Dorong Kreativitas Digital, Pasaman Barat Bekali 50 Peserta Lomba Video Konten Literasi
- account_circle Hanny
- calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
- print Cetak

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Pasaman Barat, Muharram saat meberikan materi kepada peserta, Selasa (12/5/2026)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pasaman Barat, SUMBARBIZ – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) menggelar pembekalan intensif bagi 50 peserta lomba video konten literasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 12–13 Mei 2026, bertempat di Gedung Layanan Perpustakaan Umum Daerah Pasaman Barat.
Media Digital sebagai Sarana Edukasi
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Pasaman Barat, Muharram, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk mendorong kreativitas generasi muda dalam mengembangkan budaya baca melalui media digital. Menurutnya, pemahaman literasi di era sekarang telah meluas melampaui sekadar baca-tulis.
“Di era digital saat ini, literasi tidak lagi dimaknai sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami informasi, menyampaikan gagasan, serta memanfaatkan teknologi secara bijak,” ujar Muharram dalam sambutannya, Selasa (12/5).
Ia menambahkan bahwa video konten merupakan media yang sangat efektif untuk menyebarkan pesan edukatif, terutama di kalangan anak muda.
Materi dari Para Ahli
Untuk memastikan kualitas karya para peserta, pembekalan ini menghadirkan dua narasumber ahli, yakni Eko Darmawan dan Yudia Andika. Para peserta mendapatkan berbagai materi teknis, di antaranya:
- Teknik penyusunan konten kreatif.
- Penguatan ide dan konsep video.
- Strategi menyampaikan pesan literasi agar lebih menarik dan inspiratif.
Inovasi dan Budaya Lokal
Muharram menekankan agar para peserta tidak ragu untuk berinovasi dan menyisipkan kekhasan daerah dalam karya mereka. Ia berharap video yang dihasilkan tidak hanya edukatif, tetapi juga mampu mengangkat nilai-nilai budaya lokal Pasaman Barat.
“Jangan takut berinovasi dan tampilkan ciri khas daerah, budaya lokal, serta nilai-nilai positif dalam setiap karya yang dibuat,” tegasnya.
Lomba yang dibuka untuk umum ini sebelumnya telah menyeleksi 50 peserta terbaik. Setelah mendapatkan pembekalan, para peserta akan mengirimkan karya final mereka untuk dinilai oleh dewan juri. Puncak dari rangkaian kegiatan ini, yakni pengumuman pemenang, dijadwalkan akan berlangsung pada 25 Juni 2026.***
- Penulis: Hanny
