Bank Indonesia dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah Pasaman Barat
- account_circle Irfansyah P
- calendar_month 15 jam yang lalu
- print Cetak

Gerakan panga murah (gambar AI)
Pasaman Barat – Bank Indonesia bersama Perum Bulog kembali menghadirkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Pasaman Barat sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.
Program tersebut akan digelar di dua lokasi berbeda, yakni Pasar Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, pada Selasa, 17 Juni 2026 mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, serta Pasar Kapar, Kecamatan Luhak Nan Duo, pada Rabu, 18 Juni 2026 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Dalam kegiatan ini, masyarakat dapat membeli beras dengan harga subsidi sebesar Rp60.000 per 5 kilogram. Program tersebut diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga di tengah dinamika harga bahan pokok yang masih berfluktuasi.
Selain mendapatkan beras dengan harga lebih terjangkau, masyarakat yang melakukan pembelian juga akan memperoleh souvenir edukasi kebanksentralan dari Bank Indonesia. Souvenir tersebut berupa kebutuhan pokok seperti bawang merah, minyak goreng, dan cabai merah yang diberikan selama persediaan masih tersedia.
Panitia menetapkan kuota pembelian terbatas, yakni satu orang hanya diperbolehkan membeli satu paket beras. Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan distribusi bantuan pangan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah sinergis antara Bank Indonesia, Bulog, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menjaga keterjangkauan harga pangan serta mengendalikan inflasi daerah. Melalui program ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh akses pangan yang lebih mudah dan terjangkau.
Masyarakat Pasaman Barat diimbau untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan datang langsung ke lokasi sesuai jadwal yang telah ditentukan. Mengingat kuota yang tersedia terbatas, warga disarankan hadir lebih awal agar dapat memperoleh paket beras dan souvenir yang telah disiapkan penyelenggara.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga stabilitas ekonomi melalui pengendalian inflasi dan ketersediaan bahan pangan pokok.
- Penulis: Irfansyah P
