Menteri PPN Minta Percepatan Pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang Pasbar
- account_circle Hanny
- calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMBARBIZ – Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) meminta agar percepatan pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang. Pelabuhan tersebut merupakan langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi baru.
Menteri PPN Rachmat Pambudy mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Provinsi Sumatera Barat menjadi langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi baru, terutama melalui pengembangan hilirisasi industri dan energi.
Percepatan pembangunan pelabuhan yang diproyeksikan tentu akan menjadi pusat distribusi logistik dan hilirisasi komoditas unggulan di pesisir barat Sumatera nantinya.
Kawasan Pelabuhan Teluk Tapang sendiri, memiliki lahan seluas 20.000 hektare. Hal itu diperkirakan memiliki potensi besar sebagai pusat penampungan dan transit komoditas unggulan, seperti crude palm oil (CPO).
Posisi Pasaman Barat, merupakan salah satu daerah perkebunan kelapa sawit terbesar di Sumatera Barat serta berbatasan dengan Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Sementara itu Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) terus mendorong percepatan pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang sebagai proyek strategis penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Bupati Pasaman Barat, Yulianto bersama Wakil Bupati M. Ihpan dalam rapat koordinasi lanjutan di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Jakarta, pada Kamis (16/4) lalu.
Dalam pertemuan itu, Yulianto bersama pemangku kepentingan mendampingi Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, membahas langkah konkret percepatan pembangunan pelabuhan yang diproyeksikan menjadi pusat distribusi logistik dan hilirisasi komoditas unggulan di pesisir barat Sumatera.
Rapat itu, merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya bersama Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara, Dony Oskaria, di Kantor BP BUMN, Jakarta Pusat.
Kemudian, pertemuan lanjutan difokuskan pada penguatan investasi serta percepatan pembangunan infrastruktur pendukung Pelabuhan Teluk Tapang.
“Pelabuhan Teluk Tapang diharapkan menjadi pintu gerbang ekspor komoditas unggulan Pasaman Barat dan wilayah utara Sumatera Barat, sekaligus menjadi penyangga Pelabuhan Teluk Bayur di Kota Padang serta membuka peluang investasi baru di pesisir barat,” ujar Yulianto.***
- Penulis: Hanny
