BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » EKBIS » Gambir Sumbar Kuasai Pasar Dunia, Daerah Tak Nikmati Manfaat

Gambir Sumbar Kuasai Pasar Dunia, Daerah Tak Nikmati Manfaat

  • account_circle Irfansyah P
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • print Cetak

Padang – Badan Karantina Indonesia (Barantin) Provinsi Sumatra Barat menyoroti paradoks yang terjadi pada komoditas gambir, salah satu hasil perkebunan unggulan daerah yang menguasai sebagian besar pasar dunia, namun belum mampu memberikan kontribusi optimal terhadap perekonomian Sumatra Barat.

Kepala Karantina Sumatra Barat, Ende Dezeanto, mengungkapkan bahwa hingga saat ini gambir asal Sumatra Barat belum tercatat sebagai komoditas ekspor dari daerah tersebut. Kondisi ini terjadi karena sebagian besar pengiriman gambir dilakukan melalui Provinsi Sumatra Utara, khususnya melalui Pelabuhan Belawan.

Akibatnya, data perdagangan internasional mencatat gambir tersebut sebagai komoditas ekspor dari Sumatra Utara, bukan dari Sumatra Barat sebagai daerah penghasil utama.

“Sangat disayangkan. Padahal gambir asal Sumbar memiliki pangsa pasar global mencapai 85 persen. Namun ketika berbicara mengenai perdagangan dan ekspor, komoditas tersebut justru tercatat berasal dari Belawan, Sumatra Utara,” kata Ende, Selasa (16/6/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan Sumatra Barat kehilangan berbagai manfaat ekonomi yang seharusnya diperoleh dari aktivitas ekspor, termasuk peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ende menjelaskan bahwa apabila ekspor dilakukan langsung melalui pelabuhan dan fasilitas logistik di Sumatra Barat, maka nilai ekonomi yang dihasilkan akan berdampak langsung terhadap daerah, baik melalui aktivitas perdagangan, jasa logistik, maupun potensi penerimaan daerah lainnya.

“Mau berapa pun banyaknya gambir Sumbar yang diekspor, Sumbar tidak mendapatkan apa-apa. Padahal aktivitas perdagangan turut memberikan dampak ekonomi yang cukup besar,” ujarnya.

Tidak Ada Ekspor Gambir Langsung dari Sumbar

Data Barantin menunjukkan bahwa berdasarkan lalu lintas ekspor komoditas pertanian dan perikanan melalui Pelabuhan Teluk Bayur maupun Bandara Internasional Minangkabau, tidak ditemukan pengiriman gambir secara langsung ke pasar internasional dari Sumatra Barat.

Sebaliknya, komoditas tersebut lebih dahulu dikirim ke Sumatra Utara untuk kemudian diekspor melalui Pelabuhan Belawan.

Kondisi ini dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat kontribusi sektor gambir terhadap perekonomian daerah belum optimal, meskipun Sumatra Barat dikenal sebagai sentra utama produksi gambir nasional bahkan dunia.

Harga Gambir Masih Rendah di Tingkat Petani

Selain persoalan tata niaga dan ekspor, petani gambir juga menghadapi tantangan berupa harga jual yang dinilai belum menguntungkan.

Seorang petani gambir di Kabupaten Pesisir Selatan, Frenki, mengatakan harga gambir saat ini berada di kisaran Rp21.000 per kilogram dengan kadar air sekitar 18 persen.

Harga tersebut dinilai stagnan dalam beberapa tahun terakhir dan jauh di bawah harga yang pernah dinikmati petani pada masa kejayaan komoditas gambir.

“Rp21.000 per kilogram adalah harga yang diterima petani dari pengepul. Dulu harga gambir pernah mencapai sekitar Rp100.000 per kilogram di tingkat petani. Sekarang harganya jauh lebih rendah,” ujarnya.

Menurut Frenki, harga saat ini hanya cukup untuk menutupi biaya produksi, mulai dari biaya perawatan kebun, pengolahan gambir, hingga upah tenaga kerja.

Ia mengaku sebagian besar hasil penjualan habis untuk menutupi biaya operasional sehingga petani nyaris tidak memperoleh keuntungan yang layak.

“Kondisinya hanya impas. Hasil penjualan habis untuk biaya ke kebun dan membayar pekerja. Keuntungan yang tersisa sangat kecil,” katanya.

Ancaman Alih Fungsi Lahan

Frenki juga mengingatkan bahwa rendahnya harga gambir berpotensi memicu alih fungsi lahan ke komoditas lain yang dianggap lebih menjanjikan secara ekonomi, terutama kelapa sawit.

Menurutnya, sejumlah petani mulai mempertimbangkan untuk meninggalkan budidaya gambir apabila kondisi harga tidak mengalami perbaikan dalam waktu dekat.

“Sebenarnya sudah banyak yang mulai mempertimbangkan mengalihkan lahan gambir menjadi kebun kelapa sawit karena harga sawit dinilai lebih menjanjikan,” ujarnya.

Perlunya Langkah Strategis Pemerintah

Melihat kondisi tersebut, Barantin Sumatra Barat berharap pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan terkait dapat segera mengambil langkah strategis untuk memperkuat tata niaga, hilirisasi, dan jalur ekspor langsung komoditas gambir dari Sumatra Barat.

Langkah tersebut dinilai penting agar daerah tidak hanya menjadi penghasil bahan baku, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar dari perdagangan internasional komoditas unggulan tersebut.

Dengan posisi sebagai penghasil gambir terbesar di dunia, Sumatra Barat dinilai memiliki peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui optimalisasi rantai perdagangan dan ekspor yang berpihak kepada daerah penghasil.***

  • Penulis: Irfansyah P
  • Editor: Khairil
  • Sumber: Bisnis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngeri! Tiga Petani Disambar Petir di Agam, Satu Orang Meninggal Dunia

    Ngeri! Tiga Petani Disambar Petir di Agam, Satu Orang Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – Sebanyak tiga orang petani tersambar petir saat tengah berada di sawah Dusun Lurah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Sumbar, Rabu (22/4). Insiden terjadi pukul 15.30 WIB ketika petani sedang berteduh di dalam sebuah tenda. Wali Jorong Tiga Kampung Nagari Gadut Nevrigon mengatakan tiga orang petani yang sedang berteduh di dalam […]

  • Klaim Sepihak? Trump Sebut Kesepakatan Program Nuklir Iran Sudah di Depan Mata

    Klaim Sepihak? Trump Sebut Kesepakatan Program Nuklir Iran Sudah di Depan Mata

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 11
    • 0Komentar

    WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara mengejutkan membatalkan rencana serangan militer strategis terhadap Iran. Keputusan krusial ini diambil setelah dirinya mengklaim bahwa negosiasi dengan jajaran kepemimpinan tertinggi Teheran telah mencapai tahap akhir dan draf kesepakatan damai kini hampir difinalisasi. Melalui unggahan di platform media sosial Truth Social pada Kamis waktu setempat, Trump menyatakan bahwa […]

  • Iran Lepas Tembakan Peringatan ke Arah Kapal Perusak AS di Selat Hormuz

    Iran Lepas Tembakan Peringatan ke Arah Kapal Perusak AS di Selat Hormuz

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Internasional, SUMBARBIZ – Angkatan Laut Iran melepaskan tembakan peringatan di dekat kapal-kapal musuh setelah kapal perusak AS mencoba mendekati Selat Hormuz, memperingatkan bahwa setiap tindakan seperti itu akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata. Dalam pernyataan yang dirilis pada hari Senin, Angkatan Darat Iran mengatakan bahwa kapal perusak AS telah mencoba bergerak menuju Selat Hormuz di […]

  • Hilang Diterkam Buaya Saat Cari Lokan, Pria Lansia di Pasaman Barat Ditemukan Meninggal Dunia

    Hilang Diterkam Buaya Saat Cari Lokan, Pria Lansia di Pasaman Barat Ditemukan Meninggal Dunia

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 42
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Seorang pria lansia bernama Darwin (61), warga Air Jernih, Aek Sompik, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, yang dilaporkan hilang akibat diterkam buaya, akhirnya berhasil ditemukan. Korban ditemukan oleh tim gabungan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (20/5/2026) pagi. Peristiwa tragis tersebut bermula pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. […]

  • Enam Kemuliaan Umat Nabi Muhammad SAW yang Jarang Disadari: Sebuah Renungan Akhir Zaman

    Enam Kemuliaan Umat Nabi Muhammad SAW yang Jarang Disadari: Sebuah Renungan Akhir Zaman

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 29
    • 0Komentar

    KAZANAH – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, sebuah pesan menyentuh hati mengenai keistimewaan menjadi bagian dari umat Nabi Muhammad SAW viral di media sosial. Pesan tersebut merangkum enam perkara mendasar yang sering dianggap sebagai kekurangan manusia, namun justru merupakan bentuk kasih sayang dan kemuliaan yang diberikan Allah SWT kepada umat akhir zaman. Berikut adalah enam […]

  • Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.743.000 per Gram pada Senin Pagi

    Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp2.743.000 per Gram pada Senin Pagi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA — Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang dipantau dari laman Logam Mulia, Jakarta, pada Senin (8/6/2026) pukul 08.37 WIB, tercatat mengalami kenaikan sebesar Rp5.000,00. Nilai tersebut mengubah posisi harga emas Antam menjadi Rp2.743.000,00 per gram dari yang sebelumnya berada di angka Rp2.738.000,00 per gram. Selaras dengan harga jual, harga beli kembali […]

expand_less