langkah taktis ke provinsi dan Pertamina. Usulan kami mencakup penambahan kuota darurat (sementara) untuk menstabilkan pasar, serta penguatan pengawasan berlapis di lapangan agar instrumen subsidi energi ini benar-benar tepat sasaran dan dinikmati oleh masyarakat yang berhak,” pungkas Agusli secara tegas.

  • Penulis: Endri Caniago
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prancis Menang 3-1, Mbappe Jadi Pembeda Kontra Senegal

    Prancis Menang 3-1, Mbappe Jadi Pembeda Kontra Senegal

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 36
    • 0Komentar

    New Jersey – Tim Nasional Prancis memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil positif setelah mengalahkan Senegal dengan skor 3-1 pada laga perdana Grup I. Pertandingan berlangsung di New York New Jersey Stadium, Rabu (17/6/2026) dini hari WIB. Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Senegal mampu memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan dan beberapa […]

  • Rurapatontang Berduka: Dimana Para Wakil Rakyat Kami?

    Rurapatontang Berduka: Dimana Para Wakil Rakyat Kami?

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 31
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Sebuah duka mendalam menyelimuti warga Kecamatan Koto Balingka pada Kamis, 14 Mei 2026. Harapan sebuah keluarga untuk menyambut kehadiran anggota baru berubah menjadi tangis setelah seorang bayi dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan. Peristiwa memilukan ini kembali menyoroti kondisi infrastruktur jalan menuju Rurapatontang yang hingga kini masih memprihatinkan. Kronologi kejadian […]

  • Dorong Kreativitas Digital, Pasaman Barat Bekali 50 Peserta Lomba Video Konten Literasi

    Dorong Kreativitas Digital, Pasaman Barat Bekali 50 Peserta Lomba Video Konten Literasi

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Pasaman Barat, SUMBARBIZ – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) menggelar pembekalan intensif bagi 50 peserta lomba video konten literasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 12–13 Mei 2026, bertempat di Gedung Layanan Perpustakaan Umum Daerah Pasaman Barat. Media Digital sebagai Sarana Edukasi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Pasaman […]

  • Hilang Diterkam Buaya Saat Cari Lokan, Pria Lansia di Pasaman Barat Ditemukan Meninggal Dunia

    Hilang Diterkam Buaya Saat Cari Lokan, Pria Lansia di Pasaman Barat Ditemukan Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 68
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Seorang pria lansia bernama Darwin (61), warga Air Jernih, Aek Sompik, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, yang dilaporkan hilang akibat diterkam buaya, akhirnya berhasil ditemukan. Korban ditemukan oleh tim gabungan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (20/5/2026) pagi. Peristiwa tragis tersebut bermula pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. […]

  • Sosok Kompol Muzhendra: Polisi Humanis Kelahiran Pinaga yang Kini Jabat Wakapolres Pasaman

    Sosok Kompol Muzhendra: Polisi Humanis Kelahiran Pinaga yang Kini Jabat Wakapolres Pasaman

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Pasaman Barat, SUMBARBIZ – Nama Kompol Muzhendra kini resmi mengemban amanah baru sebagai Wakapolres Pasaman, Polda Sumatera Barat. Promosi jabatan ini merupakan bagian dari pembinaan karier serta penyegaran organisasi di lingkungan Kepolisian Daerah Sumatera Barat. Sebelumnya, Kompol Muzhendra menjabat sebagai Kepala Bagian Perencanaan (Kabag Ren) di Polres Pasaman Barat. Serah terima jabatan (Sertijab) kepada penggantinya, […]

  • Resmi Naik Hari Ini Ini Rincian Harga Terbaru Pertamax Di SPBU

    Resmi Naik Hari Ini Ini Rincian Harga Terbaru Pertamax Di SPBU

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Adi Putra
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA — PT Pertamina Patra Niaga resmi mengumumkan penyesuaian tarif naik untuk produk bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green, yang mulai berlaku efektif pada Rabu, 10 Juni 2026. Berdasarkan siaran pers resmi perusahaan yang diterima di Jakarta, harga Pertamax (RON 92) mengalami kenaikan dari yang sebelumnya Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. […]

expand_less