Bedah Capaian 2025: Mengalir ke Mana Saja Anggaran Perkebunan Pasaman Barat?
- account_circle Irfansyah P
- calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
- print Cetak

Bedah Capaian 2025: Mengalir ke Mana Saja Anggaran Perkebunan Pasaman Barat?
PASAMAN BARAT — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat secara resmi mempublikasikan laporan capaian strategis pada sektor perkebunan untuk tahun anggaran 2025. Di bawah kepemimpinan Bupati Yulianto, bersama Wakil Bupati M. Ihpan, jajaran pemerintah daerah menegaskan komitmen penuh dalam mendongkrak produktivitas lahan serta mempercepat peningkatan kesejahteraan para petani lokal secara berkelanjutan.
Sektor perkebunan yang menjadi salah satu pilar utama perekonomian di Kabupaten Pasaman Barat terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Pemerintah Provinsi.
Sinergi ini diwujudkan melalui empat program unggulan yang menyasar pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan sarana prasarana, penyediaan bibit unggul, hingga jaminan pendidikan bagi generasi penerus keluarga petani.
Peningkatan Kapasitas SDM dan Jaminan Pendidikan Anak Petani
Guna mencetak tenaga tani yang modern dan berdaya saing tinggi, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memprioritaskan program edukasi terstruktur. Tercatat sepanjang tahun 2025, sebanyak 330 petani lokal telah berhasil mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas kerja.
Program krusial yang mendapatkan dukungan penuh dari BPDP ini difokuskan pada penerapan metode agrikultur modern serta manajemen perkebunan yang efisien.
Tidak hanya menyentuh para pelaku utama di lapangan, kepedulian terhadap masa depan sektor perkebunan juga diimplementasikan lewat aspek pendidikan formal. Pemerintah daerah berhasil menyalurkan bantuan beasiswa kepada 74 anak petani berprestasi.
Program beasiswa yang turut disokong oleh BPDP ini dirancang khusus untuk memastikan keberlanjutan regenerasi sektor pertanian dan perkebunan di Pasaman Barat oleh generasi muda yang terdidik.
Penguatan Sarpras Senilai Rp 2 Miliar dan Distribusi Tanaman Tahunan
Dalam hal penguatan infrastruktur dan stimulasi produksi, realisasi bantuan sarana produksi (sarpras) pada tahun 2025 mencapai angka yang fantastis, yakni sebesar Rp 2 Miliar. Dana yang bersumber dari dukungan anggaran BPDP tersebut dialokasikan secara intensif untuk pengadaan pupuk serta pestisida berkualitas tinggi.
Bantuan ini disalurkan langsung kepada kelompok tani KPS Makmur guna mengoptimalkan hasil panen sekaligus memitigasi risiko serangan hama penyakit tanaman.
Di sisi lain, program pengembangan tanaman tahunan juga berjalan sukses dengan menyasar Kelompok Tani Amanah. Melalui alokasi dana APBD Provinsi senilai Rp 50.000.000, pemerintah menyalurkan stimulus berupa 900 batang bibit kelapa sawit unggul serta 900 kilogram pupuk kompos.
Stimulus ini diharapkan mampu meremajakan lahan-lahan perkebunan rakyat agar memiliki produktivitas yang jauh lebih tinggi di masa mendatang.
Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pasaman Barat menegaskan bahwa seluruh program ini akan terus dikawal secara ketat. Pihaknya menyatakan akan terus berupaya mendukung petani melalui program berkelanjutan demi terwujudnya perkebunan yang maju dan petani yang sejahtera di Bumi Mekar Pasaman Barat.***
- Penulis: Irfansyah P
- Editor: Hanny
