BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » NASIONAL » Suhu Tembus 35°C Disusul Hujan Deras, Ada Apa dengan Atmosfer Indonesia Saat Ini?

Suhu Tembus 35°C Disusul Hujan Deras, Ada Apa dengan Atmosfer Indonesia Saat Ini?

  • account_circle Yelki
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • print Cetak

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk mempertebal kewaspadaan selama sepekan ke depan, terhitung sejak 26 Mei hingga 1 Juni 2026. Meskipun sebagian besar wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau dan masa peralihan (pancaroba), interaksi fenomena atmosfer justru memicu potensi cuaca ekstrem di sejumlah daerah.

Sebelumnya, pada periode 21–24 Mei, masyarakat di wilayah Aceh, Riau, Bali, Kalimantan, Sulawesi Tengah, Papua Barat, hingga Jawa Timur merasakan suhu udara maksimum yang cukup menyengat hingga melampaui 35,0°C. Minimnya tutupan awan dari pagi hingga siang hari memicu pemanasan permukaan bumi secara intens.

Namun, panas ekstrem ini justru menjadi bumerang. Pada wilayah yang berada dalam masa peralihan, akumulasi panas tersebut memicu ketidakstabilan atmosfer yang kuat, sehingga membentuk awan-awan hujan secara mendadak pada sore dan malam hari. Terbukti, curah hujan dengan intensitas sangat lebat sempat mengguyur Kalimantan Barat (129,5 mm/hari) dan DKI Jakarta (102,4 mm/hari).

Ancaman Bibit Siklon 99W dan Gelombang Atmosfer

BMKG menjelaskan bahwa dinamika cuaca sepekan ke depan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor lokal. Berdasarkan analisis indikator iklim global, saat ini terdeteksi indikasi kondisi El Niño di Samudra Pasifik. Meski demikian, pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian utara justru sedang meningkat akibat beberapa fenomena regional yang aktif bersamaan.

Saat ini, Bibit Siklon Tropis 99W terpantau sedang terbentuk di Samudra Pasifik utara Papua Nugini. Sistem ini menciptakan daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang membentang dari Papua Barat hingga Teluk Cendrawasih. Selain itu, sirkulasi siklonik juga diprediksi muncul di Perairan barat Sumatra Barat, Samudra Hindia barat daya Banten, dan Laut Sulu.

Kondisi tersebut diperparah oleh aktifnya gelombang atmosfer lintas ekuator, seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) yang bergerak menuju fase 6 (Pasifik Barat), serta Gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial. Kombinasi fenomena ini menyuplai uap air dalam jumlah besar, yang siap memicu hujan lebat di wilayah-wilayah yang dilaluinya.

Daftar Wilayah Siaga dan Potensi Angin Kencang

BMKG membagi proyeksi cuaca dalam dua periode terhitung dari akhir Mei hingga awal Juni:

1. Periode 26 – 28 Mei 2026

  • Status SIAGA (Hujan Lebat – Sangat Lebat): Kalimantan Utara, Maluku Utara, dan Papua Pegunungan.

  • Potensi Angin Kencang: Aceh, Jawa Timur, Kalimantan Timur, NTB, NTT, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Selatan.

  • Hujan intensitas sedang hingga lebat secara umum juga berpotensi merata dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.

2. Periode 29 Mei – 1 Juni 2026

  • Status SIAGA (Hujan Lebat – Sangat Lebat): Papua Pegunungan.

  • Potensi Angin Kencang: Aceh, Sumatra Utara, Riau, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Selatan.

Imbauan Penting BMKG untuk Masyarakat

Merespons kondisi cuaca yang “mendua”—panas terik di siang hari namun berpotensi badai di malam hari—BMKG mengeluarkan dua poin imbauan penting bagi publik:

  1. Antisipasi Cuaca Panas: Gunakan pelindung atau tabir surya (sunscreen) saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari, serta jaga kecukupan cairan tubuh agar terhindar dari dehidrasi dan kelelahan.

  2. Kewaspadaan Bencana Hidrometeorologi: Waspadai potensi banjir, genangan, pohon tumbang, baliho roboh, hingga sambaran petir. Pengendara motor diminta berhati-hati terhadap jarak pandang dan angin kencang. Hindari berteduh di bawah pohon atau papan reklame yang rapuh.

Masyarakat diimbau untuk terus memperbarui informasi cuaca secara berkala sebelum merencanakan perjalanan atau aktivitas luar ruang melalui aplikasi InfoBMKG, situs resmi www.bmkg.go.id, atau akun sosial media @infoBMKG.

  • Penulis: Yelki
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modus Menumpang Berujung Maling Uang, Pemuda Asal Asahan Ditangkap Polres Sijunjung

    Modus Menumpang Berujung Maling Uang, Pemuda Asal Asahan Ditangkap Polres Sijunjung

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 57
    • 0Komentar

    SIJUNJUNG — Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Opsnal Satreskrim Polres Sijunjung berhasil membuktikan bahwa pelarian seorang pencuri amatir tidak akan pernah lebih cepat dari kepakan sayap hukum. Pemuda berinisial A (21), warga Sumatra Utara yang tampaknya salah mengartikan arti “menumpang hidup,” sukses diringkus polisi dalam waktu kurang dari 1×24 jam setelah nekat menguras tabungan pemilik rumah […]

  • Pengepul Sawit Nakal Bikin Jalur Penghubung Sasak Simpang Empat Rusak Parah

    Pengepul Sawit Nakal Bikin Jalur Penghubung Sasak Simpang Empat Rusak Parah

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 43
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Anda pencinta olahraga ekstrem atau rindu sensasi naik roller coaster tanpa perlu bayar tiket mahal ke Dufan? Silakan datang dan uji nyali di jalur penghubung Sasak menuju Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat. Sepanjang 20 kilometer, Anda akan disuguhi pemandangan infrastruktur estetik berupa jalanan bergelombang, retak-retak puitis, hingga lubang menganga yang siap menjemput […]

  • Koperasi Merah Putih Mulai Beroperasi di Ratusan Nagari Sumatera Barat

    Koperasi Merah Putih Mulai Beroperasi di Ratusan Nagari Sumatera Barat

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 28
    • 0Komentar

    PADANG — Bermimpi memiliki ekonomi kerakyatan yang kokoh di tingkat desa memang indah, seindah bayangan mendapat warisan mendadak. Di provinsi Sumatera Barat, mimpi itu sedang coba diwujudkan lewat pembentukan koperasi massal. Kabar terbarunya, sebanyak 135 Kopdes (Koperasi Desa) yang tergabung dalam jaringan Koperasi Merah Putih di wilayah Sumbar dilaporkan sudah resmi mulai beroperasi hingga awal […]

  • Bisnis Adu Domba: Bagaimana Oknum Kreator Memanen Rupiah dari Sentimen Negatif Pemda

    Bisnis Adu Domba: Bagaimana Oknum Kreator Memanen Rupiah dari Sentimen Negatif Pemda

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 120
    • 0Komentar

    JAKARTA — Di era transformasi digital yang kian masif, media sosial telah menjelma menjadi panggung terbuka tanpa sekat. Siapa saja kini memiliki kebebasan penuh untuk memproduksi informasi dan membangun narasi. Namun, kebebasan yang sejatinya menjadi pilar demokrasi ini kian hari kian ternoda. Hal ini dipicu oleh aksi segelintir oknum konten kreator yang diduga kuat sengaja […]

  • Siklus Berbahaya Judi Online: Kenapa “Hampir Menang” Justru Bikin Candu?

    Siklus Berbahaya Judi Online: Kenapa “Hampir Menang” Justru Bikin Candu?

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 64
    • 0Komentar

    OPINI – Perjudian online (judol) telah menjadi fenomena digital yang kian meresahkan. Meskipun banyak cerita tentang pemain yang bangkrut, kehilangan pekerjaan, hingga terjerat kasus hukum, jumlah pemain judi online tampaknya tidak pernah surut. Pertanyaan besar yang sering muncul adalah: Kenapa para pemain judi online sangat susah untuk berhenti? Fenomena ini bukan sekadar masalah “kurang kontrol […]

  • Sindiran Halus Bupati Yulianto: ASN Harus Jadi Teladan Bayar Pajak Kendaraan

    Sindiran Halus Bupati Yulianto: ASN Harus Jadi Teladan Bayar Pajak Kendaraan

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 55
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Jika Anda mengira tugas Aparatur Sipil Negara (ASN) hanya duduk manis di balik meja dan melayani masyarakat, Bupati Pasaman Barat, Yulianto, baru saja menambahkan satu tugas suci baru: menjadi model peraga kepatuhan pajak kendaraan. Pada Rabu (24/6), Aula Kantor Bupati Pasaman Barat mendadak riuh. Bukan karena ada pembagian takjil gratis, melainkan karena […]

expand_less