BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Dibom Bukannya Tumbang: 89 Persen Fasilitas Petrokimia Iran Kembali Ngebul

Dibom Bukannya Tumbang: 89 Persen Fasilitas Petrokimia Iran Kembali Ngebul

  • account_circle Irfansyah P
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • print Cetak

TEHERAN – Pepatah “apa yang tidak membunuhmu akan membuatmu lebih kuat” tampaknya sedang benar-benar dihayati oleh sektor industri strategis di Iran. Pemerintah Iran baru-baru ini dengan bangga mengumumkan bahwa hampir 89 persen unit petrokimia mereka yang sempat “pingsan” akibat hantaman perang terbaru, kini telah siuman dan kembali aktif berproduksi.

Kemajuan signifikan dalam pemulihan industri ini diumumkan langsung oleh Kepala Persian Gulf Petrochemical Industries Company (PGPIC), Mohammad Shariatmadari.

Menurutnya, berbagai langkah intensif telah dilakukan demi menjaga urat nadi perekonomian negara, meskipun infrastruktur vital mereka sempat dijadikan sasaran empuk oleh rudal-rudal lawan.

“Sekitar 89 persen unit yang sebelumnya berhenti berproduksi telah kembali masuk ke dalam siklus produksi dan saat ini sudah beroperasi,” ujar Shariatmadari dengan nada semringah saat menghadiri acara penandatanganan proyek rekonstruksi kompleks petrokimia yang rusak, sebagaimana dikutip oleh kantor berita semi-resmi ISNA pada Kamis lalu.

Melebihi Kapasitas Nominal: Balas Dendam Terbaik Berupa Cuan

Bagian paling menggelitik dari laporan rekonstruksi ini adalah perilaku beberapa fasilitas kilang pasca-perbaikan. Shariatmadari membeberkan bahwa sejumlah fasilitas yang baru sembuh dari kerusakan tersebut kini justru mampu berproduksi secara brutal alias melampaui kapasitas nominal normalnya.

Meskipun demikian, ia mengakui bahwa sebagian fasilitas lainnya masih dalam mode “pemulihan trauma” dan belum kembali ke tingkat produksi penuh.

Alih-alih sekadar menambal lubang bekas bom, PGPIC tampaknya memanfaatkan momen ini untuk melakukan renovasi total dengan gaya kosmetik teknologi mutakhir.

Shariatmadari menegaskan bahwa misi utama perusahaan pasca-perang bukan hanya memulihkan kapasitas produksi yang hilang, melainkan juga menaikkan kelas teknologi mereka, memperkuat ketahanan industri, serta—yang paling penting—mengurangi ketergantungan pada pemasok asing untuk peralatan sensitif. Strategi mandiri yang lahir dari keterpaksaan akibat situasi pelik.

Kilang Asaluyeh dan Mahshahr Menolak Pensiun

Sebagaimana diketahui oleh publik universal, selama perang berkecamuk, sektor petrokimia Iran menjadi salah satu target utama yang paling rajin dihujani serangan oleh militer Israel.

Dua pusat petrokimia raksasa yang menjadi lumbung ekspor negara tersebut, yakni di kawasan Asaluyeh dan Mahshahr, sempat mengalami kerusakan parah pada bagian infrastruktur produksi dan utilitasnya.

Mengingat kedua wilayah tersebut merupakan tulang punggung devisa negara, lumpuhnya fasilitas itu sempat diprediksi akan membuat ekonomi Iran sempoyongan. Namun, PGPIC selaku perusahaan induk petrokimia terbesar di Iran langsung bergerak cepat membuktikan bahwa mereka memiliki tim montir berkecepatan tinggi.

Kini, dengan kembalinya asap mengepul di 89 persen cerobong pabrik mereka, Iran mengirimkan pesan tersirat kepada dunia bahwa menghancurkan kilang minyak mereka lewat jalur udara ternyata hanya menunda proses produksi selama beberapa waktu saja.

Publik kini tinggal melihat, apakah kebangkitan industri petrokimia yang melampaui kapasitas normal ini mampu memperbaiki neraca perdagangan Iran, atau justru akan memicu ketegangan babak baru di wilayah teluk.

  • Penulis: Irfansyah P

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daya Beli Konsumen Premium Tinggi, Apple Diproyeksikan Lepas iPhone 18 Pro Seharga Rp22,9 Juta

    Daya Beli Konsumen Premium Tinggi, Apple Diproyeksikan Lepas iPhone 18 Pro Seharga Rp22,9 Juta

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Bangun S
    • visibility 14
    • 0Komentar

    iPhone — Perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat, Apple, diproyeksikan bakal membanderol produk generasi terbarunya, iPhone 18 Pro, dengan harga fantastis mencapai 1.399 dolar AS atau setara dengan Rp22,94 juta. Meski diperkirakan mengalami kenaikan harga hingga 300 dolar AS (sekitar Rp4,92 juta) dari generasi sebelumnya, para loyalis Apple diprediksi tidak akan mempermasalahkan nominal tersebut demi […]

  • Pasaman Barat Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Faskes yang Terdampak Bencana

    Pasaman Barat Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Faskes yang Terdampak Bencana

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Pasaman Barat, SUMBARBIZ – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas kesehatan (faskes) yang terdampak bencana. Tiga unit yang menjadi prioritas penanganan, yakni Pustu Sikilang, Polindes Sikilang, dan Pustu Mandiangin. Pelaksanaan kegiatan itu dilakukan oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Strategis Sumatera Barat, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dengan pengawasan instansi terkait. Kepala […]

  • Tragedi Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: 9 Penambang Tewas Tertimbun Longsor

    Tragedi Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: 9 Penambang Tewas Tertimbun Longsor

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 40
    • 0Komentar

    SIJUNJUNG – Tragedi memilukan kembali terjadi di sektor pertambangan tanpa izin di Sumatra Barat. Sebanyak sembilan orang warga dinyatakan meninggal dunia setelah tertimbun material tebing yang longsor di lokasi tambang emas ilegal daerah Situntuak, Jorong Koto Guguk, Nagari Guguk, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, pada Kamis (14/5/2026). Peristiwa maut tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.00 […]

  • Laporan Terbaru BPS: Jumlah Penduduk Bekerja di Pasaman Barat Naik 2,56 Persen

    Laporan Terbaru BPS: Jumlah Penduduk Bekerja di Pasaman Barat Naik 2,56 Persen

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 17
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasaman Barat resmi menerbitkan laporan publikasi terbaru mengenai kondisi ketenagakerjaan daerah. Laporan berkala yang dirilis pada 29 Agustus 2025 ini memotret berbagai indikator penting ketenagakerjaan secara mendalam hingga periode Agustus 2024. Berdasarkan data terbaru tersebut, pasar kerja di Pasaman Barat menunjukkan tren yang positif. Hingga Agustus 2024, […]

  • Kunjungi Polres Pasaman Barat, Kapolda Sumbar: Pelayanan Kepada Masyarakat Harus Menjadi Prioritas

    Kunjungi Polres Pasaman Barat, Kapolda Sumbar: Pelayanan Kepada Masyarakat Harus Menjadi Prioritas

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Pasaman Barat, SUMBARBIZ – Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Gatot Tri Suryanta melakukan kunjungan kerja ke Polres Pasaman Barat sebagai bagian dari penguatan fungsi pengawasan dan pembinaan terhadap satuan kewilayahan, Kamis (29/4). Kunjungan tersebut, bertujuan memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta implementasi program kerja kepolisian berjalan optimal dalam mendukung situasi kamtibmas […]

  • Limapuluh Kota Kembali Dihantam Bencana, 2.000 Jiwa Terisolasi dan Pemda Didesak Tetapkan Tanggap Darurat

    Limapuluh Kota Kembali Dihantam Bencana, 2.000 Jiwa Terisolasi dan Pemda Didesak Tetapkan Tanggap Darurat

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Limapuluh Kota, SUMBARBIZ – Hujan deras yang mengguyur sejak Selasa sore (12/5/2026) hingga Rabu dini hari (13/5/2026) menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, kembali dilanda bencana longsor, banjir, dan tanah amblas. Kondisi ini memicu kekhawatiran serius terkait keselamatan warga dan kelumpuhan akses ekonomi. Akses Terputus dan Warga Terisolasi Dampak paling parah dilaporkan […]

expand_less