Orang Hilang di Pasaman Barat Ditemukan Meninggal Dunia di Dekat Kebun
- account_circle Irfansyah P
- calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
- print Cetak

Tim SAR saat evakuasi orang Hilang di Pasaman Barat yang ditemukan meninggal dunia di dekat kebunnya
PASAMAN BARAT — Nasib naas menimpa Yempino Wisman (49), warga Banir Tambuk, Jorong Limpato, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau. Pria yang akrab disapa Empi tersebut yang sebelumnya dilaporkan sebagai orang hilang usai pamit pergi ke kebun, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (26/7/2026) sore.
Pencarian marathon yang melibatkan tim gabungan dari BPBD, Basarnas, hingga warga setempat tersebut harus berakhir dengan berita duka. Padahal, harapan keluarga awalnya sederhana yakni Empi pulang membawa hasil kebun, bukan kabar yang menguras air mata.
Kronologi Hilangnya Korban hingga Pencarian Bersama
Peristiwa ini bermula pada Sabtu (25/7/2026) pagi. Seperti rutinitas biasanya, Empi melangkahkan kaki menuju kebun miliknya. Tak ada gelagat aneh atau firasat buruk yang tertinggal di rumah.
Namun, hingga malam merambat makin larut, Empi tak kunjung menampakkan batang hidungnya. Telepon genggamnya pun tak merespons, memicu kepanikan pihak keluarga.
Malam itu juga, keluarga dibantu tetangga dan masyarakat sekitar berusaha menyisir jalur-jalur yang biasa dilalui korban. Namun, hingga Minggu siang pukul 13.00 WIB, pencarian mandiri tersebut belum membuahkan hasil.
Menyadari situasi semakin kritis, laporan resmi segera diteruskan ke pihak berwenang untuk meminta bantuan pencarian berskala lebih besar.
Evakuasi Mayat Korban oleh Tim Gabungan
Merespons laporan masyarakat, tim gabungan yang terdiri dari personel BPBD Pasaman Barat, Basarnas, Kelompok Siaga Bencana (KSB), perangkat Nagari Kajai, unsur Prokopimca, serta puluhan warga setempat langsung dikerahkan menyisir area perkebunan di wilayah Talamau.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pasaman Barat, Zulkarnain, membenarkan perihal ditemukannya korban. Sekitar pukul 15.30 WIB pencarian intensif mulai membuahkan titik terang, hingga akhirnya sekitar pukul 18.00 WIB, posisi korban berhasil dilokalisasi.
”Alhamdulillah, setelah ditelusuri bersama seluruh unsur terkait, korban berhasil ditemukan di sekitar area kebun miliknya di wilayah Banir Tambuk, Jorong Limpato. Namun, korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia,” kata Zulkarnain.
Proses evakuasi mayat korban dari area perkebunan berjalan cukup dramatis mengingat medan perkebunan yang menantang dan kondisi hari yang mulai gelap.
Usai dievakuasi, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga di Jorong Limpato, Pasaman Barat, untuk disemayamkan dan dimakamkan secara layak.
Meski kepergian Empi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga Nagari Kajai, soliditas serta kesiapsiagaan seluruh unsur SAR dan masyarakat dalam merespons kejadian ini patut diapresiasi. Hutan dan kebun memang tempat mencari nafkah, tetapi takdir kadang punya cara lain untuk memanggil pulang.
Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan data dan informasi resmi dari narasi pihak berwenang (BPBD Kabupaten Pasaman Barat). Seluruh informasi identitas dan kronologi disajikan untuk kepentingan pemberitaan publik secara objektif dan transparan.
- Penulis: Irfansyah P
