Tiang PLN Roboh di Pasaman Barat Menimpa ASN Hingga Luka Bakar
- account_circle Irfansyah P
- calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
- print Cetak

Kondisi disekitar Tiang PLN yang tumbang pasca menimpa seorang ASN di Pasaman Barat, sepeda motor korban masih terlihat dilokasi
PASAMAN BARAT – Nasib nahas menimpa seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Korban yang akrab disapa Jack menjadi korban robohnya sebuah tiang PLN yang sudah lama dalam kondisi memprihatinkan.
Akibat peristiwa tragis tersebut, korban harus dilarikan ke rumah sakit setelah tertimpa tiang beton penyangga arus listrik tersebut saat sedang berkendara. Insiden ini terjadi di kawasan Jorong Rantau Pauah, Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, pada Sabtu (18/7/2026).
Peristiwa bermula ketika korban tengah melakukan perjalanan rutin menuju tempat tugasnya yang berada di Simpang Empat dengan mengendarai sepeda motor. Namun di tengah jalan, struktur tiang penyangga kabel listrik yang berada di tepi jalan tiba-tiba ambruk dan langsung menghantam tubuh korban beserta kendaraannya.
Kronologi Kejadian dan Kondisi Korban
Menurut informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, dentuman keras sempat terdengar saat tiang beton tersebut roboh. Jack yang tidak sempat menyelamatkan diri langsung terempas ke aspal.
Korban dilaporkan menderita luka bakar serius di beberapa bagian tubuhnya, meliputi area kaki, tangan, hingga punggung akibat kontak dengan material tiang dan diduga adanya aliran listrik yang masih aktif saat kejadian.
Selain luka bakar, korban juga mengalami luka terbuka yang cukup parah di bagian pergelangan kaki. Kondisi ini membuat korban membutuhkan perawatan medis yang sangat intensif dari tim dokter.
Sementara itu, sepeda motor yang digunakan korban sebagai sarana transportasi sehari-hari untuk bekerja dilaporkan hancur total dan rusak berat akibat tertimpa beban beton yang sangat berat.
Warga Menyebut Tiang Sudah Lama Condong
Warga setempat mengungkapkan bahwa robohnya tiang PLN ini sebenarnya bukan tanpa tanda-tanda. Berdasarkan kesaksian masyarakat di sekitar Jorong Rantau Pauah, fasilitas publik tersebut diketahui sudah lama dalam kondisi condong dan tampak bergoyang setiap kali angin kencang berembus.
Meskipun potensi bahaya ini sudah terlihat sejak lama oleh pengguna jalan dan masyarakat sekitar, sayangnya belum ada tindakan perbaikan nyata dari pihak terkait hingga akhirnya memakan korban jiwa dari kalangan ASN. Kelalaian dalam pemeliharaan infrastruktur ini kini menjadi sorotan tajam di tengah masyarakat Talamau.
Pihak Keluarga Berharap Tanggung Jawab dan Evaluasi Total
Menanggapi musibah berat ini, pihak keluarga korban sangat terpukul. Mereka secara terbuka memohon bantuan serta perhatian dari instansi pemerintah dan pihak terkait lainnya untuk dapat meringankan beban biaya pengobatan korban yang diprediksi memakan biaya besar akibat luka-luka yang dideritanya.
Di sisi lain, masyarakat Pasaman Barat mendesak pihak manajemen perusahaan listrik negara tersebut untuk segera menindaklanjuti kasus ini dengan serius.
Warga menuntut adanya evaluasi menyeluruh serta perbaikan langsung terhadap seluruh jaringan tiang PLN yang terindikasi berisiko atau rusak di sepanjang kawasan Talamau guna mencegah terjadinya insiden serupa yang dapat membahayakan keselamatan publik di kemudian hari.
Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi resmi kepada pihak otoritas wilayah terkait terus diupayakan guna mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai langkah penanganan pascainsiden ini.
Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan data awal dan laporan informasi dari narasumber di tempat kejadian perkara. Informasi mengenai perkembangan kondisi korban serta pernyataan resmi dari pihak manajemen penyedia layanan listrik masih dalam tahap konfirmasi dan verifikasi lebih lanjut oleh redaksi.
- Penulis: Irfansyah P
