BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Produksi Capai 196 Ribu Ton, Pemkab Pasbar Dorong Sektor Jagung Jadi Motor Ekonomi Daerah

Produksi Capai 196 Ribu Ton, Pemkab Pasbar Dorong Sektor Jagung Jadi Motor Ekonomi Daerah

  • account_circle Irfansyah P
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • print Cetak

PASAMAN BARAT Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terus berkomitmen mendorong penguatan sektor jagung sebagai komoditas unggulan daerah. Langkah strategis ini ditegaskan dalam Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Ekonomi Daerah Komoditas Jagung yang diselenggarakan di Auditorium Kantor Bupati Pasaman Barat, Rabu (20/5).

Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail, yang hadir membacakan sambutan Bupati, menegaskan bahwa peta jalan pengembangan jagung di Pasaman Barat tidak boleh hanya terpaku pada peningkatan produksi. Lebih dari itu, diperlukan penanganan komprehensif dari hulu ke hilir.

“Pengembangan sektor jagung saat ini harus mencakup perluasan akses permodalan, penguatan kelembagaan petani, tata kelola pemasaran, hingga pengembangan industri hilir. Diperlukan kolaborasi dan sinergi dari seluruh pihak agar sektor unggulan ini mampu berkembang secara optimal dan berkelanjutan,” ujar Doddy.

Berdasarkan data terkini, Pasaman Barat masih mengukuhkan posisinya sebagai salah satu sentra produksi jagung terbesar di Provinsi Sumatera Barat. Pada tahun 2025, daerah ini mencatatkan total produksi jagung sebesar 196.101 ton, dengan luas tanam mencapai 31.290 hektare dan luas panen 31.923 hektare. Adapun wilayah yang menjadi lumbung utama komoditas ini tersebar di empat kecamatan, yaitu Kinali, Luhak Nan Duo, Pasaman, dan Ranah Batahan.

Menjawab Tantangan Sektor Pertanian

Kendati memiliki potensi yang masif, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat tidak menampik adanya dinamika dan tantangan di lapangan. Data periodik tahun 2023 hingga 2025 menunjukkan adanya tren penurunan pada luas tanam, luas panen, serta total produksi jagung.

Doddy mengungkapkan, fluktuasi kondisi tersebut dipicu oleh beberapa faktor krusial, di antaranya kelangkaan pupuk di tingkat petani, keterbatasan akses terhadap benih unggul, serta menyusutnya lahan integrasi antara tanaman jagung dengan area perkebunan.

Oleh karena itu, FGD ini dinilai menjadi momentum krusial untuk merumuskan solusi konkret sekaligus memperkuat regulasi kebijakan sektor pertanian berbasis komoditas lokal.

“Kita perlu menyatukan ide, gagasan, dan langkah strategis agar komoditas jagung dapat menjadi sektor unggulan yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pasaman Barat,” tambahnya.

Dorong Edukasi dan Inklusi Keuangan Petani

Selain fokus pada teknis pertanian, Pemkab Pasaman Barat juga menyoroti pentingnya aspek edukasi dan inklusi keuangan bagi para petani. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan literasi petani dalam mengelola manajemen usaha tani, memanfaatkan fasilitas kredit produktif secara bijak, serta memperkuat kapasitas ekonomi rumah tangga tangga petani.

Pemerintah daerah menyatakan kesiapannya untuk membuka karpet merah bagi investasi dan kerja sama lintas sektor demi memperkokoh fundamental ekonomi daerah.

“Mari jadikan FGD ini sebagai langkah memperkuat sinergi dan menghadirkan kebijakan serta program yang benar-benar berpihak kepada masyarakat dan pembangunan ekonomi daerah,” pungkas Doddy.

Agenda strategis ini turut dihadiri oleh Plt Asisten II Ekadiana Oktavia, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Sumatera Barat Risdawati beserta jajaran, perwakilan Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Perum Bulog, pelaku industri jasa keuangan, penyuluh pertanian, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), serta para pelaku usaha di ekosistem komoditas jagung.***

  • Penulis: Irfansyah P
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ultimatum untuk Kapolda Baru: Hentikan Tragedi Berdarah Tambang Emas Ilegal di Sumbar!

    Ultimatum untuk Kapolda Baru: Hentikan Tragedi Berdarah Tambang Emas Ilegal di Sumbar!

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 13
    • 0Komentar

    PADANG – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatra Barat melayangkan tantangan terbuka kepada Kapolda Sumbar yang baru, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy. Jenderal bintang dua ini didesak untuk membuktikan integritasnya dengan memberantas tuntas aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang telah bertahun-tahun merenggut nyawa warga di “Ranah Minang”. Desakan keras ini dipicu oleh tragedi kemanusiaan […]

  • Jeritan Nelayan Pasaman Barat: Jatah Solar Dibatasi, Belasan ABK Terancam Menganggur

    Jeritan Nelayan Pasaman Barat: Jatah Solar Dibatasi, Belasan ABK Terancam Menganggur

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 23
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Kelompok nelayan tradisional pengguna kapal jenis “Cin-cin” di Kabupaten Pasaman Barat kini tengah menghadapi situasi sulit. Kebijakan baru yang membatasi kuota pengambilan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dinilai mencekik urat nadi perekonomian mereka. ​Jika sebelumnya para nelayan bebas mengambil solar sesuai dengan kuota jatah […]

  • “Masak Polres dan Kodim Tidak Tahu?” Mulyadi Buka-bukaan Soal Tambang Ilegal di Sumbar

    “Masak Polres dan Kodim Tidak Tahu?” Mulyadi Buka-bukaan Soal Tambang Ilegal di Sumbar

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 23
    • 0Komentar

    JAKARTA — Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Mulyadi, menyoroti maraknya aktivitas tambang emas ilegal di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Dalam Rapat Kerja Komisi I DPR RI bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto pada Selasa (19/5/2026), Mulyadi mendesak jajaran TNI untuk turun tangan menertibkan kegiatan melanggar hukum tersebut. Mulyadi […]

  • Paradoks Martabat: Menggugat Eksistensi HAM di Era Krisis Global

    Paradoks Martabat: Menggugat Eksistensi HAM di Era Krisis Global

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Melisa Rizka Tanjung
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Opini: Menakar Ketajaman Hak Asasi Manusia di Tengah Normalisasi Pelanggaran Di abad ke-21 yang serba digital dan terkoneksi, dunia seharusnya telah mencapai kematangan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Namun, realita hari ini menunjukkan wajah yang kontradiktif. Hak Asasi Manusia (HAM), yang diproklamirkan sebagai standar moral universal sejak 1948, kini seolah sedang menghadapi ujian paling akut […]

  • PBB Ingatkan Situasi Palestina Kian Memburuk, Akhiri Pendudukan Israel di Gaza

    PBB Ingatkan Situasi Palestina Kian Memburuk, Akhiri Pendudukan Israel di Gaza

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Internasional, SUMBARBIZ – Wakil ketua komite PBB untuk hak-hak rakyat Palestina memperingatkan bahwa situasi di wilayah Palestina yang diduduki terus memburuk dengan cepat, serta mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera bertindak terhadap kebijakan Israel. Dalam debat terbuka Dewan Keamanan mengenai Timur Tengah, Umar Hadi menyatakan bahwa kondisi di wilayah tersebut tidak mengarah pada perdamaian, melainkan […]

  • Teheran Membantah Berupaya Miliki Senjata Nuklir, Trump Hubungi Putin

    Teheran Membantah Berupaya Miliki Senjata Nuklir, Trump Hubungi Putin

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 15
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – Teheran membantah berupaya memiliki senjata nuklir, tetapi bersikeras pada haknya untuk memperkaya uranium di dalam negeri. Namun, Trump menginginkan program nuklir negara itu dibongkar sepenuhnya. Iran juga menolak untuk membatasi produksi rudal dan drone-nya atau mengakhiri dukungan untuk sekutu regional seperti Hizbullah dan Hamas – dua tuntutan utama dari Israel dan AS. Setelah […]

expand_less