BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Koperasi Merah Putih Mulai Beroperasi di Ratusan Nagari Sumatera Barat

Koperasi Merah Putih Mulai Beroperasi di Ratusan Nagari Sumatera Barat

  • account_circle Endri Caniago
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • print Cetak

PADANG — Bermimpi memiliki ekonomi kerakyatan yang kokoh di tingkat desa memang indah, seindah bayangan mendapat warisan mendadak. Di provinsi Sumatera Barat, mimpi itu sedang coba diwujudkan lewat pembentukan koperasi massal.

Kabar terbarunya, sebanyak 135 Kopdes (Koperasi Desa) yang tergabung dalam jaringan Koperasi Merah Putih di wilayah Sumbar dilaporkan sudah resmi mulai beroperasi hingga awal Juli 2026 ini.

Namun, namanya juga baru belajar berjalan, jangan harap koperasi-koperasi ini langsung menyalip skala bisnis milik konglomerat.

Berdasarkan rapor teranyar dari dinas terkait, skala usaha yang dijalankan oleh ratusan koperasi desa tersebut dinilai masih sangat jauh dari kata optimal alias masih imut-imut.

Jangankan untuk mengguncang pasar saham nasional, untuk sekadar pamer otot di tingkat kecamatan saja tampaknya mereka masih harus banyak minum vitamin ekonomi.

Pengakuan Blak-blakan Dinas Koperasi: Sudah Gerak, Tapi Belum Besar!

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Endrizal, dengan nada bicara yang tegas dan tanpa tedeng aling-aling mengakui kondisi riil di lapangan.

Menurutnya, sebagian dari 135 Kopdes yang tersebar di 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat tersebut memang sudah mulai melayani kebutuhan harian masyarakat. Terutama, dalam memfasilitasi aktivitas Jual Beli sembako atau kebutuhan pokok lainnya di tingkat nagari atau desa.

“Saat ini sudah ada 135 Kopdes di Sumbar yang beroperasi. Tapi untuk usahanya belum besar,” ujar Endrizal pada Senin, 6 Juli 2026.

Ironisnya, meski benderanya sudah berkibar dari ujung ke ujung wilayah Sumbar, kapasitas pelayanan dari Koperasi Merah Putih ini dinilai masih dalam tahap merangkak.

Aktivitas bisnisnya masih minim, sehingga belum bisa diandalkan untuk menjadi pahlawan finansial utama bagi warga desa yang sedang terimpit kebutuhan.

Menanggapi fenomena koperasi berbadan besar tapi bertenaga mini ini, Pemprov Sumbar berjanji tidak akan tinggal diam dan akan terus berupaya mengoptimalkan operasional mereka agar bisa memberikan manfaat yang lebih nyata, bukan sekadar papan nama di tepi jalan.

Menanti Agustus yang Sakral: Janji Manis Datangnya Peralatan Tempur Koperasi

Lantas, sampai kapan masyarakat harus puas dengan layanan koperasi yang serbaterbatas ini? Endrizal ternyata sudah menyiapkan tenggat waktu dan target yang cukup ambisius.

Dia menargetkan bahwa seluruh koperasi desa yang sudah telanjur beroperasi tersebut bakal bisa tancap gas dan menjalankan roda usahanya secara maksimal pada bulan Agustus 2026 mendatang.

Alasannya cukup klasik, yaitu menunggu kiriman fasilitas dari pemerintah. “Kita harapkan setelah Agustus semua peralatan masuk, Kopdes ini bisa beroperasi maksimal,” imbuhnya.

Ya, mari di doakan bersama agar “peralatan” yang dimaksud benar-benar datang tepat waktu, bukan malah ikut-ikutan terjebak dalam labirin birokrasi pengadaan barang.

Sebab, tanpa peralatan yang memadai, kegiatan Jual Beli di koperasi dinilai akan tetap berjalan tradisional dan kalah saing dengan toko kelontong modern.

Proyek Ambisius Akhir Bulan: Kejar Tayang Membentuk 288 Kopdes

Jika Anda mengira proyek Pemprov Sumbar ini sudah selesai, Anda salah besar. Di balik fakta bahwa usahanya masih pada berskala mini, jumlah pembentukan lembaga ini justru sedang digenjot habis-habisan mirip proyek kejar tayang.

Hingga saat ini, tercatat sudah ada 262 Kopdes yang berhasil terbentuk di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Target Akhir, pemerintah menargetkan total sebanyak 288 Koperasi Merah Putih harus berdiri tegak di Sumbar.

Sisa, ada sisa 26 koperasi lagi yang belum lahir ke dunia, sisa koperasi tersebut diperkirakan akan rampung dibentuk pada akhir bulan Juli ini.

Strategi kuantitas ini memang terlihat sangat mentereng di atas kertas laporan pertanggungjawaban.

Namun, tantangan terbesarnya tetap sama yakni buat apa punya 288 koperasi kalau ujung-ujungnya mayoritas hanya menjadi pajangan statistik yang kapasitas pelayanannya jalan di tempat?

Semoga saja, setelah semua target kuantitas terpenuhi di akhir Juli, pemerintah daerah bisa beralih fokus untuk mengurus kualitas bisnisnya, agar koperasi ini benar-benar menjadi wadah Jual Beli yang menyejahterakan rakyat, bukan sekadar menyenangkan hati atasan!

  • Penulis: Endri Caniago
  • Editor: Khairil

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral! Emosi Tak Bisa Menyalip, Pengemudi Mobil Sigra Sengaja Serempet dan Hantam Spion Korban di Tol JORR

    Viral! Emosi Tak Bisa Menyalip, Pengemudi Mobil Sigra Sengaja Serempet dan Hantam Spion Korban di Tol JORR

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 42
    • 0Komentar

    JAKARTA — Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh aksi arogan di jalan raya. Sebuah video memperlihatkan seorang pria yang diduga berprofesi sebagai sopir taksi online nekat merusak spion mobil pengendara lain di ruas Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR). Pelaku dinarasikan tersulut emosi lantaran tidak diberi jalan oleh korban untuk menyalip. Berdasarkan rekaman video yang […]

  • Bupati Yulianto Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Jalan Terisolasi di Rura Patontang

    Bupati Yulianto Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Jalan Terisolasi di Rura Patontang

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 39
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatra Barat, resmi memulai proyek perbaikan ruas jalan menuju Rura Patontang, Kecamatan Koto Balingka, pada Sabtu (6/6). Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membuka akses wilayah yang selama ini terisolasi sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat setempat. Sebuah alat berat telah dikerahkan ke lokasi sejak Sabtu […]

  • Gerebek Pondok di Pasaman Barat, Polisi Ringkus 4 Pria Usai Pesta Sabu

    Gerebek Pondok di Pasaman Barat, Polisi Ringkus 4 Pria Usai Pesta Sabu

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 32
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pasaman Barat berhasil meringkus empat orang pria yang diduga kuat melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I jenis sabu-sabu. Keempat pelaku berinisial SY (54), DH (48), AF (27), dan HD (34) diamankan petugas saat baru saja selesai menggelar pesta barang haram tersebut. Penangkapan berlangsung di sebuah […]

  • Pria 59 Tahun Di Pasaman Barat Ditangkap Terkait Kekerasan Seksual

    Pria 59 Tahun Di Pasaman Barat Ditangkap Terkait Kekerasan Seksual

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 38
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat berhasil meringkus seorang pria paruh baya berinisial MW (59). Penangkapan ini terkait dengan dugaan tindak pidana kekerasan seksual berupa persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang dilakukannya di kawasan perkebunan kelapa sawit. Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah […]

  • Polda Sumbar Rilis Kasus 2026, Total 916 Tersangka Berhasil Ditangkap

    Polda Sumbar Rilis Kasus 2026, Total 916 Tersangka Berhasil Ditangkap

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 24
    • 0Komentar

    PADANG – Mengawali pertengahan tahun 2026, Korps Bhayangkara di Ranah Minang tampaknya sedang rajin-rajinnya “bersih-bersih” lingkungan. Bagi para pelaku kriminal yang mengira bisa liburan santai di paruh pertama tahun ini, maaf sekali, perkiraan Anda salah besar. Kepolisian Daerah Sumatra Barat (Polda Sumbar) baru saja membagikan rapor performa mereka yang membuat dahi para penjahat berkerut lelap. […]

  • Polres Sijunjung Tangkap Emak-Emak Penyimpan Sabu dalam Karburator Motor

    Polres Sijunjung Tangkap Emak-Emak Penyimpan Sabu dalam Karburator Motor

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 26
    • 0Komentar

    SIJUNJUNG — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sijunjung lagi-lagi berhasil menggagalkan inovasi sesat di dunia otomotif dan narkotika. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial S alias Iwat (46), sukses diamankan petugas setelah kedapatan mengubah fungsi piston vakum karburator sepeda motor menjadi brankas mini penyimpan sabu pada Selasa (23/6/2026) malam sekira pukul 22.30 WIB. Inovasi Otomotif […]

expand_less