Polres Tanah Datar Luncurkan Program Babaliak Ka Surau Cegah Narkoba
- account_circle Irfansyah P
- calendar_month 11 jam yang lalu
- print Cetak

Kapolres Tanah Datar, AKBP Nur Ichsan Dwi Septiyanto, dalam acara diskusi interaktif bersama mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar di Radio Luhak Nan Tuo Batusangkar, Rabu (17/6/2026).
BATUSANGKAR — Kepolisian Resor (Polres) Tanah Datar resmi meluncurkan program inovatif bertajuk “Babaliak ka Surau” sebagai langkah strategis membentengi generasi muda dari ancaman narkotika dan berbagai perilaku menyimpang. Program ini mengedepankan pendekatan budaya serta revitalisasi nilai-nilai keagamaan yang menjadi akar kehidupan masyarakat Minangkabau.
Gagasan visioner tersebut dipaparkan langsung oleh Kapolres Tanah Datar, AKBP Nur Ichsan Dwi Septiyanto, dalam acara diskusi interaktif bersama mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar di Radio Luhak Nan Tuo Batusangkar, Rabu (17/6/2026). Diskusi tersebut mengusung tema “Babaliak Ka Surau, Benteng Generasi Muda dari Ancaman Narkoba dan Perilaku Menyimpang”.
“Melalui pendekatan budaya dan nilai-nilai keagamaan ini, kita berharap mampu memperkuat karakter generasi muda sekaligus menjaga ketertiban sosial di tengah masyarakat,” ujar AKBP Nur Ichsan di hadapan para mahasiswa.
Kontekstualisasi Kearifan Lokal Minangkabau
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Nur Ichsan menjelaskan bahwa gagasan program “Babaliak ka Surau” ini lahir dari refleksi pengalamannya selama bertugas di Markas Besar (Mabes) Polri, sebelum resmi dipercaya memimpin Polres Tanah Datar pada 8 April 2025 lalu. Selama di Mabes Polri, ia banyak mendalami strategi kepolisian dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara efektif.
Pengalaman kedinasan tersebut kemudian ia kontekstualisasikan dengan kearifan lokal (local wisdom) Sumatra Barat. Secara historis, surau bagi masyarakat Minangkabau bukan sekadar tempat ritual ibadah keagamaan, melainkan berfungsi sebagai pusat pendidikan karakter, penataan mental, spiritual, serta pewarisan nilai-nilai adat bagi para pemuda.
Sinergi Lintas Sektoral Tekan Kenakalan Remaja
Peluncuran program ini mendapatkan apresiasi positif dari kalangan akademisi dan praktisi penyiaran daerah. Melalui sinergi erat antara aparat kepolisian, institusi pendidikan tinggi seperti UIN Mahmud Yunus Batusangkar, dan lembaga penyiaran lokal, Polres Tanah Datar optimistis gerakan kultural ini mampu berjalan masif.
Implementasi program “Babaliak ka Surau” diharapkan dapat menjadi instrumen preventif yang ampuh dalam menekan angka kenakalan remaja, tawuran, serta penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Kabupaten Tanah Datar secara berkelanjutan.
- Penulis: Irfansyah P
- Editor: Khairil
