BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Satpol PP Payakumbuh Diduga Langgar Batas Wewenang, Publik Tanyakan Sikap Wali Kota

Satpol PP Payakumbuh Diduga Langgar Batas Wewenang, Publik Tanyakan Sikap Wali Kota

  • account_circle Sukrianto
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • print Cetak

PAYAKUMBUH — Jagat birokrasi Kota Randang mendadak riuh. Institusi Satpol PP Payakumbuh kini tengah menjadi sorotan tajam publik akibat serangkaian tindakan anggotanya yang dinilai di luar batas kewajaran administrasi pemerintahan.

Namun, di tengah riuh rendahnya kritik masyarakat, sebuah tanya besar justru mengarah ke pucuk pimpinan daerah. Mengapa Wali Kota Payakumbuh Dr. Zulmaeta terkesan memilih bungkam dan belum melayangkan teguran resmi?

Padahal, jika merujuk pada regulasi makro tata kelola pemerintahan, kepala daerah memegang kendali tertinggi dalam membina korps penegak Perda. Diamnya otoritas tertinggi ini memicu spekulasi di tengah masyarakat mengenai kejelasan arah pembinaan aparatur di tingkat daerah.

Sengkarut Hierarki dan Razia Lintas Batas

Riak penolakan ini sejatinya bermula dari rentetan insiden satu bulan terakhir. Puncaknya terjadi saat Kasatpol PP Payakumbuh, Dewi Novita atau Dewi Centong, disinyalir melakukan langkah melampaui kewenangannya dengan memberikan instruksi langsung kepada petugas Ketertiban (Trantib) Pasar.

Secara struktural, Trantib Pasar berada di bawah naungan Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan—bukan di bawah garis komando penegak Perda. Ironisnya, saat petugas Trantib Pasar mencoba setia pada jalur birokrasi yang sah, mereka justru dilaporkan atas tuduhan ketidakpatuhan.

Respons dari Wali Kota Payakumbuh Dr. Zulmaeta pun di luar dugaan, alih-alih meluruskan tumpang tindih ini, pihak Inspektorat justru diinstruksikan untuk memeriksa para petugas pasar tersebut. Publik pun disuguhkan sebuah satire nyata yakni aparat yang patuh pada jalur struktural justru terancam sanksi disiplin.

Tak berhenti di urusan pasar, aksi penegakan ketertiban ini bahkan sempat “salah kamar” hingga menembus batas yurisdiksi. Sebuah hotel yang dituding melanggar aturan digerebek secara agresif, meski setelah dicek, lokasi bangunan tersebut secara administratif berada di luar wilayah hukum Kota Payakumbuh.

Dari Laporan Polisi hingga Dugaan Hina Wartawan

Tindakan kontroversial yang terus menggelinding ini akhirnya bermuara pada ranah hukum. Akibat dugaan razia yang menyalahi prosedur operasi standar, persoalan ini kabarnya telah resmi dilaporkan ke Polres Payakumbuh.

Alih-alih meredam konflik pasca-laporan tersebut, tensi sosial justru kian memanas di ranah digital. Dewi Centong selaku Kasatpol PP Payakumbuh diduga melontarkan pernyataan di media sosial yang menyerang dan hina wartawan yang notabene telah mengantongi sertifikasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Tindakan menyerang pilar keempat demokrasi ini tentu menjadi preseden buruk bagi keterbukaan informasi publik di lingkungan pemko.

Menanti Ketegasan Penegakan Aturan

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, tugas utama Korps Praja Wibawa adalah menegakkan Perda dan menyelenggarakan ketertiban umum berdasarkan permintaan instansi terkait. Mereka bukanlah instansi super-body yang bisa mengabaikan batasan wilayah dan struktur eselonitas yang setara.

Kini, masyarakat Payakumbuh hanya bisa menanti apakah proses pemeriksaan yang tengah berjalan di Inspektorat akan melahirkan keadilan birokrasi, atau justru sekadar menjadi tameng formalitas untuk meredam amarah publik. Tata kelola pemerintahan yang bersih tidak dibentuk dari pembiaran, melainkan dari ketegasan seorang pemimpin dalam menertibkan bawahannya.

Disclaimer: Artikel ini bersifat opini publik dan analisis media berdasarkan rangkuman informasi serta narasi yang berkembang. Proses hukum dan pemeriksaan internal oleh Inspektorat terkait pihak-pihak yang disebutkan di atas saat ini dilaporkan masih berjalan dan asas praduga tak bersalah tetap kedepankan.

  • Penulis: Sukrianto

Rekomendasi Untuk Anda

  • PM Benjamin Netanyahu Targetkan Kuasai Tujuh Puluh Persen Wilayah Jalur Gaza

    PM Benjamin Netanyahu Targetkan Kuasai Tujuh Puluh Persen Wilayah Jalur Gaza

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Said Khairil Ibad
    • visibility 18
    • 0Komentar

    GAZA – Warga Palestina yang bermukim di sekitar wilayah pembatas atau yang dikenal sebagai “garis kuning” di Jalur Gaza kini dicekam kecemasan mendalam. Kekhawatiran ini mencuat setelah Israel mengumumkan rencana untuk memperluas wilayah pendudukannya hingga mencakup 70 persen dari total kawasan kantong Palestina tersebut. Kebijakan ini dinilai bakal membuat ruang yang tersisa bagi warga sipil […]

  • Viral Istilah “Barbar” Disematkan ke Sumbar, Mahyeldi: Tidak Beretika dan Memecah Belah!

    Viral Istilah “Barbar” Disematkan ke Sumbar, Mahyeldi: Tidak Beretika dan Memecah Belah!

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 20
    • 0Komentar

    PADANG – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, mengecam keras pernyataan pegiat media sosial Permadi Arya, atau yang akrab disapa Abu Janda. Kecaman ini mencuat setelah video pidato Abu Janda yang mengaitkan Sumbar dengan istilah “barbar” viral di media sosial dan memicu polemik di tengah masyarakat. Dalam video yang beredar luas tersebut, Abu Janda tengah […]

  • Harga TBS Kelapa Sawit Pasaman Barat Update Rabu 1 Juli Tembus Rp 3.754

    Harga TBS Kelapa Sawit Pasaman Barat Update Rabu 1 Juli Tembus Rp 3.754

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 17
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Bagi Anda para petani sawit yang belakangan ini hobi cemberut sambil memandangi pohon kelapa sawit di halaman rumah, hari ini adalah waktu yang tepat untuk memasang senyum selebar-lebarnya. Kabar segar nan menggoda datang dari bumi Tuah Basamo. Berdasarkan data infografis resmi yang dirilis oleh Dinas Kominfo Pasaman Barat, pergerakan Harga TBS Kelapa […]

  • Polda Sumbar Rilis Kasus 2026, Total 916 Tersangka Berhasil Ditangkap

    Polda Sumbar Rilis Kasus 2026, Total 916 Tersangka Berhasil Ditangkap

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 14
    • 0Komentar

    PADANG – Mengawali pertengahan tahun 2026, Korps Bhayangkara di Ranah Minang tampaknya sedang rajin-rajinnya “bersih-bersih” lingkungan. Bagi para pelaku kriminal yang mengira bisa liburan santai di paruh pertama tahun ini, maaf sekali, perkiraan Anda salah besar. Kepolisian Daerah Sumatra Barat (Polda Sumbar) baru saja membagikan rapor performa mereka yang membuat dahi para penjahat berkerut lelap. […]

  • BPS Catat Impor Migas Sumatera Barat Naik Hingga Ratusan Persen

    BPS Catat Impor Migas Sumatera Barat Naik Hingga Ratusan Persen

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Adi Putra
    • visibility 15
    • 0Komentar

    PADANG — Menjadi orang kaya yang hobi belanja memang menyenangkan, tapi kalau belanjaannya sampai menguras tabungan satu provinsi, itu lain cerita. Kabar kurang sedap datang dari catatan makroekonomi Ranah Minang. Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat melaporkan bahwa Neraca Perdagangan Sumbar pada periode Mei 2026 mendadak loyo dan menyusut sebesar 77,62 juta dolar AS jika […]

  • Suhu Tembus 35°C Disusul Hujan Deras, Ada Apa dengan Atmosfer Indonesia Saat Ini?

    Suhu Tembus 35°C Disusul Hujan Deras, Ada Apa dengan Atmosfer Indonesia Saat Ini?

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 46
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk mempertebal kewaspadaan selama sepekan ke depan, terhitung sejak 26 Mei hingga 1 Juni 2026. Meskipun sebagian besar wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau dan masa peralihan (pancaroba), interaksi fenomena atmosfer justru memicu potensi cuaca ekstrem di sejumlah daerah. Sebelumnya, pada periode 21–24 Mei, masyarakat […]

expand_less