BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Aktivis LSM Sijunjung Minta Maaf Terkait Berita Tambang Yang Meresahkan Warga

Aktivis LSM Sijunjung Minta Maaf Terkait Berita Tambang Yang Meresahkan Warga

  • account_circle Endri Caniago
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • print Cetak

SIJUNJUNG — Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Sijunjung didatangi oleh sekitar seribuan warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sijunjung pada Minggu (7/6) malam. Aksi massa ini dipicu oleh dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) serta akumulasi keresahan masyarakat terkait pemberitaan aktivitas pertambangan rakyat yang dinilai tidak berimbang.

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 17.40 WIB di Jorong Aur Gading, Nagari Limo Koto, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung. Korban diketahui bernama Jonni, atau yang akrab disapa Joni Mapikor, seorang aktivis yang kerap menyampaikan informasi mengenai aktivitas pertambangan melalui media daring (online) dan media sosial.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa berawal saat Jonni sedang bersilaturahmi ke rumah salah seorang warga setempat. Keberadaan Jonni kemudian diketahui oleh sekelompok masyarakat yang langsung mendatangi lokasi tersebut. Warga menyatakan keberatan atas berbagai publikasi mengenai aktivitas pertambangan di Kabupaten Sijunjung yang dinilai sepihak dan menyudutkan para penambang lokal.

Situasi di lokasi kemudian memanas hingga berujung pada dugaan tindakan penganiayaan terhadap korban. Tidak hanya itu, satu unit mobil Toyota Rush berwarna putih milik korban juga dilaporkan mengalami perusakan. Informasi yang berkembang di tengah masyarakat mengonfirmasi bahwa insiden ini merupakan puncak dari keresahan warga yang menggantungkan hidup pada sektor pertambangan rakyat.

Mendapat laporan insiden tersebut, personel Polres Sijunjung bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan korban guna mencegah eskalasi massa. Korban langsung dievakuasi ke Mapolres Sijunjung demi mendapatkan perlindungan keamanan serta penanganan medis dan hukum lebih lanjut.

Namun, sekitar pukul 18.00 WIB, gelombang massa yang berasal dari Kecamatan Koto VII, IV Nagari, Sijunjung, Kupitan, dan Tanjung Gadang mulai bergerak dan mendatangi Mapolres Sijunjung. Massa bermaksud menyampaikan aspirasi dan menuntut klarifikasi atas pemberitaan yang dianggap tidak sesuai dengan fakta lapangan serta merugikan mata pencaharian mereka.

Kapolres Sijunjung, AKBP Willian Harbensyah, S.I.K., M.H., didampingi jajaran pejabat utama Polres Sijunjung, langsung menyambut kedatangan warga dan mengundang sejumlah perwakilan untuk berdialog secara kepala dingin. Dalam forum tersebut, perwakilan warga mendesak agar informasi tidak akurat terkait pertambangan di Sijunjung segera ditinjau ulang dan diklarifikasi.

Pihak kepolisian kemudian memfasilitasi mediasi langsung antara perwakilan masyarakat dan Jonni. Melalui dialog tersebut, kedua belah pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan masing-masing.

Dalam kesempatan itu, Jonni menyampaikan permohonan maaf secara terbuka apabila informasi yang disebarluaskannya selama ini memicu keresahan atau menyinggung perasaan masyarakat. Ia juga menyatakan kesediaannya untuk menerbitkan klarifikasi atas informasi yang menjadi poin keberatan warga.

Terkait insiden fisik yang terjadi, Jonni selaku korban bersama perwakilan masyarakat Kecamatan Koto VII—yang dihadiri oleh Wali Nagari Limo Koto, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Limo Koto, Kepala Jorong Aur Gading, dan Kepala Jorong Batu Gandang—sepakat untuk menyelesaikan perkara ini melalui jalur musyawarah dan kekeluargaan. Langkah ini diambil demi menjaga kondusivitas serta hubungan baik antarwarga.

Sementara itu, Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah menegaskan bahwa pihak kepolisian memahami seluruh aspirasi masyarakat, namun ia mengingatkan agar seluruh aktivitas di lapangan tetap harus bersandar pada ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres juga berjanji akan menjembatani komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah daerah serta instansi terkait mengenai masa depan regulasi pertambangan rakyat.

Setelah mendapatkan penjelasan komprehensif dari Kapolres dan menyepakati hasil mediasi, massa dapat menerima keputusan tersebut dengan lapang dada. Sekitar pukul 23.15 WIB, ribuan warga membubarkan diri secara tertib. Situasi di lingkungan Mapolres Sijunjung dilaporkan kembali aman, aman, dan kondusif.

  • Penulis: Endri Caniago
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringati HUT Bhayangkara, Polres Agam Tabur Kepedulian ke Purnawirawan

    Peringati HUT Bhayangkara, Polres Agam Tabur Kepedulian ke Purnawirawan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Fadillah
    • visibility 14
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ– Polres Agam, menggelar bhakti sosial dengan anjangsana sekaligus menyalurkan sejumlah paket sembako pada 10 purnawirawan Polri di wilayah hukum setempat, Senin (15/6/26). Kegiatan tersebut dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangakara ke 80. Kapolres Agam, AKBP Muari mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud penghargaan serta apresiasi institusi atas pengabdian para senior selama masih aktif mengabdi di korps […]

  • Bukan Kampung Kemarin Sore, Oedjoeng Gading Ternyata Sudah Eksis Sejak Era Pelabuhan Purba!

    Bukan Kampung Kemarin Sore, Oedjoeng Gading Ternyata Sudah Eksis Sejak Era Pelabuhan Purba!

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 30
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Nama Oedjoeng Gading atau Ujung Gading bukanlah nama kampung kemarin sore. Jauh sebelum nama Air Bangis dikenal luas dalam catatan kolonial, Oedjoeng Gading telah berdiri sebagai wilayah pemukiman kuno yang strategis. Berdasarkan analisis peta morpologi dan dokumen navigasi laut tempo doeloe, wilayah ini memiliki sejarah panjang yang membuktikan posisinya sebagai salah satu […]

  • Estafet Kepemimpinan, Abd Hamid Resmi Jabat Ketua Harian MD KAHMI Pasaman Barat

    Estafet Kepemimpinan, Abd Hamid Resmi Jabat Ketua Harian MD KAHMI Pasaman Barat

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Pasaman Barat, SUMBARBIZ — Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Pasaman Barat secara resmi melakukan penyegaran struktur organisasi. Jabatan Ketua Harian kini resmi diemban oleh Abd Hamid, S.H, M.H. untuk masa bakti periode 2025–2026. Prosesi serah terima jabatan tersebut berlangsung khidmat di Kabupaten Pasaman Barat pada Rabu (13/05/2026). Abd Hamid menerima estafet […]

  • Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.743.000 per Gram pada Senin Pagi

    Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.743.000 per Gram pada Senin Pagi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang dipantau dari laman Logam Mulia, Jakarta, pada Senin (8/6/2026) pukul 08.37 WIB, tercatat mengalami kenaikan sebesar Rp5.000,00. Nilai tersebut mengubah posisi harga emas Antam menjadi Rp2.743.000,00 per gram dari yang sebelumnya berada di angka Rp2.738.000,00 per gram. Selaras dengan harga jual, harga beli kembali […]

  • Sumatera Barat Ditargetkan Pengembangan Jagung Menjadi 4.000 Hektare

    Sumatera Barat Ditargetkan Pengembangan Jagung Menjadi 4.000 Hektare

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Pesisir Selatan, SUMBARBIZ – Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, menyebut pengembangan jagung di Sumatera Barat ditargetkan meningkat menjadi 4.000 hektare pada 2026. ‎Target tersebut naik dibanding realisasi tahun 2025 yang telah mencapai 3.000 hektare. ‎Hal itu disampaikannya saat meninjau langsung pelaksanaan program swasembada jagung di Kabupaten Pesisir Selatan, Minggu (3/5/2026). Menurutnya, peningkatan luas […]

  • Sering Gelisah dan Rezeki Tersendat? Coba Evaluasi Kualitas Salat Anda

    Sering Gelisah dan Rezeki Tersendat? Coba Evaluasi Kualitas Salat Anda

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Said Khairil Ibad
    • visibility 25
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA – Jalannya kehidupan sering kali terasa berat dan sarat akan ujian. Mulai dari kegelisahan hati yang datang tanpa sebab, rumitnya problematika keluarga, tersendatnya roda rezeki, hingga urusan pekerjaan yang tak kunjung menemui titik terang. Namun bagi umat Islam, solusi dari segala benang kusut kehidupan sebenarnya berada sangat dekat, bahkan lebih dekat dari urat leher, […]

expand_less