BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Percepat Pemulihan Lahan Pertanian Pasca Bencana di Sumbar, Pemerintah Salurkan Anggarkan Rp32 Miliar

Percepat Pemulihan Lahan Pertanian Pasca Bencana di Sumbar, Pemerintah Salurkan Anggarkan Rp32 Miliar

  • account_circle Endri Caniago
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • print Cetak

SUMBARBIZ – Proses pemulihan lahan pertanian pascabencana di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terus berjalan secara bertahap. Penyaluran anggaran dari pemerintah pusat langsung diterima oleh kelompok tani dan dilakukan secara berjenjang bersama pemerintah kabupaten dan kota.

Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sumbar, Afniwirman menyampaikan sejak bencana terjadi, pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten kota telah bergerak bersama.

Dukungan diberikan, dalam berbagai bentuk untuk mempercepat pemulihan lahan pertanian. Hal ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan produksi di tingkat petani.

Afniwirman menjelaskan, Kementerian Pertanian telah mengelompokkan kondisi lahan terdampak menjadi rusak ringan, sedang, berat, hingga hilang terbawa air.

Untuk lahan rusak ringan tercatat sekitar 2.802 hektare dan rusak sedang 1.100 hektare. Pendataan tersebut menjadi dasar dalam penyaluran bantuan rehabilitasi.

“Awal 2026, Kementerian Pertanian sudah menyiapkan anggaran rehabilitasi. Untuk rusak ringan sebesar Rp4,6 juta per hektare, dan rusak sedang Rp13,6 juta per hektare, ditambah biaya olah lahan Rp900 ribu per hektare,” kata Afniwirman beberapa waktu lalu.

Pengelolaan Bantuan Secara Swakelola

Dia juga menerangkan anggaran itu bersumber dari APBN murni dan kegiatan dilaksanakan secara swakelola oleh kelompok tani. Proses dimulai dari pendataan, perjanjian kerja sama, hingga pengajuan dari kabupaten kota. Selanjutnya, usulan tersebut diteruskan ke KPPN untuk pencairan.

Lanjutnya, mekanisme penyaluran anggaran dilakukan melalui tahapan yang melibatkan kabupaten kota sebelum diteruskan untuk pencairan. Setelah seluruh proses tersebut dilalui, dana kemudian disalurkan langsung kepada kelompok tani sebagai pelaksana kegiatan di lapangan.

“Dana itu langsung ditransfer ke kelompok tani. Provinsi hanya meneruskan setelah berkas dari kabupaten/kota selesai,” terangnya.

Hingga pertengahan April 2026, penyaluran telah mencapai sekitar Rp16,1 miliar atau 48,9 persen dari total Rp32,9 miliar. Progres tersebut menunjukkan pelaksanaan yang terus berjalan di berbagai daerah. Namun, capaian di masing-masing kabupaten/kota masih berbeda.***

  • Penulis: Endri Caniago
  • Editor: Hanny Bunny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selain Tanah Datar, Pasaman Barat Juga Jadi Sasaran Proyek Sekolah Rakyat

    Selain Tanah Datar, Pasaman Barat Juga Jadi Sasaran Proyek Sekolah Rakyat

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Said Khairil Ibad
    • visibility 83
    • 0Komentar

    PADANG – Pemerintah terus mematangkan persiapan operasional proyek Sekolah Rakyat (SR) di Provinsi Sumatera Barat menjelang dimulainya Tahun Ajaran Baru pada Juli 2026 mendatang. Program strategis ini berfokus pada penyediaan fasilitas pendidikan gratis secara penuh bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.

  • Komisi III DPR Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judol Internasional Libatkan 320 WNA

    Komisi III DPR Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judol Internasional Libatkan 320 WNA

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Jakarta, SUMBARBIZ – Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Polri atas keberhasilan mengungkap jaringan perjudian online (judol) internasional. Operasi besar ini berhasil mengamankan 320 warga negara asing (WNA) dari berbagai negara yang terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut. Ancaman Serius bagi Ketahanan Sosial Habiburokhman menegaskan bahwa kasus ini merupakan ancaman […]

  • Satpol PP Payakumbuh Diduga Langgar Batas Wewenang, Publik Tanyakan Sikap Wali Kota

    Satpol PP Payakumbuh Diduga Langgar Batas Wewenang, Publik Tanyakan Sikap Wali Kota

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Sukrianto
    • visibility 53
    • 0Komentar

    PAYAKUMBUH — Jagat birokrasi Kota Randang mendadak riuh. Institusi Satpol PP Payakumbuh kini tengah menjadi sorotan tajam publik akibat serangkaian tindakan anggotanya yang dinilai di luar batas kewajaran administrasi pemerintahan. Namun, di tengah riuh rendahnya kritik masyarakat, sebuah tanya besar justru mengarah ke pucuk pimpinan daerah. Mengapa Wali Kota Payakumbuh Dr. Zulmaeta terkesan memilih bungkam […]

  • Air Bangis Ternyata ‘Kakek Sepuh’ Pendidikan Sumatera Barat

    Air Bangis Ternyata ‘Kakek Sepuh’ Pendidikan Sumatera Barat

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 48
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Selama ini kita mungkin mengira bahwa pusat peradaban dan kaum intelektual di Sumatra Barat sejak zaman purba selalu berputar di Bukittinggi (Fort de Kock) atau Batusangkar (Fort van der Capellen). Mohon maaf, asumsi Anda barusan resmi terkena shaming oleh data sejarah primer. Jauh sebelum kota-kota di pedalaman Minangkabau itu tahu cara mengeja huruf […]

  • SumbarBiz

    Sumbar Seriuskan Penertiban PETI, Mahyeldi: PETI Tidak Berdiri Sendiri

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 46
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi menyampaikan penertiban Pertambangan Tanpa Izin (PETI) saat ini tengah menjadi perhatian serius pemerintah, sebagai upaya mengantisipasi dampak kerusakan lingkungan. Untuk itu dia meminta kepada seluruh Bupati dan Wali Kota untuk memperkuat sinergitas dalam penertiban dan pencegahan aktivitas PETI di wilayahnya masing-masing. Artinya, penertiban yang telah berjalan bersama Forkopimda, dan […]

  • Sebelas Kasus DBD Terdeteksi, Kawasan Balai Ahad Difogging

    Sebelas Kasus DBD Terdeteksi, Kawasan Balai Ahad Difogging

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Fadillah
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ– Sebanyak 11 kasus demam berdarah dengue (DBD) tercatat di kawasan Jorong Balai Ahad, Nagari Lubuk Basung, Kabupaten Agam. Kasus tersebut mendorong Pemerintah Nagari Lubuk Basung pengendalian dan pencegahan dengan melakukan fogging di lingkungan pemukiman warga, Kamis (1/10). Walinagari Lubuk Basung, Darma Ira Putra Dt Batuah mengatakan, kegiatan itu merupakan salah satu langkah menekan populasi […]

expand_less