Putri Intan, Calon Wali Nagari yang Siap Menyalakan Kembali Harapan Rakyat
- account_circle Irfansyah P
- calendar_month 38 menit yang lalu
- print Cetak

Bakal Calon Wali Nagari Ranah Malintang, Putri Intan, SH
PASAMAN BARAT – Sebuah pepatah bijak mengatakan bahwa perubahan tidak akan pernah datang jika kita terus menunggu orang lain atau waktu yang lain. Menyadari hal tersebut, seorang perempuan muda berlatar belakang hukum, Putri Intan, SH, memutuskan untuk melangkah maju ke garis depan.
Dengan membawa motto yang membakar semangat, “Perubahan Dimulai dari Keberanian Pemimpin,” ia siap mewakafkan diri sebagai Bakal Calon Wali Nagari Ranah Malintang, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat.
Lahir di Pematang Sontang pada 16 Juni 2001, Putri Intan bukanlah sosok yang asing dengan dunia kepemimpinan dan nilai-nilai luhur Minangkabau.
Perjalanan akademisnya dihabiskan di institusi-institusi bergengsi yang menempa karakter dan spiritualitasnya, mulai dari MTs. DMP dan MAs KMI Diniyyah Puteri Padang Panjang, sebuah rahim pendidikan perempuan yang legendaris di Sumatera Barat—hingga meraih gelar Sarjana Hukum (SH) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.
Kini, berbekal ilmu hukum, pemahaman agama yang kuat, dan kepekaan sosial, Putri kembali ke tanah kelahirannya. Ia melihat Nagari Ranah Malintang, wilayah indah yang dialiri jernihnya Sungai Simpang Godang dan menyimpan pesona tersembunyi Air Terjun Sampuran Botung, memiliki potensi raksasa yang belum sepenuhnya terbangun.
”Saya melihat Ranah Malintang bukan sekadar tempat tinggal, tetapi sebuah rumah besar yang punya segalanya: alam yang subur, potensi ekowisata, budaya yang kuat, dan masyarakat yang pekerja keras. Yang kita butuhkan sekarang adalah keberanian untuk mendobrak keterbatasan dan mengelola semua itu demi kesejahteraan bersama,” ujar Putri Intan dengan penuh keyakinan.
Melalui visinya, Putri ingin mewujudkan Nagari Ranah Malintang yang maju, mandiri, transparan, dan sejahtera, dengan tetap berbasis pada nilai adat, budaya, serta kearifan lokal. Sesuai gelarnya di bidang hukum, transparansi dan keadilan menjadi fondasi utama.
Ia berkomitmen menghadirkan pemerintahan nagari yang jujur, amanah, dan akuntabel dalam pengelolaan anggaran.
Putri merumuskan langkah-langkah strategis yang langsung menyentuh urat nadi kehidupan masyarakat setempat:
- Kebangkitan Ekonomi dan UMKM: Ia bertekad membuka lapangan kerja baru dan memperkuat sektor pertanian serta UMKM lokal agar lebih berdaya saing.
- Pendidikan dan Kesehatan Prima: Akses pendidikan merata melalui program beasiswa dan layanan kesehatan yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
- Infrastruktur Merata: Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) menjadi prioritas demi mempermudah akses para petani dan mendongkrak hasil bumi.
- Energi Kepemudaan: Menjadikan pemuda-pemudi Ranah Malintang sebagai agen perubahan utama dengan membuka ruang kreasi dan inovasi seluas-luasnya.
Sebagai seorang perempuan muda di panggung politik lokal, langkah Putri Intan adalah sebuah oase. Ia membuktikan bahwa restu adat, kekuatan agama, dan modernitas berpikir bisa berjalan beriringan.
Bagi masyarakat Ranah Malintang, kehadiran Putri Intan bukan sekadar pilihan politik baru, melainkan sebuah simbol keberanian bahwa masa depan yang lebih cerah ada di tangan mereka yang berani memulai perubahan.***
- Penulis: Irfansyah P
