BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Harga Pangan Bergejolak: Saat Sambal Jadi Makanan Mewah dan Dompet Mulai Menangis

Harga Pangan Bergejolak: Saat Sambal Jadi Makanan Mewah dan Dompet Mulai Menangis

  • account_circle Yelki
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • print Cetak

JAKARTA — Selamat datang di era di mana isi dompet Anda bisa mendadak ciut hanya karena melihat rincian nota belanjaan dapur. Harga pangan untuk sejumlah komoditas strategis terpantau masih sangat fluktuatif.

Berdasarkan rilis Data PIHPS (Pusat Informasi Harga Pangan Strategis) Nasional yang dikelola oleh Bank Indonesia, gejolak harga di tingkat konsumen ini sukses membuat para pencinta kuliner pedas harus berpikir dua kali sebelum menuangkan sambal ke piring mereka.

Sebagai bintang utama dalam panggung kenaikan harga kali ini, cabai rawit merah sukses mempertahankan gelarnya sebagai komoditas paling menguras kantong. Berdasarkan pembaruan data belanjaan per pukul 08.15 WIB, harga si kecil pedas ini secara nasional sudah bertengger manis di kisaran Rp62.150 per kilogram (kg).

Angka ini otomatis menjadikannya salah satu penguasa kasta tertinggi di pasar tradisional saat ini. Tampaknya, rasa pedas cabai rawit merah tidak hanya membakar lidah, tetapi juga membakar isi celengan konsumen.

Rincian Harga Sembako: Dari Beras Berbagai Kasta hingga Trio Cabai-Bawang

Biar Anda tidak kaget saat bertransaksi dengan pedagang pasar, mari kita bedah satu per satu isi dari Data PIHPS yang dirilis Bank Indonesia ini secara mendalam:

1. Dinasti Perberasan Nasional

Beras sebagai makanan pokok netizen Indonesia memiliki variasi harga yang cukup berwarna tergantung kasta kualitasnya:

  • Kualitas Bawah: Untuk bawah I dibanderol Rp14.700 per kg, sedangkan bawah II tipis di bawahnya yaitu Rp14.500 per kg.
  • Kualitas Medium: Kasta menengah ini berada di angka Rp16.350 per kg (medium I) dan Rp16.150 per kg (medium II).
  • Kualitas Premium: Untuk Anda yang menyukai nasi pulen tingkat dewa, beras super I tercatat seharga Rp17.650 per kg dan super II di harga Rp17.150 per kg.

2. Pasukan Hortikultura yang Bikin Mata Perih

Bukan hanya karena mengupasnya, melihat harganya pun bisa bikin Anda meneteskan air mata. Bawang merah saat ini nangkring di harga Rp46.900 per kg, ditemani bawang putih yang setia di level Rp44.000 per kg.

Sementara itu, sepupu dari cabai rawit, yakni cabai merah besar, dihargai Rp50.050 per kg, disusul cabai merah keriting seharga Rp50.900 per kg, dan cabai rawit hijau senilai Rp49.950 per kg.

Protein Hewani dan Minyak Goreng: Kabar Baik dari Telur Ayam

Di tengah gempuran harga bumbu dapur yang ugal-ugalan, untungnya telur ayam ras masih tahu diri dengan bersikap relatif stabil di level Rp29.100 per kg.

Jadi, bagi Anda yang anggaran belanjanya mepet, menu dadar telur tampaknya akan menjadi pahlawan nasional penyelamat gizi keluarga untuk sementara waktu.

Untuk komoditas protein lainnya, daging ayam ras segar berada di angka Rp36.700 per kg. Sementara bagi Anda yang ingin memasak rendang, siap-siap merogoh kocek lebih dalam karena daging sapi kualitas I tercatat sebesar Rp150.400 per kg, dan untuk kualitas II nempel di angka Rp141.450 per kg.

Jangan lupakan juga duo manis dan gurih. Gula pasir premium dijual seharga Rp20.300 per kg, sedangkan gula lokal dihargai Rp19.050 per kg. Untuk minyak goreng, versi curah dihargai Rp20.550 per liter, sementara versi kemasan bermerek berkisar antara Rp23.400 hingga Rp24.250 per liter.

Strategi Pemerintah dan Imbauan bagi Dompet Anda

Tingginya harga pangan ini tentu bukan masalah sepele, terutama untuk golongan sayur-mayur, cabai, dan duo bawang yang hobi melonjak akibat drama jalur distribusi serta pasokan yang seret.

Oleh karena itu, pemerintah bersama Bank Indonesia menegaskan tidak akan tinggal diam. Mereka terus memantau pergerakan pasar demi menjaga stabilitas inflasi nasional agar daya beli masyarakat tidak ikutan jebol seperti tanggul.

Bagi para konsumen cerdas, fluktuasi harga ini adalah sinyal tak tertulis agar Anda segera mengatur ulang strategi belanja. Kurangi beli jajanan tidak penting, dan mulailah belajar menanam cabai rawit sendiri di pot rumah.

Siapa tahu, tahun depan Anda bisa swasembada sambal tanpa perlu pusing memikirkan pergerakan inflasi dunia!

  • Penulis: Yelki
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kawasan Hutan Supayang Jadi Fokus Operasi Penertiban Tambang Emas Ilegal

    Kawasan Hutan Supayang Jadi Fokus Operasi Penertiban Tambang Emas Ilegal

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 25
    • 0Komentar

    SOLOK – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Solok bersama jajaran Polsek Payung Sekaki, dengan dukungan penuh dari tim gabungan Korem 032 Wirabraja, melaksanakan operasi penertiban dan penegakan hukum terhadap aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI). Operasi ini menyasar kawasan hutan yang terletak di Jorong Rumah Gadang, Nagari Supayang, Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok, pada Senin […]

  • Karnaval Bersih Desa Pasaman Barat Sukses Padukan Filosofi Jawa dan Gotong Royong

    Karnaval Bersih Desa Pasaman Barat Sukses Padukan Filosofi Jawa dan Gotong Royong

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 53
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Di tengah modernisasi zaman di mana anak muda lebih hafal koreografi dance media sosial ketimbang filosofi warisan leluhur, warga Kampung II Tanjung Sari Mahakarya, Kecamatan Luhak Nan Duo, justru membuat gebrakan yang patut diacungi jempol. Pada Rabu (24/6), mereka sukses menggelar tradisi Bersih Desa sebagai bagian dari rangkaian Tuning Sari Culture Festival […]

  • “Kami Hanya Ingin Sungai Kami Kembali”: Jeritan Hati Warga Pasaman Barat Terkait Kerusakan Ekosistem Akibat Tambang

    “Kami Hanya Ingin Sungai Kami Kembali”: Jeritan Hati Warga Pasaman Barat Terkait Kerusakan Ekosistem Akibat Tambang

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 61
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Sebuah unggahan emosional dari seorang pengguna media sosial Facebook mendadak menjadi sorotan publik. Unggahan tersebut menyuarakan keputusasaan sekaligus kemarahan warga terhadap kondisi sungai di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, yang kian memprihatinkan akibat aktivitas penambangan emas. Narasi yang ditulis dengan nada getir ini tidak lagi mempersoalkan status hukum dari aktivitas tambang tersebut, […]

  • Info Terkini BMKG: Pulau Doi Malut Diguncang Gempa Bermagnitudo 5,2

    Info Terkini BMKG: Pulau Doi Malut Diguncang Gempa Bermagnitudo 5,2

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 27
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya peristiwa gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 5,2 yang mengguncang wilayah Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara. Peristiwa alam tersebut tercatat terjadi pada Sabtu dini hari (13/6/2026) tepat pukul 02.33 WIB. Berdasarkan hasil analisis resmi yang dirilis oleh BMKG, episentrum atau pusat gempa bumi tersebut terletak […]

  • Sidak Forkopimda Pasbar Tegaskan Seluruh PKS Jaga Stabilitas Harga Sawit

    Sidak Forkopimda Pasbar Tegaskan Seluruh PKS Jaga Stabilitas Harga Sawit

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 41
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Langkah preventif demi menjaga stabilitas ekonomi sektor perkebunan terus digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. Guna mengantisipasi adanya dugaan praktik spekulasi yang merugikan petani, Bupati Pasaman Barat Yulianto memimpin langsung inspeksi mendadak (sidak) ke dua Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kecamatan Gunung Tuleh, yakni PT Agro Wira Ligatsa (AWL) dan PT Berkat […]

  • Konflik Timur Tengah Mulai Ancam Rantai Pasok Industri Manufaktur Domestik

    Konflik Timur Tengah Mulai Ancam Rantai Pasok Industri Manufaktur Domestik

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 29
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perekonomian Indonesia menunjukkan performa solid pada awal tahun ini dengan mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,61% secara tahunan (year-on-year) pada Kuartal I-2026. Berdasarkan data terbaru, Produk Domestik Bruto (PDB) nominal Indonesia kini sukses menembus angka Rp6.187,2 triliun. Realisasi pertumbuhan yang melampaui rata-rata proyeksi berbagai lembaga keuangan ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan […]

expand_less