BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » PASAMAN BARAT » Bantah Keluhan Warga, Dinkes Pasaman Barat Juara Bertahan dalam Kategori ‘Klarifikasi Pasca-Viral’

Bantah Keluhan Warga, Dinkes Pasaman Barat Juara Bertahan dalam Kategori ‘Klarifikasi Pasca-Viral’

  • account_circle Irfansyah P
  • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
  • print Cetak

PASAMAN BARAT – Puskesmas yang seharusnya menjadi garda terdepan untuk menyembuhkan penyakit, mendadak berubah fungsi menjadi pemicu trauma psikologis. Jagat maya baru-baru ini dihebohkan oleh keluhan warga terkait dugaan “ramahnya” pelayanan oknum petugas di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat.

​Kasus ini mencuat dan viral setelah akun media sosial atas nama Inces Lubis membagikan kisah pilu anaknya yang berniat mencari surat keterangan tes buta warna. Alih-alih pulang membawa surat yang dibutuhkan, anak tersebut justru pulang dengan air mata yang bercucuran.

Oknum petugas medis atau bidan yang berjaga diduga menunjukkan “profesionalitasnya” dengan cara memarahi anak tersebut berulang kali, sebelum akhirnya mengusirnya secara halus dan memintanya mencari tempat lain. Sebuah metode pelayanan publik yang tentu sangat ramah lingkungan, karena berhasil mengurangi antrean dengan cara yang instan.

Gunung Es Keluhan: Dari Luka Bakar hingga Taruhan Nyawa

​Bak gayung bersambut, unggahan tersebut langsung membuka kotak pandora. Netizen berbondong-bondong menumpahkan pengalaman serupa, membuktikan bahwa insiden tersebut bukanlah sebuah kebetulan, melainkan diduga sudah menjadi “kearifan lokal” di fasilitas kesehatan tersebut.

​Akun Irsal Lobies, misalnya, mengenang kembali memori kelam saat mendampingi istrinya yang menderita luka bakar hingga 80 persen pada waktu subuh. Alih-alih mendapatkan penanganan intensif dari dokter, pasien hanya dihadiahi selembar surat rujukan dan cairan infus oleh perawat. Menariknya, meski program Universal Health Coverage (UHC) yang digembar-gemborkan pemerintah sedang berlaku, ia tetap diwajibkan membayar Rp150.000—sebuah bentuk “efisiensi” sistem gratis yang patut dipertanyakan.

​Tak ketinggalan, akun Zukni Faidah Ny Habibi mengeluhkan birokrasi antrean manual dan digital (Mobile JKN) yang inkonsisten, lengkap dengan bonus wajah masam dari petugas pendaftaran kepada ibu hamil. Sementara itu, akun Dek Lena menceritakan bayinya yang berusia satu tahun harus telantar hanya karena dokter anak belum datang, lalu disarankan pindah ke klinik swasta.

Lebih ekstrem lagi, akun Zainal Arifin Lubis bahkan melempar tuduhan terkait penanganan persalinan yang lambat hingga berujung pada kematian bayi.

​Kendati demikian, beberapa akun seperti Asbetrix AZ dan Arif Budiman mencoba menjadi penengah dan meminta masyarakat tetap berkepala dingin agar tidak menghakimi satu pihak saja.

Respons Dinas Kesehatan: Jurus Klasik “Tidak Sesuai Fakta”

​Menanggapi gelombang tuntutan publik yang kian memanas, Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat, Gina Alecia, segera mengeluarkan jurus klarifikasi standar birokrasi. Menurutnya, semua riuh rendah di media sosial tersebut hanyalah kesalahpahaman belaka.

​”Mengenai persoalan tersebut, informasi yang disampaikan yang menjadi status di media sosial tentang pelayanan puskesmas, tidak sesuai dengan yang sebenarnya,” ujar Gina Alecia saat dikonfirmasi, Minggu (21/6/2026), seolah menegaskan bahwa netizen kolektif hanya sedang berhalusinasi massal.

​Guna meluruskan “kesimpangsiuran” ini, Dinas Kesehatan bergerak cepat dengan agenda favorit mereka yakni rapat. Berdasarkan laporan Kepala Puskesmas Ujung Gading, pihak dinas akan menggelar pertemuan klarifikasi bersama orang tua anak di Kantor Camat Lembah Melintang dengan melibatkan lintas sektor.

​Mengenai rapor merah pelayanan dari warga, Gina kembali meyakinkan publik dengan kalimat normatif yang sudah sangat akrab di telinga masyarakat.

​”Untuk pelayanan, kita selalu berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pelaksanaan evaluasi dan monitoring terus dilaksanakan untuk optimalisasi pelayanan. Perlu diketahui, setiap pertemuan dengan Kepala Puskesmas dan tenaga kesehatan yang ada, kita selalu mengingatkan pentingnya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Dinas Kesehatan juga menegaskan telah meminta klarifikasi langsung dari pihak Puskesmas Ujung Gading dan menginstruksikan seluruh jajaran agar memperbaiki pola komunikasi guna mencegah terjadinya miskomunikasi dengan masyarakat di masa mendatang.

​Publik kini hanya bisa berharap agar komitmen, evaluasi, dan pengingat yang rutin diucapkan dalam rapat-rapat formal tersebut bisa benar-benar turun ke bumi dan dirasakan oleh masyarakat, bukan sekadar menjadi pemanis laporan kinerja di atas kertas.***

  • Penulis: Irfansyah P

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komitmen Bersama Pemkab Pasaman Barat: Wujudkan SPMB 2026 yang Transparan dan Berkeadilan

    Komitmen Bersama Pemkab Pasaman Barat: Wujudkan SPMB 2026 yang Transparan dan Berkeadilan

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 38
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat secara resmi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus Penandatanganan Komitmen Bersama penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026. Kegiatan strategis ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat pada Rabu (20/5/2026). Acara yang diprakarsai oleh Dinas Pendidikan Pasaman Barat ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah […]

  • Tanpa Aplikasi Terpisah, YouTube Premium Diam-Diam Jadi “Senjata Maut” Kuasai Pasar Podcast

    Tanpa Aplikasi Terpisah, YouTube Premium Diam-Diam Jadi “Senjata Maut” Kuasai Pasar Podcast

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 16
    • 0Komentar

    JAKARTA – YouTube semakin agresif dalam merebut takhta pasar podcast global. Menyadari posisinya yang kian kuat, platform raksasa milik Google ini resmi menjadikan langganan Premium sebagai senjata utama untuk memperlebar jarak dari para kompetitornya. Dengan basis lebih dari satu miliar pendengar bulanan, langkah terbaru YouTube ini diprediksi akan mengubah peta persaingan industri audio digital. Selama […]

  • Lawan Arus Digital, Pemkab Pasaman Barat Perkuat Karakter Anak Lewat Lomba Bertutur

    Lawan Arus Digital, Pemkab Pasaman Barat Perkuat Karakter Anak Lewat Lomba Bertutur

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Pasaman Barat – Dalam upaya memperkuat budaya literasi dan melestarikan kekayaan budaya lokal sejak dini, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan sukses menggelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Pasaman Barat 2026. Acara ini berlangsung meriah di Gedung Perpustakaan Pasaman Barat, Padang Tujuh, pada Senin (25/5). Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Bupati […]

  • Razia di Kafe Karaoke, Tiga Orang Diamankan Satpol PP Pasaman Barat

    Razia di Kafe Karaoke, Tiga Orang Diamankan Satpol PP Pasaman Barat

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – Tiga orang diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat, di salah satu kafe karaokean atau tempat hiburan malam yang berada di Kecamatan Pasaman pada Minggu dini hari (26/4). Kepala Satpol PP Kabupaten Pasaman Barat Handoko mengatakan, giat patroli dan penertiban yang dilakukan pihaknya menanggapi atas laporan dari […]

  • Update Harga TBS Sawit Pasaman Barat 17 Juni 2026: Harga Tertinggi Tembus Rp3.684 per Kilogram

    Update Harga TBS Sawit Pasaman Barat 17 Juni 2026: Harga Tertinggi Tembus Rp3.684 per Kilogram

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 61
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Pasaman Barat merilis pembaruan data harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit harian untuk wilayah setempat. Berdasarkan pemantauan resmi, fluktuasi harga komoditas unggulan ini menunjukkan tren yang bervariasi di tingkat pabrik kelapa sawit (PKS) baik untuk kategori mitra plasma, mitra swadaya, maupun nonmitra. Pemerintah Kabupaten Pasaman […]

  • Penganiayaan Brutal di Jalur 32 Pasaman Barat, Pejalan Kaki Dihajar Hingga Pingsan

    Penganiayaan Brutal di Jalur 32 Pasaman Barat, Pejalan Kaki Dihajar Hingga Pingsan

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 74
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Jalan Raya Soekarno Hatta, tepatnya di Jalur 32 sekitar Rumah Makan (RM) Barangin, Nagari Lingkuang Aua Baru, Kecamatan Pasaman, mendadak berubah fungsi menjadi arena smackdown tanpa tiket resmi pada Kamis dini hari (25/6/2026) sekitar pukul 01.15 WIB. Sebuah atraksi premanisme lokal tersaji gratis di bawah tontonan langit malam yang sepi, meninggalkan satu […]

expand_less