BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Pelaku Penganiayaan di Jalur 32 Ditangkap, Auto Pindah Tempat Tidur ke Sel Tahanan

Pelaku Penganiayaan di Jalur 32 Ditangkap, Auto Pindah Tempat Tidur ke Sel Tahanan

  • account_circle Hanny
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • print Cetak

PASAMAN BARAT – Jagat maya sempat dihebohkan oleh sebuah video amatir yang memperlihatkan aksi baku hantam tidak seimbang di jalanan. Alih-alih menjadi bintang film aksi Hollywood, para pemeran video pengeroyokan tersebut kini harus pasrah menghadapi kenyataan pahit.

Kabar terbaru mengonfirmasi bahwa Pelaku Penganiayaan di Jalur 32 Ditangkap oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Pasaman Barat. Aksi pengeroyokan yang berujung luka berat ini sejatinya terjadi pada Kamis (25/6/2026) dini hari di kawasan jalur 32, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat.

Merasa tindakan mereka keren, para pelaku ini lupa bahwa di era digital, netizen dan polisi jauh lebih gesit dalam melacak jejak digital. Setelah penyelidikan intensif, tiga orang pemuda pelaku pengeroyokan tersebut sukses diamankan pada Selasa (30/6/2026) malam.

Kronologi Penangkapan: Gara-Gara Sepeda Motor yang Kurang Pemalu

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata membeberkan bahwa pengungkapan kasus penganiayaan ini bermula dari proses identifikasi sebuah sepeda motor Honda Vario Techno warna hitam yang terekam jelas dalam video viral tersebut. Kendaraan komplotan ini ternyata kurang pemalu saat beraksi di lapangan.

Tim yang dipimpin oleh Ipda Algino Ganaro pertama kali mengendus keberadaan pelaku berinisial AP (19) yang sedang asyik nongkrong di sebuah warung di kawasan jalur 32. Karena sepeda motor matic bernopol BA 4273 DAB miliknya terekam jelas di video, AP langsung mati kutu dan tidak bisa mengelak saat diangkut petugas.

Ogah mendekam di penjara sendirian, AP langsung mengoperasikan “mode penyanyi” dengan membocorkan nama dua rekan sejawatnya. Tak berselang lama, polisi langsung meluncur dan meringkus pelaku kedua, ADP (23), yang sedang berada di sebuah bengkel di Jalan KKN, Nagari Lingkuang Aua.

Beruntung, saat ditangkap, ADP memilih bersikap kooperatif ketimbang menambah durasi drama kejar-kejaran. Sedangkan pelaku terakhir, AM (17), yang masih berstatus bocah di bawah umur, terpaksa dijemput setelah polisi menghubungi orang tuanya secara resmi.

Dipicu Tantangan Duel dan Efek Samping Minuman Beralkohol

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dari penyidik Polres Pasaman Barat, aksi penganiayaan ini bermula dari urusan sepele. Awalnya, korban bernama Fadel meneriaki dan menantang AP serta AM saat melintas di jalur 32.

Merasa kalah jumlah karena korban sedang bersama kawannya, AP dan AM memilih mundur untuk menyusun strategi dan memanggil bala bantuan, yaitu si ADP.

Bersenjatakan solidaritas yang salah tempat, ketiganya kembali mendatangi lokasi bonceng tiga. Di lokasi kejadian di wilayah Lingkuang Aua, korban Fadel dan temannya, Firman, yang diduga sudah dalam pengaruh minuman beralkohol alias mabuk, langsung menarik kerah baju ADP sambil menantang adu jotos.

“Pelaku ADP langsung memukul kepala Firman dan Fadel hingga keduanya terjatuh. Setelah korban tersungkur, ketiga pelaku secara bersama-sama menginjak-injak tubuh korban beberapa kali,” jelas Iptu A. Agung.

Ancaman Sembilan Tahun Penjara Menanti Para Pelaku

Setelah puas membuat korban tersungkur dan babak belur, ketiga pelaku langsung tancap gas melarikan diri. Sementara itu, korban yang mengalami luka berat terpaksa dievakuasi ke RS Yarsi Simpang Empat untuk mendapatkan penanganan medis yang serius.

Kini, hari-hari penuh kebebasan bagi AP dan ADP resmi berakhir. Mereka berdua harus menghadapi pemeriksaan intensif oleh penyidik Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Pasaman Barat dengan jeratan Pasal 262 ayat (1), (2), dan (3) KUHP yang mengancam mereka dengan hukuman penjara paling lama sembilan tahun.

Sementara si pelaku di bawah umur, AM, diserahkan ke Unit PPA dengan ketentuan sistem peradilan pidana anak. Pesan komedi buat para pemuda: kalau ditantang berkelahi di jalanan, mending pulang ke rumah lalu tidur, daripada sok jagoan berakhir jadi penghuni hotel prodeo!

  • Penulis: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Simak Daftar Lengkap Harga TBS Kelapa Sawit Terbaru Pasaman Barat

    Simak Daftar Lengkap Harga TBS Kelapa Sawit Terbaru Pasaman Barat

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 33
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Kabar gembira sekaligus mendebarkan kembali menyelimuti warung-warung kopi di seluruh pelosok bumi mekar. Dinas Perkebunan bersama Kominfo Kabupaten Pasaman Barat secara resmi merilis update terbaru mengenai Harga TBS (Tandan Buah Segar) Kelapa Sawit untuk hari Rabu, 15 Juli 2026. Bagi para petani sawit setempat, pengumuman ini tentu jauh lebih dinantikan daripada pengumuman […]

  • Pelajar SMA Asal Bukittinggi Nekat Jadi Kurir Puluhan Paket Ganja

    Pelajar SMA Asal Bukittinggi Nekat Jadi Kurir Puluhan Paket Ganja

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 26
    • 0Komentar

    PASAMAN – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Kepolisian Resor (Polres) Pasaman berhasil menggagalkan peredaran gelap narkotika golongan I jenis ganja siap edar dalam jumlah besar. Dua pemuda yang bertindak sebagai kurir lintas provinsi diringkus petugas saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman, depan SD Negeri 05 Pauh, Nagari Pauah, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Sabtu (6/6/2026) sekira […]

  • Siap Sapa Indonesia 3 Juli, Oppo Boyong Reno 16 Series dengan Desain Hologram 3D

    Siap Sapa Indonesia 3 Juli, Oppo Boyong Reno 16 Series dengan Desain Hologram 3D

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Adi Putra
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pasar ponsel pintar (smartphone) tanah air bersiap menyambut lini flagship terbaru dari Oppo. Vendor teknologi asal Tiongkok ini menjadwalkan peluncuran resmi Oppo Reno 16 Series di Indonesia pada 3 Juli mendatang. Informasi yang dihimpun dari situs resmi perusahaan menegaskan bahwa jajaran perangkat ini memposisikan diri sebagai suksesor dari Reno 15 Series yang sempat […]

  • Diduga Jadi Sarang PETI, Aliran Sungai Batang Air Haji Pasaman Barat Rusak Parah

    Diduga Jadi Sarang PETI, Aliran Sungai Batang Air Haji Pasaman Barat Rusak Parah

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 45
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Air Haji, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat, diduga mengalami penurunan kualitas lingkungan. Aliran sungai yang dulunya diandalkan warga, kini terpantau keruh dan berlumpur pekat. Perubahan kondisi sungai tersebut diduga dampak dari aktivitas pertambangan emas yang beroperasi di kawasan tersebut, yang menurut warga setempat ditengarai belum memiliki […]

  • Tanpa Aplikasi Terpisah, YouTube Premium Diam-Diam Jadi “Senjata Maut” Kuasai Pasar Podcast

    Tanpa Aplikasi Terpisah, YouTube Premium Diam-Diam Jadi “Senjata Maut” Kuasai Pasar Podcast

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA – YouTube semakin agresif dalam merebut takhta pasar podcast global. Menyadari posisinya yang kian kuat, platform raksasa milik Google ini resmi menjadikan langganan Premium sebagai senjata utama untuk memperlebar jarak dari para kompetitornya. Dengan basis lebih dari satu miliar pendengar bulanan, langkah terbaru YouTube ini diprediksi akan mengubah peta persaingan industri audio digital. Selama […]

  • Jalan Amblas Mirip ‘Sinkhole’, 2.000 Jiwa di Situjuah Ladang Laweh Terisolasi

    Jalan Amblas Mirip ‘Sinkhole’, 2.000 Jiwa di Situjuah Ladang Laweh Terisolasi

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Limapuluh Kota, SUMBARBIZ – Akses transportasi di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, lumpuh total setelah hujan deras memicu bencana hidrometeorologi pada Selasa malam (12/5/2026). Salah satu kerusakan terparah terjadi di ruas jalan kabupaten Situjuah Ladang Laweh-Batas Batu Sangkar, tepatnya di kawasan Lokuak Pangorangan. Jalan tersebut dilaporkan amblas hingga membentuk lubang besar menyerupai sinkhole dan tertimbun […]

expand_less