Cuaca Ekstrem Melanda, BNPB Minta Warga Jauhi Pohon Rindang dan Baliho
- account_circle Endri Caniago
- calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
- print Cetak

Foto : Proses pemadaman lahan seluas satu hektar yang dilakukan tim gabungan di Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan pada Kamis (28/7). (BPBD Kabupaten Muara Enim.)
JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis rangkuman laporan kejadian bencana yang terjadi pada periode Kamis hingga Jumat (28-29 Mei 2026). Dalam laporan tersebut, sejumlah wilayah di Indonesia dilaporkan mengalami dampak cuaca ekstrem berupa angin kencang serta peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dua wilayah di Provinsi Sumatera Utara diterjang fenomena angin kencang dan puting beliung, sementara Provinsi Sumatera Selatan mulai menghadapi ancaman karhutla.
1. Serdang Bedagai Diamuk Angin Kencang, 6 Rumah Rusak
Fenomena angin kencang akibat cuaca ekstrem melanda wilayah Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, pada Rabu sore (27/5) sekitar pukul 16.30 WIB. Amukan angin ini mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga di Dusun II, Desa Sibarau, Kecamatan Sipispis.
-
Dampak Bencana: Sebanyak 6 Kepala Keluarga (KK) terdampak, dengan 6 unit rumah mengalami tingkat kerusakan yang bervariasi.
-
Korban Jiwa: Nihil.
-
Penanganan: BPBD Kabupaten Serdang Bedagai bersama Camat Sipispis dan Kepala Desa setempat langsung melakukan asesmen serta menyalurkan bantuan awal kepada warga terdampak yang kini sedang bergotong-royong membersihkan puing bangunan.
2. Puting Beliung Terjang Kota Medan
Bencana serupa juga melanda wilayah Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, pada Kamis (28/5). Angin puting beliung merusak permukiman warga di tengah situasi cuaca yang memburuk.
-
Dampak Bencana: Sebanyak 5 KK (19 jiwa) terdampak, dan 5 unit rumah warga mengalami kerusakan.
-
Kendala Lapangan: Proses pendataan akhir sempat terhambat karena kondisi cuaca yang masih diguyur hujan serta adanya pemadaman listrik di lokasi terdampak.
-
Status Darurat: Penanganan ini masuk dalam masa transisi darurat menuju pemulihan berdasarkan Keputusan Wali Kota Medan Nomor 188.44/27.K yang berlaku hingga 26 Juni 2026.
3. Kebakaran Lahan Satu Hektare di Muara Enim
Sementara itu, ancaman karhutla mulai muncul di Provinsi Sumatera Selatan. Kebakaran lahan terjadi di Desa Mililian, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, pada Kamis (28/5) pukul 13.39 WIB. Titik api pertama kali terdeteksi melalui hasil pantauan patroli udara.
Laporan Penanganan Karhutla: Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai satu hektare. Tim gabungan dari BPBD Posko Kecamatan Gelumbang, Manggala Agni, dan Koramil 404-01 Gelumbang langsung bergerak cepat menggunakan mesin jinjing dan kendaraan trail untuk memadamkan api. Saat ini situasi sudah berhasil dikendalikan dan api telah padam total.
Imbauan BNPB kepada Masyarakat
Merespons rentetan peristiwa ini, BNPB mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat luas:
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem: Warga di wilayah rawan angin kencang diminta waspada, terutama saat hujan lebat. Hindari berteduh atau beraktivitas di dekat pohon besar, baliho, atau bangunan yang rentan roboh.
-
Cegah Karhutla: Masyarakat di wilayah rawan kekeringan dilarang keras membuka lahan dengan cara membakar. Segera laporkan kepada petugas jika melihat adanya kemunculan titik api sekecil apa pun.
- Penulis: Endri Caniago
- Editor: Hanny
