BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » Teater Kominfo, Video Bupati Pasaman Barat Puji Kesbangpol Serasa Nonton Stand-Up Comedy

Teater Kominfo, Video Bupati Pasaman Barat Puji Kesbangpol Serasa Nonton Stand-Up Comedy

  • account_circle Hanny
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • print Cetak

PASAMAN BARAT – Dunia birokrasi kita memang penuh dengan panggung sandiwara yang menggemaskan. Baru-baru ini, jagat maya dihebohkan oleh unggahan video singkat di halaman Facebook Dinas Kominfo Pasaman Barat.

Dalam video tersebut, Bupati Yulianto melemparkan apresiasi setinggi langit kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Sang Bupati memuji apa yang disebutnya sebagai transformasi tata kelola penanganan konflik sosial melalui penguatan deteksi dini, pencegahan, dan penyelesaian konflik secara kolaboratif demi mewujudkan Pasaman Barat yang aman dan kondusif.

Namun, alih-alih mendapat tepuk tangan dari masyarakat, pujian tersebut justru memicu kepulan asap sinisme. Warga dan tokoh masyarakat setempat langsung mengelus dada melihat kemesraan birokrasi yang dinilai tidak menapak bumi ini.

Mereka mengkritik keras bahwa bupati terlalu dini dan terkesan “membabi buta” dalam memuji bawahannya, mengingat fakta di lapangan sama sekali tidak seindah laporan di atas kertas.

Tampaknya, penyakit akut berlogo Asal Bapak Senang (ABS) kembali menunjukkan taringnya di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Pasaman Barat.

Teater Kominfo dan Delusi “Pasaman Barat Adem Ayem”

Bagi warga yang hidup di akar rumput, video apresiasi tersebut terasa seperti tontonan komedi satir. Bagaimana tidak? Ketika video tersebut mengklaim adanya keberhasilan penanganan konflik sosial, masyarakat justru tahu betul bahwa realitanya konflik sosial masih banyak bertebaran dan membara di lapangan.

Celakanya, pujian yang disampaikan Bupati Yulianto dinilai sangat abstrak dan tidak jelas mendasarkan diri pada keberhasilan kasus yang mana.

“Jangan sampai Bupati hanya membaca laporan kosmetik. Di atas kertas semuanya tampak hijau, aman, dan terkendali karena bawahan menganut prinsip Asal Bapak Senang. Padahal kalau mau turun ke lapangan, konflik antar-kepentingan masih membayangi kami,” cetus salah seorang tokoh masyarakat Pasaman Barat dengan nada getir di Simpang Empat.

Kondisi ini menunjukkan adanya jurang pemisah yang lebar antara retorika meja kerja OPD dengan realitas sosial. Ketika sebuah OPD lebih sibuk menyusun narasi penyejuk hati demi menyenangkan atasan, maka fungsi deteksi dini yang digembar-gemborkan sebenarnya telah berubah menjadi “deteksi dini cara menyenangkan hati bos.”

Desakan Seleksi Kepala OPD: Cari yang Berisi Kepala, Bukan yang Bermuka Dua

Berkaca dari riuhnya kritik ini, Bupati Yulianto didesak oleh warga untuk jauh lebih selektif dalam memilih pimpinan instansi di masa depan. Jabatan mentereng hendaknya harus diisi oleh orang-orang yang memiliki kompetensi nyata, visioner, dan memiliki “isi kepala.”

Masyarakat sudah lelah dengan tipe pejabat yang hanya bermodalkan mentalitas Asal Bapak Senang tetapi minim aksi nyata alias zonk saat bekerja.

Pejabat tipe ini biasanya sangat lihai merangkai kata-kata manis di depan kamera Kominfo atau dalam dokumen laporan tahunan, namun mendadak amnesia dan tidak mampu bertindak ketika konflik sosial yang sebenarnya meletus di tengah masyarakat Pasaman Barat.

Evaluasi Setiap Hari Senin: Saatnya Bupati Pegang Penggaris dan Copot Jabatan

Menghadapi laporan “gaya fiksi” ini, tokoh masyarakat meminta ketegasan konkret dari Bupati Yulianto. Evaluasi kinerja bawahan tidak boleh lagi dilakukan setahun sekali sambil lalu, melainkan wajib digelar secara berkala, kalau perlu setiap hari Senin ketika bupati tidak sedang melakukan perjalanan dinas luar daerah.

Langkah ini penting agar bupati bisa langsung melakukan cross-check ke bawah dan menelanjangi laporan di atas kertas yang sengaja dimanipulasi demi memelihara budaya Asal Bapak Senang.

Jika dalam evaluasi tersebut ditemukan kepala OPD yang terbukti tidak mampu bekerja dan hanya menyetor laporan fiktif, jalan keluarnya hanya satu yakni copot dari jabatannya tanpa drama.

Sudah saatnya Pasaman Barat dipimpin oleh kabinet kerja yang jujur pada data, bukan kabinet “pemuas hati” yang menimbun bom waktu sosial.

  • Penulis: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • SUMBAR DARURAT TAMBANG EMAS: Walhi Beri ‘Rapor Merah’ dan Tantang Kapolda Baru!

    SUMBAR DARURAT TAMBANG EMAS: Walhi Beri ‘Rapor Merah’ dan Tantang Kapolda Baru!

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 60
    • 0Komentar

    PADANG – Genderang perang terhadap perusakan lingkungan ditabuh kencang. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Barat secara resmi melayangkan “surat tantangan” terbuka kepada Kapolda Sumbar yang baru, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy. Meski proses serah terima jabatan belum resmi dilakukan, Walhi Sumbar memilih bergerak cepat. Mereka memberikan tumpukan catatan kelam penegakan hukum lingkungan yang dinilai […]

  • AKBP Agung Tribawanto Gerakkan 1.000 Pohon di Pasaman Barat Sejak Januari 2026

    AKBP Agung Tribawanto Gerakkan 1.000 Pohon di Pasaman Barat Sejak Januari 2026

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 30
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Kalau biasanya polisi identik dengan borgol dan tilang, kali ini Polres Pasaman Barat (Pasbar) tampil beda datang ke lokasi bekas tambang bukan membawa surat penangkapan, melainkan membawa bibit pohon. Durian, alpukat, lengkeng, petai, jengkol sungguh daftar yang lebih menggiurkan dari menu restoran Padang manapun. Polres Pasaman Barat menggelar kegiatan penanaman pohon di […]

  • Mitigasi Bencana, Polres Agam Hijaukan Kawasan Terdampak Banjir Bandang di Palembayan

    Mitigasi Bencana, Polres Agam Hijaukan Kawasan Terdampak Banjir Bandang di Palembayan

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadillah
    • visibility 26
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ– Kepolisian Resor (Polres) Agam melakukan penanaman ratusan bibit pohon di kawasan terdampak bencana hidrometeorologi di Sawah Laweh, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Rabu (24/6). Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mitigasi untuk mengurangi potensi terjadinya banjir bandang di wilayah rawan bencana tersebut. “Sebanyak 300 bibit pohon ditanam dalam kegiatan tersebut. Rinciannya meliputi 200 batang pohon […]

  • Hadapi Porprov Sumbar XVI, KONI Pasaman Barat Gelar Rapat Strategis Dengan Dispora

    Hadapi Porprov Sumbar XVI, KONI Pasaman Barat Gelar Rapat Strategis Dengan Dispora

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pasaman Barat mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI Tahun 2026 dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) melalui rapat koordinasi strategis di Kantor Dispora, Selasa (28/4). Pertemuan itu membahas sinkronisasi program, penguatan kesiapan kontingen, serta strategi peningkatan prestasi atlet Pasaman Barat pada ajang tingkat provinsi […]

  • Kisah Sukses Pemuda Tunadaksa Agam Raih Peluang Kerja Di Industri Nasional

    Kisah Sukses Pemuda Tunadaksa Agam Raih Peluang Kerja Di Industri Nasional

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 30
    • 0Komentar

    LUBUK BASUNG — Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatra Barat, menorehkan capaian membanggakan dalam program pemberdayaan kelompok rentan. Dinas Sosial Kabupaten Agam menyatakan seorang penyandang disabilitas asal daerah tersebut, Rori Rafia Dinata, resmi memulai hari pertama kerjanya di PT Sugity Creatives yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat, pada Rabu. “Rori Rafia Dinata, penyandang tunadaksa asal Kecamatan Lubuk […]

  • Bupati Pasaman Barat Tegaskan Sekolah Dilarang Lakukan Pungutan di SPMB 2026

    Bupati Pasaman Barat Tegaskan Sekolah Dilarang Lakukan Pungutan di SPMB 2026

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Irfan Dt Sampono
    • visibility 58
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat resmi meluncurkan program Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2026/2027. Program strategis ini mencakup penerimaan bagi calon murid di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini atau Taman Kanak-Kanak (PAUD/TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di seluruh wilayah Kabupaten Pasaman Barat. Bupati Pasaman Barat, Yulianto […]

expand_less