Pemda Pasaman Barat Berhasil Perjuangkan Bantuan Sekitar Rp80 Miliar untuk Tiga SPAM
- account_circle Ams
- calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
- print Cetak

Kantor PDAM Pasaman Barat
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pasaman Barat, SUMBARBIZ — Pemerintah pusat mengalokasikan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi sekitar Rp80 miliar untuk pemulihan jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Pasaman Barat pascabencana hidrometeorologi yang melanda daerah itu pada akhir tahun 2025 lalu.
Bantuan melalui Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Cipta Karya tersebut difokuskan untuk pemulihan sarana air bersih dan sanitasi masyarakat di sejumlah wilayah terdampak bencana.
Adapun rincian bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi SPAM tahun 2026 itu terbagi untuk tiga lokasi utama. SPAM IKK Talamau/Batang Sopan mendapat alokasi terbesar sekitar Rp42 miliar.
Bantuan tersebut akan digunakan untuk pemulihan intake, jaringan distribusi utama, serta sarana pendukung pelayanan air bersih yang mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor.
Selanjutnya, SPAM IKK Luhak Nan Duo/Batang Kuini memperoleh alokasi sekitar Rp23,5 miliar yang difokuskan untuk rehabilitasi jaringan perpipaan, peningkatan distribusi air bersih, dan perbaikan fasilitas pendukung SPAM.
Sementara SPAM IKK Ranah Batahan/Batang Batahan mendapat bantuan sekitar Rp10,7 miliar untuk perbaikan jaringan distribusi, pemulihan fasilitas intake, serta normalisasi pelayanan air bersih masyarakat di wilayah terdampak.
Program tersebut juga mencakup pemulihan sektor sanitasi masyarakat serta rehabilitasi sarana pendukung lainnya agar pelayanan air bersih dapat kembali berjalan maksimal.
Direktur Perumdam Tirta Gemilang Pasaman Barat, Sahrizal mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil perjuangan dan kerja keras Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bersama seluruh pihak terkait dalam mengusulkan program pemulihan ke pemerintah pusat.
Menurutnya, perhatian dan dukungan penuh dari Bupati Pasaman Barat Yulianto, Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan, Sekda Pasaman Barat Doddy San Ismail, OPD terkait, serta jajaran Perumdam Tirta Gemilang Pasaman Barat menjadi bagian penting sehingga bantuan tersebut dapat direalisasikan.
“Alhamdulillah, pemerintah pusat memberikan perhatian besar kepada Pasaman Barat untuk pemulihan jaringan air bersih masyarakat pascabencana. Ini hasil kerja bersama pemerintah daerah dan semua pihak,” kata Sahrizal, Selasa (12/5).
Ia menjelaskan, kerusakan jaringan air bersih akibat banjir dan cuaca ekstrem sebelumnya menyebabkan pelayanan air kepada masyarakat terganggu di sejumlah kecamatan.
“Bencana kemarin menyebabkan beberapa fasilitas jaringan air bersih mengalami kerusakan, sehingga distribusi air kepada masyarakat ikut terdampak,” ujarnya.
Untuk pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi tersebut akan dilakukan oleh PT Nindya Karya, sementara Perumdam Tirta Gemilang Pasaman Barat berperan dalam memfasilitasi dan mengusulkan program pemulihan ke pemerintah pusat.
Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, Perumdam Tirta Gemilang Pasaman Barat juga terus melakukan berbagai pembenahan dan peningkatan layanan. Langkah ini dilakukan demi memastikan kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi dengan lebih baik, lancar, dan maksimal.
Sahrizal berharap masyarakat dapat merasakan manfaat dari peningkatan layanan tersebut serta mendukung proses perbaikan yang sedang dilakukan demi pelayanan air bersih yang lebih baik ke depannya.
“Perumdam akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat demi terpenuhinya kebutuhan air bersih secara maksimal,” harapnya.***
- Penulis: Ams
- Editor: Ams
