BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » TEKNOLOGI » Penyelamat Kaum Pemalas: Google Messages Kini Bisa ‘Tahan’ Balasan Otomatis Sebelum Terlanjur Terkirim

Penyelamat Kaum Pemalas: Google Messages Kini Bisa ‘Tahan’ Balasan Otomatis Sebelum Terlanjur Terkirim

  • account_circle Bangun S
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • print Cetak

JAKARTA – Kabar gembira bagi umat manusia pengguna Android yang gemar membalas pesan dengan modal sekali klik. Google secara resmi meluncurkan pemutakhiran bermakna pada aplikasi besutannya, Google Messages (Google Pesan).

Setelah melewati serangkaian uji coba yang melelahkan sejak Januari dan Maret lalu, raksasa teknologi tersebut akhirnya merilis fitur penyelamat reputasi yang dinamakan “Ketuk untuk membuat draf” (Tap to draft).

Bagi yang belum akrab, Google Messages sejatinya sudah lama dibekali otak pintar bernama Balasan Cerdas (Smart Reply). Sistem kecerdasan buatan ini bertugas menganalisis konteks obrolan dan menyodorkan tiga pilihan jawaban instan demi menghemat kalori jempol Anda.

Misalnya, jika ada rekan bernama Barney mengirim pesan mengajak makan malam di restoran Denny’s pukul 17.00 WIB, aplikasi otomatis menyodorkan opsi hemat waktu seperti: “Oke, sampai jumpa jam 5,” atau “Saya tidak bisa jam 5, bisakah kita jam 6?”, atau versi bingung: “Tentu, Denny’s yang mana?”.

Ucapkan Selamat Tinggal pada Drama ‘Salah Kirim’

Petaka lama dari sistem konvensional adalah sistem langsung tancap gas. Ketika Anda memilih salah satu dari tiga jawaban instan tersebut, fitur “Ketuk untuk mengirim” (Tap to send) yang aktif secara bawaan akan langsung menembakkan pesan itu ke ruang obrolan tanpa permisi. Modus otomatis ini kerap kali memicu salah paham jika Anda sebenarnya ingin menambahkan sedikit bumbu kata-kata lain.

Melalui pembaruan versi stabil paling anyar dengan kode versi 20260522_00_RC00, Google akhirnya resmi menyuntikkan tombol rem darurat. Fitur yang awalnya sempat diberi nama uji coba “Ketuk untuk mengedit” (Tap to edit) pada Januari lalu ini resmi bertransformasi menjadi “Ketuk untuk membuat draf”.

Cara kerjanya cukup elegan: begitu Anda mengetuk salah satu rekomendasi Balasan Cerdas, teks tersebut tidak akan langsung meluncur ke ponsel lawan bicara, melainkan mampir terlebih dahulu di bilah input teks (kolom mengetik). Di sana, Anda diberi kesempatan emas untuk menyunting, menambah emoji, atau bahkan membatalkan niat jika tiba-tiba berubah pikiran.

Panduan Mengaktifkan Sistem Pengendali Balasan

Bagi Anda yang ingin segera mencicipi fitur anti-miskomunikasi ini, langkah aktivasinya tergolong sangat ramah pengguna:

  1. Buka aplikasi Google Pesan di ponsel Android kesayangan Anda.

  2. Ketuk ikon profil yang bertengger manis di pojok kanan atas layar.

  3. Begitu menu pop-up mencuat, gulirkan layar ke bawah dan temukan menu Pengaturan Pesan.

  4. Lanjutkan perjalanan digital Anda dengan mengetuk Saran & Tindakan, lalu pilih opsi Saran.

  5. Pada baris paling atas menu tersebut, pastikan tombol geser untuk Balasan Cerdas sudah berada dalam posisi aktif.

Setelah itu, nasib jempol Anda berada di tangan Anda sendiri. Jika Anda adalah tipe petarung obrolan berkecepatan tinggi yang menyukai status quo, silakan aktifkan pilihan “Ketuk untuk mengirim”.

Namun, jika Anda termasuk manusia penuh pertimbangan yang sering dilanda kecemasan digital, memilih opsi “Ketuk untuk membuat draf” adalah keputusan paling bijaksana sepanjang tahun ini.

Bagi pengguna ponsel robot hijau yang entah mengapa hingga saat ini belum memiliki aplikasi Google Messages, Anda dipersilakan untuk segera bertamu ke Google Play Store guna mengunduh aplikasi resmi tersebut secara legal. Berselancarlah dengan aman, dan selamat mengedit balasan otomatis Anda!

  • Penulis: Bangun S
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Putri Intan, Calon Wali Nagari yang Siap Menyalakan Kembali Harapan Rakyat

    Putri Intan, Calon Wali Nagari yang Siap Menyalakan Kembali Harapan Rakyat

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 88
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Sebuah pepatah bijak mengatakan bahwa perubahan tidak akan pernah datang jika kita terus menunggu orang lain atau waktu yang lain. Menyadari hal tersebut, seorang perempuan muda berlatar belakang hukum, Putri Intan, SH, memutuskan untuk melangkah maju ke garis depan. Dengan membawa motto yang membakar semangat, “Perubahan Dimulai dari Keberanian Pemimpin,” ia siap […]

  • Trump ke Netanyahu: Tolong Sisa Kewarasan Soal Lebanon Dijaga Ya, Bos!

    Trump ke Netanyahu: Tolong Sisa Kewarasan Soal Lebanon Dijaga Ya, Bos!

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 26
    • 0Komentar

    WASHINGTON – Hubungan diplomasi tingkat tinggi antara Amerika Serikat dan Israel tampaknya kembali diwarnai oleh bumbu retorika yang mengocok perut publik dunia. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini melontarkan pernyataan tidak biasa dengan menyebut bahwa Washington harus turun tangan langsung untuk menjaga Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, agar tetap berada dalam kondisi “sedikit waras” […]

  • Jasad Seorang Pegawai Negeri Sipil Ditemukan Mengapung Di Solok Selatan Dini Hari

    Jasad Seorang Pegawai Negeri Sipil Ditemukan Mengapung Di Solok Selatan Dini Hari

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 21
    • 0Komentar

    SOLOK SELATAN – Operasi kemanusiaan yang digelar oleh tim Search and Rescue (SAR) gabungan di Kabupaten Solok Selatan membuahkan hasil. Seorang warga berinisial S (58), yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan sebelumnya dilaporkan hanyut serta hilang di aliran Sungai Sangir, Dusun Tangah, Kecamatan Sangir Batang Hari, berhasil ditemukan. Korban dievakuasi dalam kondisi meninggal […]

  • Patung Bundo Kanduang Kesamber Petir, Simbol Sawit Dituntut Balik Kampung

    Patung Bundo Kanduang Kesamber Petir, Simbol Sawit Dituntut Balik Kampung

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 57
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Sebuah fenomena alam yang terjadi di pusat Kabupaten Pasaman Barat memicu diskusi publik yang meluas di ruang siber. Kepala patung Bundo Kanduang, yang berdiri berdampingan dengan patung Ninik Mamak di Bundaran Simpang Ampek, dilaporkan hancur akibat tersambar petir saat cuaca ekstrem melanda wilayah tersebut baru-baru ini. Insiden hancurnya bagian atas patung ikonik […]

  • Tekan Stunting di Pasaman Barat, Kader Posyandu Dibekali Pelatihan Komunikasi Perubahan Perilaku

    Tekan Stunting di Pasaman Barat, Kader Posyandu Dibekali Pelatihan Komunikasi Perubahan Perilaku

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat terus memperkuat upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting melalui peningkatan kapasitas kader. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memfasilitasi Pelatihan Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP). Kegiatan yang digelar di Hotel Gucci pada 21–23 April 2026 ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dengan Yayasan Cipta dan […]

  • Tak Main-Main, Forkopimda Sumbar Sepakat Tindak Tegas Ratusan Tambang Emas Tanpa Izin

    Tak Main-Main, Forkopimda Sumbar Sepakat Tindak Tegas Ratusan Tambang Emas Tanpa Izin

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 71
    • 0Komentar

    PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mengonfirmasi bahwa aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayahnya kini kian masif dan berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Berdasarkan pemetaan terbaru melalui citra satelit, diperkirakan terdapat sekitar 200 hingga 300 titik tambang emas ilegal yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Sumbar. ​Fakta mengejutkan ini […]

expand_less