BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » NEWS » Tuduh Penginapan Nakal Tanpa Sidang, Kasat Pol PP Payakumbuh Dipolisikan

Tuduh Penginapan Nakal Tanpa Sidang, Kasat Pol PP Payakumbuh Dipolisikan

  • account_circle Awenk
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • print Cetak

PAYAKUMBUH – Geografi tampaknya menjadi pelajaran yang paling menantang bagi penegak Perda di Kota Payakumbuh. Akibat gagal membedakan batas wilayah peta administrasi, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Payakumbuh sukses menggelar aksi razia “deplu” alias luar negeri di wilayah tetangga.

RH selaku Manajer Guest House Nafara kini resmi melayangkan Laporan Pengaduan ke Polres Payakumbuh setelah penginapannya diobok-obok oleh pasukan berseragam penegak perda yang diduga tersesat jalan tersebut.

Aksi heroik bin ajaib yang dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP Kota Payakumbuh, Dewi Novita, ini terjadi pada Kamis dini hari, 18 Juni 2026 lalu, sekitar pukul 01.52 WIB.

Tanpa kompas maupun koordinasi dengan aparat setempat, mereka merangsek masuk ke penginapan yang berlokasi di Jorong Piladang, Nagari Koto Tangah Batu Ampa, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Padahal, secara hukum tata negara, wilayah tersebut mutlak berada di bawah yurisdiksi Kabupaten Lima Puluh Kota, bukan Kota Payakumbuh.

Sakit Demam Dipaksa Buka Kamar, Drama Dini Hari yang ‘Memaksa’

Menurut penuturan Manajer Guest House Nafara, RH, kedatangan para petugas malam itu terkesan buru-buru, mirip orang yang dikejar tagihan pinjaman online. Mereka hanya memperlihatkan surat tugas sekilas bagai trik sulap, lalu langsung menariknya kembali sebelum sempat dibaca.

Petugas kemudian memaksa karyawan shift malam bernama Hamid untuk membuka seluruh pintu kamar satu per satu. Padahal, malam itu Hamid sedang bertaruh nyawa melawan demam tinggi dan batuk hebat.

Alih-alih diberi obat penurun panas, Hamid justru diberikan tekanan psikologis tingkat tinggi oleh para penegak perda lintas wilayah ini hingga mengalami guncangan emosional berat.

Dalam aksi razia sepihak yang diklaim sepihak sebagai “razia gabungan” tersebut, petugas mengamankan empat pasangan tamu. Lucunya, tak ada satu pun batang hidung personel Satpol PP Kabupaten Lima Puluh Kota atau perangkat desa setempat yang mendampingi di lokasi. Benar-benar sebuah operasi mandiri yang sangat mandiri hingga melangkahi batas kabupaten.

Dari Razia ‘Offside’ Berlanjut ke Konser Digital Instagram

Bukannya menyadari kekeliruan wilayah operasi, Kasat Pol PP Dewi Novita justru membawa hasil razia tersebut ke panggung jagat maya. Melalui akun Instagram pribadinya, ia mengunggah video lengkap tanpa sensor wajah Hamid maupun tampak depan bangunan penginapan. Asas praduga tak bersalah tampaknya kalah penting dibandingkan demi konten sosial media.

Video tersebut kemudian viral setelah disebarluaskan secara masif oleh akun-akun seperti Dewi Centong, PDG 24 JAM, hingga akun resmi Satpol PP Payakumbuh. Tak tanggung-tanggung, takarir unggahan tersebut langsung memberi stempel sepihak bahwa tempat usaha korban adalah “penginapan nakal”.

“Tuduhan itu dilontarkan seolah-olah kami sudah terbukti bersalah, padahal belum ada putusan pengadilan apa pun,” sesal RH, sang Manajer Guest House Nafara.

Kunjungan Sepi, Omzet Mati, dan Trauma yang Menetap

Dampak dari konten kreatif bermuatan pencemaran nama baik tersebut langsung memukul telak bisnis akomodasi ini. Pendapatan komersial penginapan terjun bebas hingga nyaris gulung tikar.

Di sisi lain, Hamid sang karyawan yang wajahnya terpampang nyata tanpa filter kini menderita gangguan kecemasan akut dan tidak berani lagi mengintip keluar rumah akibat beban sosial dari siber-netizen.

Kini, bola panas telah bergulir ke ranah hukum. Satreskrim Polres Payakumbuh telah menerbitkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) bernomor SP2HP/638/VI/2026/Satreskrim guna menindaklanjuti Laporan Pengaduan dari RH.

Didampingi tim advokat dari Kantor Hukum “Santika”, pihak manajemen siap menuntut ganti rugi materil serta memulihkan nama baik mereka yang telanjur hangus akibat konten destruktif tersebut.***

  • Penulis: Awenk
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Orang Hilang di Pasaman Barat Ditemukan Meninggal Dunia di Dekat Kebun

    Orang Hilang di Pasaman Barat Ditemukan Meninggal Dunia di Dekat Kebun

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 29
    • 0Komentar

    ​PASAMAN BARAT — Nasib naas menimpa Yempino Wisman (49), warga Banir Tambuk, Jorong Limpato, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau. Pria yang akrab disapa Empi tersebut yang sebelumnya dilaporkan sebagai orang hilang usai pamit pergi ke kebun, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (26/7/2026) sore. ​Pencarian marathon yang melibatkan tim gabungan dari BPBD, Basarnas, hingga […]

  • BMKG Minta Sumatra Barat Waspadai Cuaca Ekstrem Hingga 19 Juni 2026

    BMKG Minta Sumatra Barat Waspadai Cuaca Ekstrem Hingga 19 Juni 2026

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 29
    • 0Komentar

    PADANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis pemutakhiran peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku selama tiga hari ke depan, terhitung mulai tanggal 17 hingga 19 Juni 2026. Wilayah Sumatra Barat beserta sejumlah provinsi tetangga di koridor Sumatra diimbau meningkatkan kewaspadaan menyusul tingginya potensi pertumbuhan awan hujan lebat. ​Berdasarkan peta prakiraan berbasis dampak yang […]

  • Tak Main-Main, Forkopimda Sumbar Sepakat Tindak Tegas Ratusan Tambang Emas Tanpa Izin

    Tak Main-Main, Forkopimda Sumbar Sepakat Tindak Tegas Ratusan Tambang Emas Tanpa Izin

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 57
    • 0Komentar

    PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mengonfirmasi bahwa aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayahnya kini kian masif dan berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Berdasarkan pemetaan terbaru melalui citra satelit, diperkirakan terdapat sekitar 200 hingga 300 titik tambang emas ilegal yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Sumbar. ​Fakta mengejutkan ini […]

  • Ironi Hukum Internasional: Pelaku Genosida Gaza Laporkan Iran Atas Kejahatan Perang

    Ironi Hukum Internasional: Pelaku Genosida Gaza Laporkan Iran Atas Kejahatan Perang

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Israel secara resmi melayangkan kecaman keras sekaligus melaporkan Republik Islam Iran ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), termasuk ke Dewan Keamanan (DK) PBB dan UNICEF. Langkah hukum ini diambil menyusul serangan rudal Teheran yang dituding telah melanggar hukum humaniter internasional. Pihak Tel Aviv mengategorikan persenjataan yang digunakan Iran sebagai senjata yang sangat merusak dan […]

  • Selamat Tinggal Perjalanan Jauh, Warga Pasaman Barat Bakal Punya Kantor Imigrasi

    Selamat Tinggal Perjalanan Jauh, Warga Pasaman Barat Bakal Punya Kantor Imigrasi

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 17
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Harapan warga Pasaman Barat untuk bisa pamer foto paspor baru di media sosial tanpa perlu menderita di perjalanan tampaknya akan segera terwujud. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat secara resmi menyatakan dukungan penuhnya untuk membangun Kantor Pelayanan Imigrasi lokal. Dukungan suci ini disampaikan langsung oleh Bupati Pasaman Barat, Yulianto, saat menerima kunjungan kerja dari […]

  • Ronaldo dan Messi Masuk Daftar Pemain Tertua Piala Dunia 2026

    Ronaldo dan Messi Masuk Daftar Pemain Tertua Piala Dunia 2026

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Adi Putra
    • visibility 21
    • 0Komentar

    JAKARTA – Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi para pemain muda yang tengah meniti karier di level internasional, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bagi sejumlah pemain veteran yang masih mampu bersaing di kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia. Sejumlah nama besar seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Luka Modric, Manuel Neuer, hingga Guillermo […]

expand_less