BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » DAERAH » PASAMAN BARAT » Hadiri Entry Meeting Ombudsman, Wabup M Ihpan Soroti Kinerja OPD

Hadiri Entry Meeting Ombudsman, Wabup M Ihpan Soroti Kinerja OPD

  • account_circle Irfansyah P
  • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
  • print Cetak

PADANG — Semangat berbenah demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kembali di perlihatkan oleh jajaran pemerintah daerah di ranah minang. Wakil Bupati Pasaman Barat, Wabup M Ihpan, secara langsung menunjukkan batang hidungnya dalam acara penting bertajuk Entry Meeting Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2026.

Acara bergengsi garapan Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat ini dihelat megah di Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat, Padang, pada Kamis (23/7) lalu.

Kehadiran orang nomor dua di Pasaman Barat tersebut tidak sendirian. Ia tampak berbaris rapi bersama jajaran kepala daerah, wakil kepala daerah, sekretaris daerah, hingga pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Sumatera Barat.

Kehadiran para elite daerah ini tentu saja disambut hangat oleh tuan rumah, termasuk Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, yang turut memantau jalannya persiapan penilaian instansi pengawas pelayanan publik tersebut agar tidak ada lagi birokrasi yang kerjanya lambat bak siput kehausan.

Penilaian Kepatuhan Bukan Sekadar Kejar Nilai Rapor Merah

Ajang entry meeting ini sejatinya merupakan gerbang alias tahapan awal dari rangkaian panjang penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik sepanjang tahun 2026.

Tujuannya tentu saja sangat mulia, yakni mengukur sejauh mana instansi pemerintah daerah patuh memenuhi standar pelayanan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Pemerintah didorong untuk mewujudkan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan tidak lagi hobi mempersulit urusan rakyat kecil yang butuh kepastian.

Di sela-sela acara, Wabup M Ihpan dengan tegas menyatakan komitmen penuh Pemkab Pasaman Barat untuk terus menggenjot kualitas pelayanan di berbagai sektor. Menurutnya, birokrasi yang lamban dan berbelit-belit harus segera dibuang jauh-jauh dari kamus kerja aparatur sipil negara.

“Pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan memberikan kepastian kepada masyarakat merupakan prioritas utama pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional dan berintegritas,” ujar M Ihpan dengan nada penuh optimisme, seolah menyindir oknum pegawai yang suka ngopi saat jam pelayanan publik sedang padat-padatnya.

Lebih lanjut, ia memandang evaluasi dari lembaga pengawas sekelas Ombudsman bukanlah momok menakutkan yang sekadar mengejar angka rapor bagus. Sebaliknya, kegiatan ini dianggap sebagai instrumen cermin diri agar masyarakat benar-benar memperoleh hak pelayanan yang berkualitas, adil, serta sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Wabup M Ihpan juga langsung menginstruksikan seluruh OPD di lingkungan Pasaman Barat untuk memperketat koordinasi, melengkapi standar pelayanan di setiap sudut kantor, serta memperkuat sistem pengelolaan pengaduan warga. Jangan sampai ada laporan masyarakat yang mengendap di laci meja kerja tanpa kejelasan nasib.

Standar Penilaian Makin Ketat, Jangan Cuma Modal Cantik Administrasi

Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumatera Barat, Maneger Nasution, dalam sesi pemaparannya memberikan suntikan peringatan penting bagi seluruh kepala daerah yang hadir.

Ia menegaskan bahwa penilaian tahun 2026 tidak akan lagi mempan disiasati hanya dengan modal kelengkapan administrasi di atas kertas belaka.

Tim penilai bakal blusukan dan mengukur efektivitas penyelenggaraan di lapangan, mulai dari tingkat kompetensi penyelenggara, pengelolaan pengaduan masyarakat yang kerap mangkrak, ketersediaan sarana prasarana ramah disabilitas, hingga keseriusan riil kepala daerah dalam mengeksekusi pelayanan prima.

Melalui sinergi bersama Gubernur Sumbar Mahyeldi dan instansi pengawas terkait, seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Sumatera Barat kini telah mengantongi peta jalan mekanisme serta indikator penilaian.

Tantangan kini berada di tangan para birokrat, yakni membuktikan kalau pelayanan pemerintah bisa secepat kilat, atau siap-siap saja menerima kritik pedas dari warga lewat layar kaca pengaduan.

Disclaimer: Artikel berita ini disusun berdasarkan pengolahan data narasi fakta dan peristiwa yang disajikan secara jurnalistik. Seluruh isi tulisan bertujuan untuk informasi publik, transparansi kebijakan, dan fungsi kontrol sosial tanpa maksud mendiskreditkan pihak manapun.

  • Penulis: Irfansyah P

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari MBG hingga Koperasi Desa, Presiden Kembalikan Arus Kekayaan ke Rakyat

    Dari MBG hingga Koperasi Desa, Presiden Kembalikan Arus Kekayaan ke Rakyat

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Jakarta, SUMBARBIZ – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kebermanfaatan program prioritas pemerintah, di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Terkait MBG, Presiden menjelaskan bahwa saat ini banyak negara yang menjadikan MBG sebagai referensi. “Banyak negara sekarang belajar MBG ke kita. Banyak belajar MBG ke kita. Di mana ada negara bisa memberi […]

  • Telanjur Berkhayal Gaji Rp19 Miliar Penjaga Mercusuar Ternyata Hoaks, Ini Faktanya!

    Telanjur Berkhayal Gaji Rp19 Miliar Penjaga Mercusuar Ternyata Hoaks, Ini Faktanya!

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 119
    • 0Komentar

    PARIS – Impian kaum rebahan dan pencari kerja instan untuk mendadak kaya raya lewat jalur menjaga menara di tengah laut tampaknya harus kandas di tengah jalan. Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh narasi menggiurkan yang mengklaim bahwa pemerintah Prancis menawarkan gaji fantastis sebesar 1,2 juta Dolar AS atau setara Rp19,7 miliar per tahun bagi […]

  • Pemerintah Resmi Coret Minyakita dari Program Bantuan Pangan

    Pemerintah Resmi Coret Minyakita dari Program Bantuan Pangan

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 32
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) resmi mengeluarkan minyak goreng kemasan rakyat, Minyakita, dari daftar komoditas program bantuan pangan. Langkah strategis ini diambil guna memastikan pasokan minyak goreng tersebut dapat lebih fokus dan optimal dalam memenuhi kebutuhan riil masyarakat di pasar tradisional. ​Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menjelaskan bahwa seluruh pasokan Minyakita ke depannya […]

  • Lebih Unggul dari Apple dan Samsung? Ini Alasan Google Pixel Watch 4 Jadi Smartwatch Terbaik Google Saat Ini

    Lebih Unggul dari Apple dan Samsung? Ini Alasan Google Pixel Watch 4 Jadi Smartwatch Terbaik Google Saat Ini

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 53
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pasar jam tangan pintar (smartwatch) premium kembali memanas dengan kehadiran generasi terbaru dari Google, yakni Pixel Watch 4. Setelah melalui pengujian intensif selama satu minggu penuh, perangkat ini membuktikan diri sebagai smartwatch terbaik yang pernah diproduksi oleh Google hingga saat ini, sekaligus memberikan ancaman serius bagi para kompetitor di ekosistem Wear OS. Desain […]

  • Stok Pangan Melimpah, Inflasi Pasaman Barat Terendah Se-Sumbar

    Stok Pangan Melimpah, Inflasi Pasaman Barat Terendah Se-Sumbar

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SIMPANG AMPEK — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasaman Barat membawa kabar baik bagi perekonomian daerah. Berdasarkan Berita Resmi Statistik No. 05/05/1312/Th. III yang dirilis pada 4 Mei 2026, tingkat kenaikan harga barang di Pasaman Barat tercatat paling landai dan terkendali di seluruh Provinsi Sumatera Barat untuk periode April 2026. Secara tahunan (Year-on-Year), Pasaman Barat […]

  • Baharuddin R: Kritik Bupati Boleh, Kurang Ajar Jangan!

    Baharuddin R: Kritik Bupati Boleh, Kurang Ajar Jangan!

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Endri Caniago
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SIMPANG EMPAT – Bupati Pasaman periode 2000–2005 sekaligus Bupati Pasaman Barat periode 2010–2015, H. Baharuddin R, angkat bicara mengenai merosotnya etika dalam penyampaian aspirasi publik saat ini. Tokoh senior Sumatera Barat ini menyayangkan maraknya penggunaan bahasa kasar dan hujatan yang dialamatkan langsung kepada pemimpin daerah. Soroti Etika Berdemokrasi Baharuddin mengungkapkan keprihatinannya terhadap fenomena kritik di […]

expand_less