BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » PASAMAN BARAT » Kekerasan Perempuan dan Anak Pasbar 2026 Capai 42 Kasus, DPPKBP3A Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Kekerasan Perempuan dan Anak Pasbar 2026 Capai 42 Kasus, DPPKBP3A Perkuat Sinergi Lintas Sektor

  • account_circle Irfansyah P
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • print Cetak

PASAMAN BARAT — Angka 42 bukan nomor togel, bukan pula jumlah kursi di aula. Itu adalah jumlah kasus kekerasan perempuan dan anak di Pasaman Barat yang sudah ditangani UPTD PPA Pasaman Barat sejak awal tahun 2026 hingga Juni ini. Angka yang cukup untuk membuat dahi berkerut dan hati tergerak bertindak lebih serius.

Merespons kondisi tersebut, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Pasaman Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, termasuk TPPO, Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), serta perkawinan anak, di Aula Kantor Bupati, Kamis (26/6). Forum ini bukan sekadar seremonial—ini adalah deklarasi perang terhadap kekerasan yang menyasar kelompok paling rentan.

Satu Meja, Banyak Pihak, Satu Tujuan

Rakor pencegahan kekerasan Pasbar ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor dalam satu meja besar. Hadir antara lain Pengadilan Agama Talu, KUA, Polres Pasbar, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Korwilcam Disdik se-Pasbar, perwakilan madrasah dan pondok pesantren, hingga Ketua PATBM dari 90 nagari se-Pasaman Barat. Lengkap betul—tinggal warganya yang harus ikut bergerak.

Asisten Administrasi Umum Setda Pasbar, Harnina Syahputri, mewakili Bupati, membuka acara dengan menegaskan pentingnya kesamaan persepsi antarlembaga.

“Kekerasan terhadap perempuan dan anak, TPPO, ABH, hingga perkawinan anak merupakan tantangan bersama yang perlu keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Harnina juga menekankan bahwa keluarga adalah benteng pertama dan utama dalam pengasuhan anak. Kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, lembaga keagamaan, organisasi masyarakat, hingga dunia usaha menjadi kunci membangun lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak di Pasaman Barat.

P2TP2A: Lebih dari Sekadar Tempat Mengadu

Ketua P2TP2A Pasaman Barat, Sifrowati Yulianto, menegaskan peran strategis lembaganya yang jauh melampaui fungsi “tempat melapor.”

“Keberadaan P2TP2A sangat penting dalam memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan. Selain penanganan kasus, P2TP2A juga berperan dalam kegiatan pencegahan melalui sosialisasi, edukasi, dan peningkatan kesadaran masyarakat,” jelas Sifrowati.

Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak diam ketika menyaksikan atau mengetahui adanya kasus kekerasan. “Silakan laporkan ke P2TP2A jika melihat kekerasan terhadap perempuan dan anak,” tegasnya—tanpa perlu takut, tanpa perlu ragu.

Waspada Pengaruh Gawai pada Anak

Sifrowati juga menyinggung ancaman yang kini hadir di genggaman tangan: gawai. Orang tua diminta lebih waspada terhadap pengaruh media digital pada anak, sejalan dengan semangat Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak.

“Harapan kami, orang tua lebih waspada terhadap anak akibat pengaruh media ponsel. Mari kita sukseskan PP Nomor 17 Tahun 2025,” ajaknya. Karena di era sekarang, ancaman bagi anak tidak melulu datang dari luar rumah—bisa juga dari layar yang ada di dalam kamar.

42 Kasus Jadi Alarm Keras

Kepala DPPKBP3A Pasbar, Armen, mengungkapkan data yang tidak bisa diabaikan: sepanjang 2026, UPTD PPA Kabupaten Pasaman Barat telah menangani 42 kasus kekerasan perempuan dan anak. Data ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk membangunkan semua pihak bahwa pencegahan kekerasan anak di Pasaman Barat harus terus diperkuat secara terpadu.

“Data ini jadi perhatian bersama. Upaya pencegahan, edukasi, serta penanganan kasus secara terpadu harus terus diperkuat,” katanya lugas.

Rakor menghadirkan tiga narasumber kompeten: Mohamad Mu’min (Kepala Pengadilan Agama Talu), Thomas Febria (Kepala Kantor Kemenag Pasbar), dan Ipda Admi Pandowita (Kanit PPA Polres Pasbar).

MoU: Komitmen yang Ditandatangani, Bukan Sekadar Diucapkan

Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak oleh sejumlah instansi terkait. MoU perlindungan perempuan dan anak Pasbar ini menjadi simbol bahwa komitmen lintas sektor bukan hanya tersimpan dalam pidato—melainkan tertuang dalam dokumen resmi yang mengikat dan wajib dijalankan.

Dengan sinergi yang semakin kuat antara DPPKBP3A Pasaman Barat, P2TP2A Pasbar, aparat penegak hukum, lembaga agama, dan elemen masyarakat, diharapkan angka kasus kekerasan perempuan dan anak di Pasaman Barat dapat ditekan secara signifikan di masa mendatang.***

  • Penulis: Irfansyah P

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak Pemeriksaan Kejari, 449 Petani KUD Rantau Pasaman Mengeluh Lahan PSR Terbengkalai

    Dampak Pemeriksaan Kejari, 449 Petani KUD Rantau Pasaman Mengeluh Lahan PSR Terbengkalai

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 58
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Ratusan petani kecil yang tergabung dalam Koperasi Unit Desa (KUD) Rantau Pasaman mengaku mengalami kerugian materiil dan psikologis akibat mencuatnya kasus dugaan korupsi dalam program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Proses penyelidikan yang saat ini berjalan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasaman Barat dinilai mengganggu fokus kerja petani dan menghambat kelanjutan program di lapangan. […]

  • Krisis Visa Piala Dunia Menimpa Skuad Afrika Selatan Dan Tim Nasional Iran

    Krisis Visa Piala Dunia Menimpa Skuad Afrika Selatan Dan Tim Nasional Iran

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Bangun S
    • visibility 70
    • 0Komentar

    JOHANNESBURG – Gelombang antusiasme publik Afrika Selatan mendadak berubah menjadi kekecewaan. Skuad tim nasional sepak bola putra, Bafana Bafana, terpaksa menunda keberangkatan mereka menuju Meksiko untuk melakoni laga pembuka Piala Dunia FIFA yang menyisakan waktu 11 hari lagi. Asosiasi Sepak Bola Afrika Selatan (SAFA) mengonfirmasi bahwa penundaan ini dipicu oleh kendala administrasi dalam pengurusan visa […]

  • Update Harga Emas Perhiasan Rabu Siang Alami Penurunan Cukup Tajam

    Update Harga Emas Perhiasan Rabu Siang Alami Penurunan Cukup Tajam

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Adi Putra
    • visibility 41
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tren pergerakan harga logam mulia domestik menunjukkan koreksi tajam pada pertengahan pekan ini. Harga emas perhiasan terpantau kompak ambrol di tiga jaringan ritel dan platform utama, yakni Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas (CMK Group) pada Rabu siang, 10 Juni 2026. Penurunan yang terjadi secara serentak ini mencakup hampir seluruh kadar […]

  • Terekam CCTV Buang Jasad dari Atas Tol BORR, Pelarian Pelaku Pembunuhan Anggi Auliya Berakhir Tragis!

    Terekam CCTV Buang Jasad dari Atas Tol BORR, Pelarian Pelaku Pembunuhan Anggi Auliya Berakhir Tragis!

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BOGOR – Aksi kejar-kejaran bak film laga mewarnai penangkapan seorang pelaku pembunuhan keji di kawasan Yasmin pada Minggu (24/5). Pelarian tersangka berakhir tragis setelah kendaraan roda empat yang dikemudikannya terbalik di dalam jalur bebas hambatan, menyusul pengejaran intensif yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Kasus ini bermula dari temuan sesosok mayat perempuan di bawah struktur […]

  • Oknum Mahasiswa Di Tanah Datar Terancam Pasal Berlapis Akibat Bisnis Sabu

    Oknum Mahasiswa Di Tanah Datar Terancam Pasal Berlapis Akibat Bisnis Sabu

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 30
    • 0Komentar

    TANAH DATAR – Tim Tarantula Satresnarkoba Polres Tanah Datar berhasil membekuk seorang pelaku penyalahgunaan narkotika golongan I jenis sabu. Pelaku yang diketahui berstatus sebagai mahasiswa aktif berinisial MA (24) tersebut diamankan petugas saat sedang berada di pinggir jalan raya kawasan Lima Kaum. Kapolres Tanah Datar melalui Kasat Resnarkoba membenarkan operasi penangkapan tersebut. Tersangka diringkus pada […]

  • Gelap Gulita Seminggu, RSUD Pasaman Barat Sukses Bertransformasi Jadi Rumah Hantu

    Gelap Gulita Seminggu, RSUD Pasaman Barat Sukses Bertransformasi Jadi Rumah Hantu

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 80
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Pemikiran awam kita biasanya menempatkan rumah sakit sebagai fasilitas publik yang paling benderang demi menjamin keselamatan nyawa manusia. Namun, jika Anda berkunjung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasaman Barat saat matahari terbenam, logika tersebut tampaknya harus disimpan rapat-rapat di dalam laci. Fasilitas medis milik Pemerintah Daerah ini belakangan sukses menyita perhatian […]

expand_less