Potongan Harga Fantastis, Samsung Galaxy S26 Ultra Kini Lebih Murah Rp6,5 Juta
- account_circle Bangun S
- calendar_month 8 jam yang lalu
- print Cetak

Galaxy S26 Ultra merupakan ponsel terbaik masa kini
JAKARTA – Pasar gawai kelas premium (flagship) kembali digairahkan oleh langkah agresif dari produsen teknologi asal Korea Selatan, Samsung. Melalui platform penjualan resminya, ponsel pintar yang digadang-gadang sebagai salah satu perangkat Android terbaik saat ini, Samsung Galaxy S26 Ultra, mengalami penurunan harga yang sangat signifikan hingga mencapai 31 persen dari harga normalnya.
Perangkat yang semula dibanderol dengan harga normal senilai $1.299,99 (atau setara dengan Rp21.189.000,00) kini dapat dibawa pulang konsumen dengan harga promosi sebesar $899,99 (setara Rp14.669.000,00).
Kebijakan pemotongan harga ini memberikan efisiensi atau penghematan anggaran belanja konsumen hingga $400,00 atau berkisar pada angka Rp6.520.000,00.
Mekanisme penawaran khusus ini dapat diakses oleh konsumen yang melakukan transaksi pembelian langsung melalui situs web resmi Samsung.
Nilai potongan harga dasar yang semula hanya sebesar $250,00 (setara Rp4.075.000,00) dapat ditingkatkan secara instan menjadi $400,00. Syaratnya, konsumen wajib memilih metode pembayaran elektronik PayPal dan memasukkan kode khusus saat melakukan proses pelunasan.
“Dengan memasukkan kode promo ‘PAYPAL150’ pada kolom pembayaran saat menggunakan metode PayPal, konsumen secara otomatis berhak mendapatkan total potongan harga maksimal senilai $400,” tulis pengumuman resmi pada laman belanja tersebut.
Tidak hanya memberikan stimulus berupa potongan harga langsung pada unit ponsel, pihak Samsung juga memberikan insentif tambahan guna memanjakan para konsumennya.
Setiap transaksi yang berhasil menggunakan kode promosi tersebut akan mendapatkan kredit toko gratis (store credit) senilai $100,00 (setara Rp1.630.000,00).
Kredit toko gratis ini dapat langsung digunakan oleh konsumen untuk membeli berbagai aksesori penunjang pilihan dari ekosistem Samsung, seperti penyuara telinga nirkabel (earbuds), pelindung gawai (casing), maupun pengisi daya cepat (fast charger). Langkah ini dinilai sebagai strategi pemasaran yang jitu untuk meningkatkan volume penjualan lini flagship pada pertengahan tahun 2026 ini.
- Penulis: Bangun S
- Editor: Khairil
