BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » HGU Berakhir, Tokoh Adat Desak PT PANP Segera Kembalikan Lahan Ulayat Pasaman Barat

HGU Berakhir, Tokoh Adat Desak PT PANP Segera Kembalikan Lahan Ulayat Pasaman Barat

  • account_circle Irfansyah Dt Sampono
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • print Cetak

PASAMAN BARAT – Eskalasi konflik agraria di Kabupaten Pasaman Barat kembali memanas. Tokoh adat Nagari Anam Koto Selatan secara terbuka menyuarakan tuntutan keras terhadap PT Perkebunan Anak Nagari Pasaman (PANP) atas dugaan penguasaan lahan ulayat secara ilegal.

Persoalan ini mencuat setelah masa berlaku Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan tersebut dinyatakan telah berakhir sejak 31 Desember 2022. Namun, hingga saat ini, aktivitas perkebunan di atas lahan seluas kurang lebih 1.500 hektare tersebut dilaporkan masih terus berlangsung tanpa dasar legalitas yang jelas.

Operasional Tanpa Legalitas

Dalam keterangannya pada Rabu (13/05/2026), Zul Arif K Datuak Majo Indo Ninik Mamak Kampuang Sungai Balai, menegaskan bahwa operasional perusahaan saat ini merupakan pelanggaran serius. Menurutnya, pihak manajemen PT PANP belum menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan status lahan dengan pemilik ulayat pasca-berakhirnya izin negara.

“Tanah ulayat adalah identitas dan warisan leluhur kami. Jika dikelola tanpa proses yang transparan dan adil, apalagi jika HGU-nya sudah berakhir, maka ini adalah pelanggaran serius terhadap hak konstitusi masyarakat adat,” tegas Zul Arif Datuak Majo Indo.

Tiga Tuntutan Utama Masyarakat Adat

Didasari fakta bahwa penggunaan tanah ulayat telah melebihi periode 30 tahun sejak penyerahan pertama pada 5 September 1992, Zul Arif melayangkan tiga poin tuntutan utama kepada pimpinan PT PANP:

  1. Pengembalian Lahan: Mendesak perusahaan segera mengembalikan tanah ulayat kepada masyarakat adat Nagari Anam Koto Selatan.
  2. Kompensasi Ganti Rugi: Menuntut pembayaran kompensasi atas pemakaian tanah ulayat selama masa operasional perkebunan.
  3. Pemenuhan Hak Plasma: Mendesak perusahaan memenuhi kewajiban kebun plasma bagi masyarakat sesuai dengan regulasi perkebunan yang berlaku di Indonesia.

Potensi Kerugian Negara dan Konflik Sosial

Selain merugikan hak masyarakat hukum adat, aktivitas perkebunan tanpa HGU ini diduga kuat menimbulkan potensi kerugian negara yang signifikan dari sektor pajak dan retribusi daerah. Ketidakpastian hukum ini juga dikhawatirkan akan memicu konflik horizontal maupun vertikal yang lebih luas di wilayah Pasaman Barat.

Sebagai langkah tegas, Ninik Mamak beserta cucu kemenakan telah memberikan teguran keras dan menetapkan tenggat waktu selama 7 hari bagi pihak perusahaan untuk memberikan tanggapan resmi.

Desakan Audit Menyeluruh

Kini, perhatian tertuju pada respons pemerintah dan aparat. Masyarakat mendesak Pemerintah Daerah, DPRD Pasaman Barat, dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan melakukan audit menyeluruh terhadap PT PANP. Langkah ini dinilai krusial demi tegaknya supremasi hukum dan perlindungan hak masyarakat adat di tengah dominasi kepentingan korporasi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT PANP belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan tersebut.***

  • Penulis: Irfansyah Dt Sampono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Pencurian Rumah di Air Bangis Berakhir di Sel Sungai Beremas

    Aksi Pencurian Rumah di Air Bangis Berakhir di Sel Sungai Beremas

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 16
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Jangan pernah meremehkan kekuatan emak-emak atau warga yang sedang ronda malam, apalagi meremehkan ketajaman radar kepolisian. Sebuah kerja sama epik antara masyarakat dan aparat penegak hukum baru saja tersaji di wilayah hukum Polres Pasaman Barat. Lewat sebuah pergerakan taktis, Tim Opsnal Polsek Sungai Beremas sukses merusak hari indah tiga orang pria yang […]

  • Dibom Bukannya Tumbang: 89 Persen Fasilitas Petrokimia Iran Kembali Ngebul

    Dibom Bukannya Tumbang: 89 Persen Fasilitas Petrokimia Iran Kembali Ngebul

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 21
    • 0Komentar

    TEHERAN – Pepatah “apa yang tidak membunuhmu akan membuatmu lebih kuat” tampaknya sedang benar-benar dihayati oleh sektor industri strategis di Iran. Pemerintah Iran baru-baru ini dengan bangga mengumumkan bahwa hampir 89 persen unit petrokimia mereka yang sempat “pingsan” akibat hantaman perang terbaru, kini telah siuman dan kembali aktif berproduksi. Kemajuan signifikan dalam pemulihan industri ini […]

  • CEO Apple Berganti, Tim Cook Akhiri Masa Kepemimpinan

    CEO Apple Berganti, Tim Cook Akhiri Masa Kepemimpinan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 21
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – CEO Apple, Tim Cook, mengundurkan diri dari jabatan yang diwarisinya dari mendiang Steve Jobs, mengakhiri masa kepemimpinan hampir 15 tahun yang menyaksikan nilai pasar perusahaan melonjak lebih dari $3,6 triliun selama era kemakmuran yang didorong oleh iPhone. Perusahaan tersebut telah membuat pengumuman. Cook, 65, akan menyerahkan tugas CEO kepada kepala teknik perangkat keras […]

  • Motorola Signature, Ponsel Tipis yang Miliki Kualitas Suara Bagus

    Motorola Signature, Ponsel Tipis yang Miliki Kualitas Suara Bagus

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Teknologi, SUMBARBIZ – Motorola Signature hanyalah pembaruan ringan yang dibutuhkan oleh lini produk kelas atas perusahaan. Ini adalah ponsel ramping dengan performa, kualitas audio, dan daya tahan baterai yang lebih dari cukup, di antara fitur-fitur lainnya. Tetapi satu fitur unggulan ponsel ini yang tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata adalah kualitas audio yang dihasilkan oleh speaker […]

  • Operasi Sikat Singgalang 2026 Polres 50 Kota Tangkap Sopir Curanmor

    Operasi Sikat Singgalang 2026 Polres 50 Kota Tangkap Sopir Curanmor

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 28
    • 0Komentar

    LIMA PULUH KOTA — Ada pepatah lama yang bilang, “malam adalah waktu istirahat.” Tapi ternyata, bagi sebagian orang, malam adalah waktu kerja. Sayangnya, jenis pekerjaannya tidak bisa dicantumkan di LinkedIn. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres 50 Kota membuktikan bahwa di balik gelapnya malam, polisi tetap bisa melihat — dan menangkap. Dalam pelaksanaan Operasi Sikat Singgalang […]

  • Ironi Pasaman Barat: Truk Logistik Kehabisan Solar, Alat Berat Tambang Ilegal Diduga Kenyang BBM Subsidi

    Ironi Pasaman Barat: Truk Logistik Kehabisan Solar, Alat Berat Tambang Ilegal Diduga Kenyang BBM Subsidi

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 42
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat, kian memprihatinkan. Kondisi ini tidak hanya memicu antrean kendaraan yang mengular hingga menghambat arus lalu lintas, tetapi juga mendongkrak harga di tingkat eceran hingga menembus angka Rp15.000 per liter. Krisis distribusi ini diduga kuat terjadi akibat maraknya aksi […]

expand_less