BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Praktisi Hukum Soroti Aroma Bisnis Medis Oknum Dokter PNS Pasaman Barat

Praktisi Hukum Soroti Aroma Bisnis Medis Oknum Dokter PNS Pasaman Barat

  • account_circle Irfansyah P
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • print Cetak

PASAMAN BARAT — Ada pemandangan menarik sekaligus menggelitik dalam dinamika pelayanan kesehatan di Kabupaten Pasaman Barat. Perusahaan perkebunan kelapa sawit skala raksasa di daerah ini tampaknya kompak untuk “berpaling muka” dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) milik pemerintah. Institusi berpelat merah ini sukses terasingkan di tanah sendiri, kalah seksi dibanding klinik swasta yang tumbuh subur bak jamur di musim hujan.

​Praktisi Hukum Pasaman Barat, Kasmanedi, angkat bicara mengenai fenomena ini. Menurutnya, keengganan korporasi melirik Puskesmas bukan tanpa alasan, melainkan akumulasi dari performa pelayanan yang dinilai berjalan di tempat.

​”Desas-desus di lapangan membisikkan bahwa performa sebagian Puskesmas setempat identik dengan stok obat yang sering timbul-tenggelam bak kapal selam. Belum lagi jam operasional yang kaku, hingga urusan ‘kurang senyum’ alias pelayanan yang ketus—seperti kasus Puskesmas Ujung Gading yang sempat viral baru-baru ini,” ujar Kasmanedi saat diwawancarai, Senin (22/6/2026) di Simpang Empat.

​Bagi dunia korporasi yang menganut asas waktu adalah uang, membiarkan karyawan mengantre seharian di Puskesmas demi sebotol vitamin tentu sebuah kerugian finansial yang nyata. Mereka lebih memilih menggunakan kalkulator ekonomi: mencari faskes yang cepat, tanggap, dan adaptif.

​Namun, muncul sebuah ironi yang sukses membuat dahi mengkerut. Setiap kali terjadi insiden medis di wilayah kerja perkebunan, Puskesmas selalu menjadi pihak pertama yang ditunjuk hidungnya untuk disalahkan. Padahal, secara administratif, para buruh tani tersebut adalah peserta BPJS yang Fasilitas Kesehatan Tingkat 1 (Faskes I) miliknya terdaftar di klinik swasta.

​Fenomena “Dokter Gaib” dan Diskon Jam Kerja

​Selidik punya selidik, keengganan korporasi dan masyarakat dalam mengakses fasilitas kesehatan milik pemerintah ini berakar pada masalah kedisiplinan yang kronis. Keberadaan oknum dokter berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di tempat dinas resminya kini menyerupai teka-teki silang: sulit ditebak keberadaannya.

​Bagaimana tidak, jam kerja yang seharusnya dijalani selama enam jam, disinyalir kerap dipangkas hingga tersisa paling lama empat jam saja. Sisa waktunya? Diduga kuat digunakan untuk “pelesiran profesi” alias berpraktik di klinik pribadi atau rumah sakit swasta. Bahkan, muncul kecurigaan bahwa para pasien di faskes pemerintah sengaja diarahkan secara halus ke klinik swasta milik sang dokter.

​”Ini namanya korupsi waktu yang dibungkus pelayanan profesi. Alhasil, masyarakat pun mafhum dan malas untuk datang ke Puskesmas atau ke RSUD Pasaman Barat,” sebut Kasmanedi.

​Lebih miris lagi, para dokter PNS ini terkesan enggan jika diminta turun ke lapangan untuk memberikan penyuluhan kesehatan. Alasannya klasik dan sangat pragmatis: anggaran perjalanan dinas dari pemerintah dinilai “hanya seupil” jika dibandingkan dengan pundi-pundi rupiah yang langsung mengalir ke kantong mereka saat membuka praktik pribadi.

​Dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat kecil. Pasien yang berobat di institusi medis milik pemerintah seolah-olah hanya diberikan pengobatan ala kadar, sekadar pelepas tanya jawab, tanpa adanya keramahan mutlak. Sangat kontras dengan pelayanan di tempat praktik pribadi sang dokter yang dijamin full service, penuh senyum hangat, dan responsif.

​Gurita Bisnis Klinik Swasta

​Berdasarkan data yang dihimpun, saat ini terdapat sekitar 23 klinik swasta yang tumbuh makmur di Pasaman Barat. Sebagian besar merupakan klinik spesialis penyakit dalam, rumah bersalin, hingga rumah sakit swasta yang diisi—bahkan diduga dimiliki—oleh para dokter spesialis dan dokter umum yang berstatus PNS di lingkungan pemerintah daerah setempat.

​Kondisi ini jelas memicu kasak-kusuk mengenai adanya aroma bisnis medis yang didesain secara rapi demi meraup untung dari klaim asuransi. Dana kapitasi yang diterima oleh satu klinik swasta dari BPJS Kesehatan setiap bulannya terhitung sangat aduhai, bahkan disinyalir mampu menembus angka ratusan juta rupiah.

​”Sebuah angka yang tentu membuat urusan mengelola klinik swasta jauh lebih seksi dan penuh senyuman ketimbang mengurus pasien di Puskesmas dan RSUD yang serbaterbatas,” sindir Kasmanedi.

​Kasmanedi menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh menutup mata. “Pertanyaan besarnya: siapa yang harus disalahkan atas fenomena ‘diskon jam kerja’ ini? Apakah para oknum dokter PNS tersebut yang kurang sadar diri terhadap sumpah jabatannya, ataukah pemerintah daerah sendiri yang memilih bersikap ‘cuek bebek’ alias abai?” cecarnya.

​Kini, bola panas berada di tangan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. Publik tentu berharap ada ketegasan dan evaluasi mendalam dari Dinas Kesehatan dan Inspektorat.

Aparat penegak disiplin harus turun tangan agar Puskesmas tidak hanya dijadikan tempat “menampung kesalahan” ketika ada insiden, sementara pundi-pundi rupiah dari dana kapitasi kesehatan berputar manis di faskes swasta milik oknum aparatnya yang gemar membolos kerja.***

  • Penulis: Irfansyah P

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Dharmasraya Salurkan Zakat Penghasilan Personel Kepada Warga Kurang Mampu

    Polres Dharmasraya Salurkan Zakat Penghasilan Personel Kepada Warga Kurang Mampu

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DHARMASRAYA – Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya kembali menunjukkan komitmen kepedulian sosialnya kepada masyarakat. Melalui jajaran pejabatnya, Polres Dharmasraya menyalurkan bantuan sosial berupa zakat penghasilan personel kepada warga yang membutuhkan di Lobby Mako Polres, pada Rabu (3/6/2026) pukul 09.00 WIB. Agenda penyaluran zakat ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Kompol Rizky Cholid. Dalam pelaksanaannya, Wakapolres turut didampingi […]

  • Pendaftaran Seleksi Calon Pimpinan Baznas Pasaman Barat Resmi Dibuka Juni Ini

    Pendaftaran Seleksi Calon Pimpinan Baznas Pasaman Barat Resmi Dibuka Juni Ini

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 46
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Panitia Seleksi secara resmi membuka pendaftaran seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pasaman Barat untuk masa kerja periode 2026–2031. Langkah pengumuman terbuka ini dirilis berdasarkan ketentuan Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2025 tentang Seleksi Calon Anggota Badan Amil Zakat Nasional Provinsi dan Kabupaten/Kota. […]

  • Apresiasi Generasi Qurani, Sekolah Dasar El Maarif Wisuda Tiga Puluh Tahfidz

    Apresiasi Generasi Qurani, Sekolah Dasar El Maarif Wisuda Tiga Puluh Tahfidz

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 31
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Lembaga pendidikan dasar SD El Maarif Pasaman Barat sukses melaksanakan agenda wisuda bagi 30 siswa tahfidz Al-Qur’an sekaligus menggelar prosesi pelepasan siswa kelas VI angkatan XXIII untuk tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan apresiasi pendidikan tersebut dipusatkan di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat pada Senin (1/6/2026). Dengan mengusung tema “Mencetak Generasi Qur’ani Berakhlak Mulia […]

  • CEO Apple Berganti, Tim Cook Akhiri Masa Kepemimpinan

    CEO Apple Berganti, Tim Cook Akhiri Masa Kepemimpinan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 26
    • 0Komentar

    SUMBARBIZ – CEO Apple, Tim Cook, mengundurkan diri dari jabatan yang diwarisinya dari mendiang Steve Jobs, mengakhiri masa kepemimpinan hampir 15 tahun yang menyaksikan nilai pasar perusahaan melonjak lebih dari $3,6 triliun selama era kemakmuran yang didorong oleh iPhone. Perusahaan tersebut telah membuat pengumuman. Cook, 65, akan menyerahkan tugas CEO kepada kepala teknik perangkat keras […]

  • Dramatis! Tekuk Arsenal Lewat Adu Penalti, PSG Pertahankan Gelar Juara Liga Champions

    Dramatis! Tekuk Arsenal Lewat Adu Penalti, PSG Pertahankan Gelar Juara Liga Champions

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Bangun S
    • visibility 26
    • 0Komentar

    BOLA – Paris Saint-Germain (PSG) sukses mengukuhkan status mereka sebagai penguasa baru sepak bola Eropa setelah berhasil mempertahankan gelar juara Liga Champions. Tim raksasa Prancis ini menumbangkan Arsenal lewat drama adu penalti yang menegangkan di Puskas Arena, Budapest, Hungaria. Kemenangan ini sekaligus mematahkan label masa lalu PSG yang kerap dianggap sebagai tim glamor namun minim […]

  • SPBU Gunung Tuleh Bikin Heboh, Stok Pertalite Masih Banyak Tapi Ogah Dijual ke Warga

    SPBU Gunung Tuleh Bikin Heboh, Stok Pertalite Masih Banyak Tapi Ogah Dijual ke Warga

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 56
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT – Sebuah fenomena “aneh bin ajaib” baru saja terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Di saat rakyat jelata alias rakyat badarai rela berjemur dan mengantre panjang demi setetes BBM bersubsidi jenis Pertalite, pihak pom bensin justru mendadak menutup kran penjualan dengan alasan yang bikin […]

expand_less