Buka Akses Sekolah Kedinasan Transportasi, Pasaman Barat MoU Dengan Kemenhub
- account_circle Hanny
- calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
- print Cetak

Penandatangan MoU Pemda Pasaman Barat yang diwakili Sekretaris Daerah Pasaman Barat Doddy San Ismail dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Kementerian Perhubungan di Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, Padang Pariaman, Sabtu (9/5/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pasaman Barat, SUMBARBIZ – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakatnya. Salah satu langkah cepat yang dilakukan tentang sekolah kedinasan transportasi, dengan menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Perhubungan.
Nota Kesepahaman itu dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Kementerian Perhubungan di Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, Padang Pariaman, untuk membuka akses putra-putri daerah ke sekolah kedinasan transportasi.
Kerja sama ini menjadi langkah konkret Pemeraintah Kabupaten Pasaman Barat untuk memperkuat sumber daya manusia daerah, khususnya di sektor transportasi dan perhubungan.
Melalui program tersebut, putra-putri Pasaman Barat mendapat peluang lebih besar mengenyam pendidikan di sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan.
Sekretaris Daerah Pasaman Barat Doddy San Ismail mengatakan kerja sama ini sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak tenaga profesional yang kembali mengabdi di daerah.
“Ini investasi SDM yang penting bagi masa depan Pasaman Barat. Kita ingin anak-anak daerah memiliki kompetensi nasional di bidang perhubungan dan menjadi motor penggerak pembangunan transportasi di daerah sendiri,” kata Doddy, Selasa (12/5/2026) di Simpang Empat.
Menurutnya, keberadaan SDM unggul di bidang transportasi dibutuhkan untuk mendukung percepatan pembangunan daerah, terutama dalam menghadapi tantangan konektivitas, pelayanan transportasi publik, hingga pengembangan kawasan strategis di Pasaman Barat.
Penandatanganan MoU turut dihadiri Kepala BPSDM Kementerian Perhubungan Soeharto pada Sabtu (9/5/2026) lalu itu. Kedua pihak berkomitmen mengawal pembibitan calon taruna hingga penyerapan tenaga kerja secara optimal dan berkelanjutan.
Pemerintah Pasaman Barat juga menargetkan kerja sama ini menjadi pintu masuk penguatan sinergi dengan Kementerian Perhubungan di berbagai sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur transportasi, peningkatan layanan publik, hingga pengembangan sistem transportasi modern dan terintegrasi.
“MoU ini langkah awal memperkuat hubungan dengan Kementerian Perhubungan. Harapannya, kerja sama ini mendukung terwujudnya sistem transportasi modern, terintegrasi, dan mampu menunjang kemajuan Pasaman Barat,” ujar Doddy.***
- Penulis: Hanny
