BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Tekan Stunting di Pasaman Barat, Kader Posyandu Dibekali Pelatihan Komunikasi Perubahan Perilaku

Tekan Stunting di Pasaman Barat, Kader Posyandu Dibekali Pelatihan Komunikasi Perubahan Perilaku

  • account_circle Hanny
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • print Cetak

SUMBARBIZ – Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat terus memperkuat upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting melalui peningkatan kapasitas kader. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memfasilitasi Pelatihan Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP).

Kegiatan yang digelar di Hotel Gucci pada 21–23 April 2026 ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dengan Yayasan Cipta dan Tanoto Foundation. Sementara Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat berperan sebagai fasilitator sekaligus narasumber dalam pelatihan tersebut.

Sedangkan untuk menjadi fasilitator dalam kegiatan ini yakni Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat, Ike Efrinayanti bersama Subkoordinator Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat, Amila Rahmi.

Pelatihan ini difokuskan pada penguatan kompetensi kader, meliputi teknik fasilitasi pertemuan, teknik kunjungan rumah, teknik konseling di Posyandu, serta teknik penggerakan masyarakat. Materi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas kader dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat.

Sebagai bagian dari penguatan kapasitas, peserta juga dibekali keterampilan advokasi berbasis bukti, termasuk advokasi kepada pengambil kebijakan guna mendukung pendanaan program stunting dan bantuan sosial di daerah.

Usai pemaparan materi, para kader langsung mengikuti sesi praktik dengan mengimplementasikan materi yang telah diperoleh. Praktik dilakukan berdasarkan pembagian wilayah nagari dan posyandu agar lebih sesuai dengan kondisi lapangan.

Melalui pelatihan ini Dinas Kesehatan Pasaman Barat berharap, 25 standar kompetensi kader dapat diterapkan secara optimal, khususnya di Nagari Kapa dan Nagari Sasak.

Dengan demikian, upaya perubahan perilaku masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan berkontribusi signifikan terhadap percepatan penurunan stunting di daerah tersebut.***

  • Penulis: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Adat Nagari Kapa Ambil Kembali Lahan Irigasi Pemerintah di Padang Lawas

    Masyarakat Adat Nagari Kapa Ambil Kembali Lahan Irigasi Pemerintah di Padang Lawas

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Pasaman Barat, SUMBARBIZ – Masyarakat adat Luhak Saparampek Kapa, Nagari Kapa, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar mengambil kembali lahan irigasi untuk dikembalikan ke tanah ulayat. Lahan irigasi yang terletak di Jorong Padang Lawas ini seluas 1 hektare dan tidak memiliki legalitas resmi selama ditangan pemerintah. Pucuk Adat Luhak Saparampek Kapa, Alman Gampo […]

  • Pulihkan Sektor Pertanian, Perbaikan Sawah Terdampak Bencana di Pasaman Barat Capai 80 Persen

    Pulihkan Sektor Pertanian, Perbaikan Sawah Terdampak Bencana di Pasaman Barat Capai 80 Persen

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SIMPANG EMPAT – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, mencatat kemajuan signifikan dalam pemulihan infrastruktur pertanian pascabencana. Hingga pertengahan Mei 2026, pengerjaan fisik perbaikan lahan sawah rusak ringan yang terdampak bencana alam dilaporkan telah mencapai 80 persen. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Pasaman Barat, Afdal, menegaskan bahwa pemerintah terus memacu pengerjaan di […]

  • Fadly Amran Lepas 60 Penerima Beasiswa Kuliah ke Guangdong China

    Fadly Amran Lepas 60 Penerima Beasiswa Kuliah ke Guangdong China

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 26
    • 0Komentar

    PADANG — Wali Kota Padang, Fadly Amran, secara resmi membuka kegiatan pembekalan bagi 60 siswa calon penerima beasiswa kuliah ke Provinsi Guangdong, China. Acara yang menjadi bagian dari Program Unggulan (Progul) “Padang Juara” ini berlangsung khidmat di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Senin (25/5/2026). Program beasiswa internasional ini merupakan langkah konkret […]

  • Ultimatum untuk Kapolda Baru: Hentikan Tragedi Berdarah Tambang Emas Ilegal di Sumbar!

    Ultimatum untuk Kapolda Baru: Hentikan Tragedi Berdarah Tambang Emas Ilegal di Sumbar!

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 18
    • 0Komentar

    PADANG – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatra Barat melayangkan tantangan terbuka kepada Kapolda Sumbar yang baru, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy. Jenderal bintang dua ini didesak untuk membuktikan integritasnya dengan memberantas tuntas aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang telah bertahun-tahun merenggut nyawa warga di “Ranah Minang”. Desakan keras ini dipicu oleh tragedi kemanusiaan […]

  • CEO Apple Berganti, Tim Cook Akhiri Masa Kepemimpinan

    CEO Apple Berganti, Tim Cook Akhiri Masa Kepemimpinan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 13
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – CEO Apple, Tim Cook, mengundurkan diri dari jabatan yang diwarisinya dari mendiang Steve Jobs, mengakhiri masa kepemimpinan hampir 15 tahun yang menyaksikan nilai pasar perusahaan melonjak lebih dari $3,6 triliun selama era kemakmuran yang didorong oleh iPhone. Perusahaan tersebut telah membuat pengumuman. Cook, 65, akan menyerahkan tugas CEO kepada kepala teknik perangkat keras […]

  • Bisa Dipecat! Ini Aturan Tegas Bagi Anggota DPRD yang Absen Rapat 6 Kali Berturut-turut

    Bisa Dipecat! Ini Aturan Tegas Bagi Anggota DPRD yang Absen Rapat 6 Kali Berturut-turut

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 18
    • 0Komentar

    PARLEMEN — Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sejatinya adalah rumah bagi aspirasi rakyat. Tempat di mana kebijakan dirumuskan, anggaran diketok, dan pengawasan terhadap eksekutif dijalankan. Namun, pemandangan kursi-kursi kosong dalam rapat paripurna, agenda reses, hingga kunjungan kerja (kunker) tampaknya masih menjadi “penyakit menahun” yang sulit disembuhkan. Fenomena oknum anggota dewan yang jarang masuk kerja alias […]

expand_less