Hujan Lebat Ancaman Sumatera Barat Mulai Hari Ini hingga 20 Juni
- account_circle Adi Putra
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

ILUSTRASI CUACA EKSTREM. Pandangan dari dalam kabin kendaraan memperlihatkan derasnya guyuran hujan yang membasahi kaca depan dan mengaburkan pandangan ke arah jalan raya, Rabu (17/6). (Gambar AI)
Padang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Barat periode 18 hingga 20 Juni 2026.
Masyarakat Sumbar diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Berdasarkan informasi resmi yang dirilis melalui akun Instagram @infobmkg, Sumatera Barat masuk dalam kategori Waspada (Hujan Sedang–Lebat) selama tiga hari berturut-turut:
18 Juni 2026: Hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah Sumatera Barat.
19 Juni 2026: Wilayah Sumatera Barat kembali berstatus Waspada hujan sedang-lebat.
20 Juni 2026: Sumatera Barat masih masuk dalam daerah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat.
Meski tidak masuk kategori Siaga atau Awas, BMKG tetap mengingatkan potensi dampak hidrometeorologi berupa banjir, genangan air, longsor, serta gangguan pada lalu lintas dan aktivitas masyarakat, terutama di daerah rawan seperti lereng gunung, daerah aliran sungai, dan kawasan pesisir.
“Kesigapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem,” tegas BMKG.
Masyarakat Sumatera Barat diimbau untuk selalu memantau perkembangan cuaca melalui situs resmi www.bmkg.go.id, aplikasi Info BMKG, atau media sosial @InfoBMKG.
Laporan kejadian bencana dapat disampaikan melalui bit.ly/laporanbencanabot atau situs PetaBencana.id.
BMKG juga mengharapkan warga Sumatera Barat untuk:
- Tidak membuang sampah sembarangan agar saluran air tidak tersumbat.
- Menghindari aktivitas di lereng curam dan bantaran sungai saat hujan deras.
- Menyiapkan tas siaga bencana keluarga.
- Mengikuti arahan BPBD setempat.
Informasi lebih rinci hingga tingkat kecamatan/kelurahan dapat diakses melalui Call Center BMKG 196 atau kanal resmi BMKG.***
- Penulis: Adi Putra
- Editor: Hanny
