BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Bocah Dilarang ‘Ngonten’ dan Komentar: UEA Resmi Haramkan Medsos bagi Anak di Bawah 15 Tahun

Bocah Dilarang ‘Ngonten’ dan Komentar: UEA Resmi Haramkan Medsos bagi Anak di Bawah 15 Tahun

  • account_circle Bangun S
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • print Cetak

ABU DHABI – Kabar buruk bagi populasi bocah pencari validasi digital di Timur Tengah. Era berburu takaran like, berjoget di depan kamera demi konten video pendek, atau sekadar meninggalkan komentar “iseng” di unggahan orang dewasa tampaknya harus segera berakhir di Uni Emirat Arab (UEA).

Negara kaya minyak tersebut resmi mengukir sejarah sebagai negara Arab pertama yang melarang keras anak di bawah usia 15 tahun untuk memiliki, menggunakan, maupun mengoperasikan akun media sosial pribadi.

Aturan baru ini secara otomatis mencabut hak para bocah untuk sekadar mengunggah konten, membagikan postingan, hingga bergabung ke dalam grup publik yang kerap menjadi sarang gosip digital.

Indonesia dan Inggris Sudah Duluan ‘Tobat’ Digital

Langkah ekstrem yang diambil oleh UEA ini sebenarnya bukan hal yang mengejutkan dalam peta geopolitik internet global. UEA hanya menambah panjang daftar negara yang mulai sadar bahwa membiarkan anak-anak bergelut bebas di rimba media sosial sama bahayanya dengan melepas mereka di hutan belantara.

Sebelumnya, Inggris dikabarkan tengah menggodok aturan serupa untuk memblokir akses media sosial bagi remaja di bawah 16 tahun. Sementara itu, Indonesia justru sudah mencuri start lebih dulu.

Pemerintah Indonesia telah memperkenalkan regulasi perlindungan anak di ruang digital yang mewajibkan penyedia platform menerapkan mekanisme verifikasi usia yang ketat serta perlindungan khusus, agar jempol anak-anak fana di tanah air tidak tersesat ke konten dewasa.

Remaja 15 Tahun Boleh ‘Online’, Tapi Dipasangi ‘Rem’

Lantas, bagaimana dengan nasib remaja usia tanggung yang berada di rentang 15 hingga 16 tahun di UEA? Pemerintah setempat ternyata masih berbaik hati memberikan kelonggaran. Mereka tetap diizinkan berselancar di dunia maya, namun dengan catatan: akun mereka wajib dipasangi “rem darurat”.

Fitur perlindungan tersebut meliputi penyaringan konten secara ketat sesuai umur, pembatasan interaksi dengan akun asing yang tidak dikenal, pengaturan durasi waktu penggunaan agar tidak lupa waktu belajar, hingga fitur pengawasan orang tua (parental control).

Satu poin yang paling membuat para bos teknologi di Silicon Valley pusing adalah mekanisme verifikasi usia. Melalui aturan baru ini, pemerintah UEA mengharamkan metode kuno yang hanya mengandalkan kejujuran pengguna saat mengisi tanggal lahir—modus operandi klasik yang kerap dimanipulasi anak-anak dengan menuakan usia mereka secara ajaib saat mendaftar.

Sebagai gantinya, perusahaan media sosial diwajibkan menggunakan identitas digital dan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang jauh lebih akurat untuk mendeteksi apakah wajah di balik layar tersebut adalah wajah orang dewasa atau wajah bocah yang seharusnya sedang mengerjakan tugas sekolah.

Sanksi Tegas: Akun Hangus, Iklan Dilarang

Tidak hanya itu, UEA juga memerintahkan platform untuk langsung menonaktifkan atau menghanguskan akun mana pun yang terdeteksi dimiliki oleh anak di bawah 15 tahun.

Korporasi raksasa juga dilarang keras mengintip dan menggunakan data pribadi anak-anak untuk keperluan iklan tertarget maupun pembuatan profil perilaku pengguna demi keuntungan bisnis.

Kendati demikian, pemerintah UEA tampaknya masih memahami bahwa mengubah sistem algoritma tidak semudah membalikkan telapak tangan. Mereka memberikan masa tenggang selama satu tahun penuh bagi perusahaan media sosial untuk merombak dan menyesuaikan sistem mereka dengan aturan baru ini.

Langkah tegas dari UEA ini menjadi sinyal kuat secara global bahwa fokus pengawasan digital kini telah bergeser. Negara-negara di dunia kini tidak lagi sekadar mengimbau orang tua untuk menjaga anaknya, melainkan memaksa pemilik platform media sosial untuk ikut bertanggung jawab moral dalam menyapu bersih anak-anak di bawah umur dari risiko buruk dunia digital.

  • Penulis: Bangun S
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Kemandirian Ekonomi, Nagari Kapa Panen Raya Hasil Ketahanan Pangan

    Perkuat Kemandirian Ekonomi, Nagari Kapa Panen Raya Hasil Ketahanan Pangan

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 38
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Pemerintah Nagari Kapa menunjukkan komitmen nyatanya dalam memperkuat sektor pangan lokal. Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan Panen Raya Hasil Ketahanan Pangan Budidaya Ayam Petelur Tahun Anggaran 2025, yang berlokasi di Balai Desa Lubuk Gadang pada Senin (25/5/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting yang menegaskan keberhasilan program ketahanan pangan berkelanjutan di wilayah Nagari […]

  • Dampak Blackout Sumatera: 4 Warga Tewas Akibat Keracunan Asap Genset di Sumut dan Sumbar

    Dampak Blackout Sumatera: 4 Warga Tewas Akibat Keracunan Asap Genset di Sumut dan Sumbar

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 20
    • 0Komentar

    SUMATERA — Pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera sejak Jumat (22/5) berujung tragis. Sebanyak tujuh warga dilaporkan menjadi korban dalam dua insiden terpisah di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar). Dari total tersebut, empat orang dinyatakan meninggal dunia, sementara tiga lainnya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit […]

  • Terekam CCTV Buang Jasad dari Atas Tol BORR, Pelarian Pelaku Pembunuhan Anggi Auliya Berakhir Tragis!

    Terekam CCTV Buang Jasad dari Atas Tol BORR, Pelarian Pelaku Pembunuhan Anggi Auliya Berakhir Tragis!

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 18
    • 0Komentar

    BOGOR – Aksi kejar-kejaran bak film laga mewarnai penangkapan seorang pelaku pembunuhan keji di kawasan Yasmin pada Minggu (24/5). Pelarian tersangka berakhir tragis setelah kendaraan roda empat yang dikemudikannya terbalik di dalam jalur bebas hambatan, menyusul pengejaran intensif yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Kasus ini bermula dari temuan sesosok mayat perempuan di bawah struktur […]

  • Bisnis Adu Domba: Bagaimana Oknum Kreator Memanen Rupiah dari Sentimen Negatif Pemda

    Bisnis Adu Domba: Bagaimana Oknum Kreator Memanen Rupiah dari Sentimen Negatif Pemda

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 89
    • 0Komentar

    JAKARTA — Di era transformasi digital yang kian masif, media sosial telah menjelma menjadi panggung terbuka tanpa sekat. Siapa saja kini memiliki kebebasan penuh untuk memproduksi informasi dan membangun narasi. Namun, kebebasan yang sejatinya menjadi pilar demokrasi ini kian hari kian ternoda. Hal ini dipicu oleh aksi segelintir oknum konten kreator yang diduga kuat sengaja […]

  • Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 Jatuh pada 27 Mei, Serentak dengan Arab Saudi

    Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 Jatuh pada 27 Mei, Serentak dengan Arab Saudi

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama resmi menetapkan Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada hari Rabu, 27 Mei 2026. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil Sidang Isbat awal Zulhijjah yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, di Jakarta. Menariknya, ketetapan pemerintah Indonesia kali ini selaras dengan pengumuman resmi […]

  • Dukung Warga Berobat, M. Ihpan Bakal Kembangkan Rumah Singgah PMI Pasbar

    Dukung Warga Berobat, M. Ihpan Bakal Kembangkan Rumah Singgah PMI Pasbar

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 28
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Wakil Bupati Pasaman Barat, M. Ihpan, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman Barat untuk periode 2026–2031. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Selasa (2/6/2026). Muskab yang berjalan demokratis ini tidak hanya menetapkan ketua baru, tetapi juga […]

expand_less