Bupati Cup 2026 Resmi Bergulir: Ajang Pembinaan Atlet Muda Pasaman Barat
- account_circle Irfansyah P
- calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
- print Cetak

Bupati Cup 2026 Resmi Dibuka di Pasaman Barat untuk Cari Atlet Muda ditandai dengan tendangan bola pertama dari Ketua KONI Pasaman Barat, Wahidul Basri
PASAMAN BARAT — Gemuruh rumput hijau kembali bergetar. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat resmi membuka Turnamen Sepak Bola bertajuk Bupati Cup 2026 di GOR Tuah Basamo, Padang Tujuh, pada Selasa (28/7/2026).
Kompetisi bergengsi tingkat daerah ini menjadi muara bertemunya 11 tim perwakilan dari seluruh kecamatan se-Pasaman Barat. Tak sekadar panggung mengocok bola, ajang ini dirancang khusus sebagai ajang pembinaan atlet muda berbakat untuk persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatra Barat, sekaligus menjadi bagian dari semarak HUT ke-81 NKRI.
Pembukaan Meriah dan Harapan Melahirkan Talent Lokal
Seremoni pembukaan Bupati Cup 2026 dilakukan oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pasaman Barat, Harlina Syahputri, yang hadir mewakili Bupati Pasaman Barat Yulianto. Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan KONI, Askab PSSI, perwakilan BUMD dan swasta seperti Bank Nagari serta PT Agro Wiratama, hingga jajaran camat dan tokoh olahraga setempat.
Dalam sambutan resmi bupati yang dibacakannya, Harlina menegaskan bahwa Bupati Cup 2026 merupakan agenda tahunan yang bernilai sangat strategis. Di lapangan hijau inilah karakter, kedisiplinan, dan mentalitas petarung generasi muda digembleng.
“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan gelar juara, tetapi menjadi wadah untuk mencari bibit-bibit pesepak bola potensial yang diharapkan mampu mengharumkan nama Pasaman Barat di tingkat provinsi maupun nasional,” tegas Harlina.
Selain itu, pesan keras disuntikkan kepada para pengadil lapangan. Di era keterbukaan informasi dan sorotan kamera gawai netizen yang mahatahu, wasit dan perangkat pertandingan dituntut tampil objektif tanpa ‘masuk angin’. Integritas wasit di GOR Tuah Basamo menjadi taruhan kredibilitas turnamen ini di mata publik.
Regulasi Khusus Usia Muda dan Benteng dari Perilaku Negatif
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pasaman Barat, Bakaruddin, selaku ketua panitia menjelaskan bahwa Turnamen Sepak Bola ini mematok regulasi ketat soal umur. Pemain yang berhak meramaikan rumput GOR Tuah Basamo adalah mereka yang lahir pada tahun 2007 dan setelahnya.
Pendekatan ini sengaja diambil agar pembinaan sepak bola di tingkat klub maupun Sekolah Sepak Bola (SSB) di tiap kecamatan terus bergerak aktif, alih-alih cuma beroperasi saat ada turnamen musiman.
“Tujuannya jelas, untuk membina atlet muda, menjaring pemain potensial menuju Porprov XVI Sumatra Barat, serta mengasah teknik dan mental mereka,” jelas Bakaruddin.
Lebih dari sekadar mengejar trofi, perhelatan Bupati Cup 2026 hadir membawa misi sosial yang tak kalah penting. Selain menambah semarak HUT ke-81 NKRI dan memberikan hiburan segar bagi masyarakat, ajang ini diharapkan mampu menyedot energi positif remaja Pasaman Barat.
Daripada terjerumus ke dalam kenakalan remaja, balap liar, atau bahaya penyalahgunaan narkoba, lebih baik menguras keringat dan membakar semangat di atas lapangan hijau.
Laga-laga sengit dalam Bupati Cup 2026 di GOR Tuah Basamo dijadwalkan berlangsung marathon hingga 12 Agustus 2026 mendatang. Siapakah kecamatan yang bakal membawa pulang piala bergengsi tahun ini? Lapangan hijau yang akan menjawabnya.
Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan data dan laporan resmi Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terkait pembukaan Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2026. Seluruh jadwal dan regulasi pertandingan mengacu pada DPA Dispora Pasaman Barat Tahun Anggaran 2026.
- Penulis: Irfansyah P
