BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Gerebek Gudang Kampung Manggis Polisi Amankan Tiga Terduga Pemilik Ganja

Gerebek Gudang Kampung Manggis Polisi Amankan Tiga Terduga Pemilik Ganja

  • account_circle Endri Caniago
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • print Cetak

PADANG PANJANG – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Padang Panjang kembali melakukan tindakan penegakan hukum dalam upaya penanganan perkara dugaan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya. Pada Senin (1/6/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB, petugas mengamankan tiga orang pria yang diduga memiliki keterkaitan dengan peredaran narkotika golongan I jenis ganja kering.

Ketiga warga yang diamankan tersebut masing-masing berinisial DD (24), AW (25), dan RF (43). Upaya pengamanan dilakukan oleh petugas di salah satu fasilitas gudang yang berada di kawasan Kelurahan Kampung Manggis, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang.

Kapolres Padang Panjang melalui Kasat Resnarkoba Polres Padang Panjang IPTU Rahmad Deddy, S.H. menjelaskan bahwa penanganan kasus ini berawal dari adanya laporan dan informasi dari masyarakat mengenai dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut.

“Setelah menerima informasi dari masyarakat, personel Satresnarkoba segera melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap para terduga pelaku. Tim kemudian menemukan ketiganya berada di sebuah gudang di kawasan Sungai Andok dan langsung melakukan tindakan pengamanan,” ujar IPTU Rahmad Deddy.

Guna memastikan prosedur hukum berjalan secara akuntabel dan transparan, proses penggeledahan di lokasi kejadian dilakukan dengan dihadiri serta disaksikan langsung oleh tokoh masyarakat dan warga setempat.

Dari hasil pemeriksaan terhadap kendaraan milik salah seorang terduga, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu paket diduga narkotika golongan I jenis ganja kering yang dibungkus plastik bening, dua bungkus kertas papir, satu buah korek api, satu unit sepeda motor, serta satu unit telepon genggam.

Guna kepentingan penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan koridor hukum acara pidana, ketiga pria tersebut beserta seluruh barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Padang Panjang.

Atas dugaan perbuatan tersebut, jalannya perkara ini diproses dengan persangkaan Pasal 114 Ayat (1) dan Pasal 111 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Pihak Satresnarkoba menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing dari potensi peredaran gelap narkotika.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu memberikan informasi. Peran serta masyarakat sangat penting dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan kondusif. Polres Padang Panjang berkomitmen untuk terus menindak tegas setiap bentuk pelanggaran hukum terkait narkotika,” pungkas IPTU Rahmad Deddy.

Saat ini, ketiga pria tersebut masih menjalani rangkaian proses pemeriksaan intensif di tingkat penyidik Satresnarkoba Polres Padang Panjang demi pemenuhan berkas perkara sebelum dilimpahkan ke pihak kejaksaan.

  • Penulis: Endri Caniago
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komitmen Bersama Pemkab Pasaman Barat: Wujudkan SPMB 2026 yang Transparan dan Berkeadilan

    Komitmen Bersama Pemkab Pasaman Barat: Wujudkan SPMB 2026 yang Transparan dan Berkeadilan

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 27
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat secara resmi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus Penandatanganan Komitmen Bersama penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026. Kegiatan strategis ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat pada Rabu (20/5/2026). Acara yang diprakarsai oleh Dinas Pendidikan Pasaman Barat ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah […]

  • 64 Nagari Minim Edukasi Organik, Pasaman Barat Darurat Degradasi Tanah?

    64 Nagari Minim Edukasi Organik, Pasaman Barat Darurat Degradasi Tanah?

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 9
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Sektor pertanian merupakan fondasi utama kehidupan masyarakat di Kabupaten Pasaman Barat. Berdasarkan data terbaru Pemutakhiran Data Perkembangan Desa 2025 (Potensi Desa 2025) yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasaman Barat pada Januari 2026, sebanyak 87 dari 90 nagari di wilayah ini menggantungkan sumber penghasilan utamanya pada sektor pertanian. Namun, di […]

  • Harga Minyak Dunia Mencapai Level Tertinggi Dalam Dua Pekan, Negoisasi Iran-AS Masih Buntu

    Harga Minyak Dunia Mencapai Level Tertinggi Dalam Dua Pekan, Negoisasi Iran-AS Masih Buntu

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – Harga minyak dunia sudah mencapai level tertinggi dalam dua pekan dan naik hampir 3 persen pada akhir perdagangan Senin (27/4/2026) waktu setempat atau Selasa (28/4/2026) pagi WIB. Penguatan terjadi di tengah mandeknya pembicaraan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran serta masih terbatasnya pengiriman energi melalui Selat Hormuz. Mengutip Reuters, harga minyak mentah […]

  • Sumatera Darurat Ekologis: 9 Daerah WALHI Deklarasikan Aliansi Daulat Sumatera untuk Selamatkan Pulau Emas

    Sumatera Darurat Ekologis: 9 Daerah WALHI Deklarasikan Aliansi Daulat Sumatera untuk Selamatkan Pulau Emas

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 31
    • 0Komentar

    PEKANBARU — Krisis ekologis yang melanda Pulau Sumatera dinilai telah mencapai fase kehancuran yang masif dan terstruktur. Menanggapi kondisi darurat ini, sembilan Eksekutif Daerah Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) se-Sumatera secara resmi mendeklarasikan Aliansi Daulat Sumatera (Andalas) dalam konsolidasi regional di Pekanbaru, Senin (25/5/2026). Wadah perjuangan bersama ini dibentuk sebagai respons kolektif atas rusaknya hutan, […]

  • Krisis Guru Modern: Ketika Pendidikan Kehilangan Wibawa demi “Kenyamanan” Digital

    Krisis Guru Modern: Ketika Pendidikan Kehilangan Wibawa demi “Kenyamanan” Digital

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 19
    • 0Komentar

    OPINI – ​Pergeseran paradigma pendidikan dari era konvensional ke era digital kerap diagung-agungkan sebagai sebuah kemajuan linear. Namun, jika dibedah lebih dalam, transformasi peran guru dari masa lalu ke masa kini justru menyisakan ruang hampa yang mengancam esensi dasar dari pendidikan itu sendiri ‘pembentukan karakter dan ketegasan moral. ​Di balik jargon “merdeka belajar” dan modernisasi, […]

  • Tradisi Batagak Kudo-kudo, Bupati Yulianto: Warisan Nenek Moyang dan Benteng Generasi Muda

    Tradisi Batagak Kudo-kudo, Bupati Yulianto: Warisan Nenek Moyang dan Benteng Generasi Muda

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Pesona, SUMBARBIZ – Batagak kudo-kudo adalah tradisi gotong royong masyarakat Minangkabau untuk menegakkan rangka atap (kuda-kuda) rumah, rumah gadang, atau masjid. Tradisi ini dilakukan bersama-sama oleh warga, menyerupai pesta, yang memperkuat nilai silaturahmi, kerja sama, dan persatuan. Seperti hal nya yang dilakukan oleh masyarakat Talu dalam batagak kudo-kudo Masjid Multazam Istana Tuanku Bosa Kabuntaran Talu. […]

expand_less