Mitigasi Bencana, Polres Agam Hijaukan Kawasan Terdampak Banjir Bandang di Palembayan
- account_circle Muhammad Fadillah
- calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
- print Cetak

SUMBARBIZ– Kepolisian Resor (Polres) Agam melakukan penanaman ratusan bibit pohon di kawasan terdampak bencana hidrometeorologi di Sawah Laweh, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Rabu (24/6). Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mitigasi untuk mengurangi potensi terjadinya banjir bandang di wilayah rawan bencana tersebut.
“Sebanyak 300 bibit pohon ditanam dalam kegiatan tersebut. Rinciannya meliputi 200 batang pohon mahoni, 50 batang pohon durian, serta 50 batang pohon alpukat. Diharapkan dapat berkontribusi terhadap pemulihan kondisi lingkungan di kawasan terdampak,” ungkap Kapolres Agam, AKBP Muari.
Menurut Kapolres, kegiatan penghijauan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan, tetapi juga dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
Selain itu, kegiatan ini sekaligus dimanfaatkan untuk meninjau kembali kondisi lokasi bencana serta memastikan berbagai program penanganan dan pemulihan yang telah direncanakan pemerintah berjalan sebagaimana mestinya.
Ia menegaskan bahwa pemantauan di lapangan menjadi penting untuk memastikan efektifitas pelaksanaan program penanggulangan bencana di wilayah tersebut. Dengan itu, setiap rencana yang telah disusun dapat benar-benar terealisasi sesuai tujuan.
Lebih lanjut, ia berharap bibit pohon yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik dan berfungsi optimal dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Keberadaan pohon tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya serap air tanah sehingga dapat membantu mengurangi risiko erosi di masa akan datang.
“Melalui penanaman ini, kita berharap dampak bencana dapat ditekan dan risiko kejadian serupa bisa diminimalisir,” ujarnya.
Sebelumnya, kawasan Sawah Laweh di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, tercatat sebagai salah satu wilayah yang paling parah terdampak bencana banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025.
“Bencana tersebut juga melanda wilayah Subarang Aia dan Simpang Aia Tanjung di Nagari Salareh Aia Timur,” terang Kapolres.
Peristiwa banjir bandang itu menyebabkan jatuhnya korban jiwa dalam jumlah besar, yakni sekitar 300 orang, serta mengakibatkan ratusan rumah warga mengalami kerusakan.
“Hal itu tersebut dipicu oleh meluapnya aliran Sungai Batang Nangang yang tidak mampu menampung debit air akibat curah hujan tinggi,” sebutnya.
AKBP Muari mengatakan, kegiatan penghijauan tersebut, juga merupakan bagian dari pihaknya untuk memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Penanaman pohon ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, jajaran pejabat utama Polres Agam dan OPD terkait.
- Penulis: Muhammad Fadillah
