Jasad Seorang Pegawai Negeri Sipil Ditemukan Mengapung Di Solok Selatan Dini Hari
- account_circle Endri Caniago
- calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
- print Cetak

Sejumlah personel taktis dari Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumbar bersiap menggunakan armada pendukung pasca-menyelesaikan operasi evakuasi kemanusiaan di Solok Selatan, Selasa pagi (2/6/2026).
SOLOK SELATAN – Operasi kemanusiaan yang digelar oleh tim Search and Rescue (SAR) gabungan di Kabupaten Solok Selatan membuahkan hasil. Seorang warga berinisial S (58), yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan sebelumnya dilaporkan hanyut serta hilang di aliran Sungai Sangir, Dusun Tangah, Kecamatan Sangir Batang Hari, berhasil ditemukan. Korban dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa dini hari (2/6/2026).
Korban diketahui merupakan warga Jorong Sungai Takuak, Nagari Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo. Misi kemanusiaan ini telah diinisiasi sejak Senin (1/6/2026) siang, setelah adanya laporan kehilangan dari masyarakat.
Di bawah pimpinan Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sumbar, Kompol Martin, sebanyak 14 personel Brimob langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Guna mendukung kelancaran operasi di medan yang dinamis, tim dilengkapi dengan armada taktis termasuk mobil dinas Maung, perahu karet, serta peralatan penyelamatan air terintegrasi.
Penyisiran Gabungan dan Penemuan Korban
Setelah berkoordinasi dengan Polsek Sangir Batang Hari, penyisiran dilakukan secara berkala di sepanjang aliran Sungai Sangir oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur Brimob, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS), TNI, serta warga setempat.
Akibat kendala keterbatasan visual menjelang malam hari, proses pencarian sempat dihentikan sementara pada Senin petang pukul 18.30 WIB untuk menjaga keselamatan tim di lapangan.
Titik terang terkait keberadaan korban mulai didapatkan pada Selasa (2/6/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Pihak berwenang menerima laporan dari warga yang melihat adanya objek mengapung menyerupai jenazah di kawasan aliran sungai Jorong Pulau Karam, Nagari Lubuk Ulang Aling Tangah.
Merespons laporan tersebut, tim gabungan bergerak cepat ke lokasi koordinat penemuan. Proses evakuasi berhasil diselesaikan dengan aman pada pukul 04.00 WIB. Guna memberikan ruang privasi dan masa berkabung, jasad korban langsung dibawa dan diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga di rumah duka.
Apresiasi Sinergi dan Imbauan Keselamatan Publik
Dansat Brimob Polda Sumbar, Kombes Pol. Lukman Syafri Dandel Malik, membenarkan keberhasilan jalannya operasi SAR gabungan tersebut. Dirinya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga besar almarhum.
“Kami atas nama keluarga besar Satbrimob Polda Sumbar menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Kehadiran personel di lapangan merupakan wujud nyata dari respons cepat dan komitmen kepolisian dalam misi kemanusiaan serta penyelamatan masyarakat,” ungkap Kombes Pol. Lukman.
Lebih lanjut, Kombes Pol. Lukman memberikan apresiasi atas sinergi lintas instansi yang solid, sehingga proses penanganan kedaruratan di lapangan dapat berjalan lancar meski dihadapkan pada tantangan waktu dini hari. Pihaknya juga mengimbau warga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, mengingat kondisi cuaca dan debit arus dapat berubah sewaktu-waktu.
Senada dengan hal itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya menambahkan bahwa kesiapan personel jajaran Satbrimob merupakan bentuk komitmen dalam merespons cepat setiap pengaduan darurat publik. Warga yang bermukim di sepanjang bantaran sungai pun diingatkan untuk tetap mengedepankan aspek keselamatan mandiri.
Setelah memastikan seluruh tahapan evakuasi dan penyerahan korban selesai, Tim SAR Batalyon C Pelopor melaksanakan apel konsolidasi internal pada pukul 07.30 WIB sebelum bertolak kembali ke Markas Komando (Mako) Kompi III Batalyon C Pelopor di Solok Selatan.
- Penulis: Endri Caniago
- Editor: Hanny
