BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » NASIONAL » Dampak Blackout Sumatera: 4 Warga Tewas Akibat Keracunan Asap Genset di Sumut dan Sumbar

Dampak Blackout Sumatera: 4 Warga Tewas Akibat Keracunan Asap Genset di Sumut dan Sumbar

  • account_circle Endri Caniago
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • print Cetak

SUMATERA — Pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera sejak Jumat (22/5) berujung tragis. Sebanyak tujuh warga dilaporkan menjadi korban dalam dua insiden terpisah di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar).

Dari total tersebut, empat orang dinyatakan meninggal dunia, sementara tiga lainnya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat keracunan gas karbon monoksida dari mesin genset.

Dua Karyawan Toko Ponsel Tewas di Batubara, Sumut

Di Kabupaten Batubara, Sumut, dua karyawan toko aksesoris ponsel ditemukan meninggal dunia di dalam rumah toko (ruko) pada Sabtu (23/5). Keduanya diduga kuat menghirup asap beracun dari mesin genset yang dioperasikan saat pemadaman listrik berlangsung.

Kapolsek Air Putih, AKP Rahmat R Hutagaol, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi di ruko Indrapura ACC, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara. Kejadian pertama kali diketahui sekitar pukul 12.30 WIB oleh rekan kerja korban yang hendak membuka toko. karena ruko terkunci rapat tanpa respons, pintu akhirnya dibuka paksa dengan bantuan warga.

“Setelah pintu berhasil dibuka, empat orang ditemukan berada di dalam kamar. Dua korban ditemukan sudah meninggal dunia, sementara dua lainnya dalam kondisi pingsan,” ujar AKP Rahmat, Minggu (24/5).

Korban meninggal diidentifikasi berinisial RR (24) dan AA (22). Sedangkan dua korban selamat, M (22) dan DCA (17), langsung dilarikan ke RSUD Bidadari untuk penanganan medis. Dugaan awal kepolisian mengarah pada keracunan asap genset, dan penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan.

Niat Isi Daya Ponsel, Dua Remaja di Sumbar Meninggal di Masjid

Tragedi serupa terjadi di Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumbar. Dua orang remaja berstatus pelajar, GA (15) dan HAK (15), meninggal dunia, sementara rekan mereka, H (16), berada dalam kondisi kritis setelah menghirup gas karbon monoksida dari genset masjid.

Peristiwa bermula pada Jumat (22/5) malam saat pemadaman listrik melanda. Sekelompok remaja meminta izin menyalakan genset di ruang sekretariat masjid untuk mengisi daya baterai (charging) ponsel mereka.

Kapolsek X Koto, Iptu Martheriko, menjelaskan bahwa tiga remaja tersebut kemudian memutuskan untuk tidur di kamar belakang masjid dengan kondisi pintu tertutup rapat.

“Mesin genset dinyalakan di ruang tertutup tanpa ventilasi. Gas karbon monoksida tidak berbau dan tidak berwarna, sehingga korban tidak menyadari bahayanya,” jelas Martheriko, Sabtu (23/5).

Ketiga korban baru ditemukan tidak sadarkan diri pada Sabtu pagi pukul 05.30 WIB oleh salah satu orang tua korban. Seluruh korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Yarsi Padang Panjang.

Bahaya Laten di Balik Pemadaman Listrik

Pemadaman listrik massal yang terjadi sejak Jumat (22/5) ini diketahui telah melumpuhkan berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari sektor rumah tangga hingga fasilitas publik.

Namun, penggunaan genset sebagai alternatif listrik tanpa memperhatikan sirkulasi udara yang baik justru menjadi mesin pembunuh senyap (silent killer) karena menghasilkan gas karbon monoksida (CO) yang mematikan jika terhirup di ruang tertutup.

  • Penulis: Endri Caniago
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pasaman Barat Matangkan Persiapan Pilwana Serentak Berbasis Elektronik 2026

    Pemkab Pasaman Barat Matangkan Persiapan Pilwana Serentak Berbasis Elektronik 2026

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 16
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) tampaknya sedang bersiap melakukan lompatan teknologi yang cukup ambisius. Menolak kuno dengan urusan tusuk-menutusuk kertas, Pemkab Pasbar resmi mematangkan rencana Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026 menggunakan sistem e-voting alias pencet layar digital. Demi menyukseskan pesta demokrasi tingkat desa yang super modern ini, sebuah rapat teknis darurat […]

  • Pasaman Barat Kembali Usulkan Tambahan Alokasi Dana Rehabilitasi Lahan Persawahan Terdampak Bencana

    Pasaman Barat Kembali Usulkan Tambahan Alokasi Dana Rehabilitasi Lahan Persawahan Terdampak Bencana

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 77
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Provinsi Sumatera Barat kembali mengusulkan tambahan alokasi dana rehabilitasi lahan persawahan yang terdampak bencana alam ke Kementerian Pertanian. Sebelumnya, usulan yang pertama seluas 172 hektare telah dialokasikan ke petani secara swakelola melalui kelompok tani dan sudah masuk tahap proses kontrak. Bupati Pasaman Barat, Yulianto mengatakan usulan tersebut sudah […]

  • Amerika Langgar Komitmen, Iran Tutup Akses Maritim Strategis Selat Hormuz

    Amerika Langgar Komitmen, Iran Tutup Akses Maritim Strategis Selat Hormuz

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 21
    • 0Komentar

    TEHERAN — Situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah Iran mengambil langkah ekstrem dengan menutup jalur laut strategis Selat Hormuz. Jalur perairan yang menjadi urat nadi distribusi minyak dunia tersebut dinyatakan tertutup total bagi seluruh aktivitas lalu lintas kapal. Dilansir dari Reuters, Komando Militer Gabungan Tertinggi Iran mengumumkan keputusan penutupan tersebut pada Sabtu […]

  • Lewat Dana Pokir DPRD Sumbar, Tiga Event Besar Siap Gairahkan Wisata Pasaman Barat

    Lewat Dana Pokir DPRD Sumbar, Tiga Event Besar Siap Gairahkan Wisata Pasaman Barat

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 31
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pemkab Pasbar) bersama Dinas Pariwisata Provinsi Sumatra Barat (Dispar Sumbar) terus mematangkan persiapan rangkaian acara akbar yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 mendatang. Tiga agenda besar, yakni Semarak Pasa Ekraf, Rang Mudo Kreatif Festival, dan Festival Padusi Gandang Lasuang, nantinya akan dipusatkan di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat. […]

  • Praktisi Hukum Soroti Aroma Bisnis Medis Oknum Dokter PNS Pasaman Barat

    Praktisi Hukum Soroti Aroma Bisnis Medis Oknum Dokter PNS Pasaman Barat

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 44
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Ada pemandangan menarik sekaligus menggelitik dalam dinamika pelayanan kesehatan di Kabupaten Pasaman Barat. Perusahaan perkebunan kelapa sawit skala raksasa di daerah ini tampaknya kompak untuk “berpaling muka” dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) milik pemerintah. Institusi berpelat merah ini sukses terasingkan di tanah sendiri, kalah seksi dibanding klinik swasta yang tumbuh subur bak […]

  • Pemkab Pasaman Barat Gelar Nobar Akbar Final Spanyol Vs Argentina

    Pemkab Pasaman Barat Gelar Nobar Akbar Final Spanyol Vs Argentina

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 20
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Puncak pesta sepak bola terakbar di planet bumi akhirnya tiba juga. Untuk menyambut gegap gempita partai pamungkas Piala Dunia 2026, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mengundang seluruh pencinta si kulit bundar untuk hadir dalam acara Nonton Bareng (Nobar) akbar. Agenda seru ini digagas langsung demi memfasilitasi antusiasme tinggi masyarakat yang sudah tidak sabar […]

expand_less