BREAKING NEWS
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Catatan Perjalanan Vasko Ruseimy: Menjemput Suara yang Terlupakan di Kaki Bukit Barisan

Catatan Perjalanan Vasko Ruseimy: Menjemput Suara yang Terlupakan di Kaki Bukit Barisan

  • account_circle Endri Caniago
  • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
  • print Cetak

PADANG — Iduladha biasanya identik dengan kehangatan berkumpul bersama keluarga di rumah. Namun, bagi Vasko Ruseimy, momen sakral tahun ini justru menjadi sebuah titik balik spiritual dan kemanusiaan.

Meninggalkan kenyamanan kota, ia memilih melakukan perjalanan panjang menembus batas menuju salah satu titik paling terisolasi di ujung Provinsi Sumatera Barat: Jorong Patamuan, Nagari Sungai Lolo.

​Perjalanan ini bukanlah kunjungan kerja biasa di atas kertas, melainkan sebuah ziarah fisik dan batin untuk melihat langsung realitas kehidupan masyarakat yang berada di kaki Bukit Barisan, sebuah wilayah perbatasan yang mempertemukan Pasaman, Limapuluh Kota, dan Riau.

​Taruhan Nyawa di Atas Sampan Kayu

​Perjalanan dimulai dari Kota Padang dengan menempuh hampir sepuluh jam jalur darat yang berliku, membelah bukit dan lembah.

Namun, ujian sesungguhnya baru dimulai ketika akses jalan darat terputus. Untuk mencapai Jorong Patamuan, satu-satunya sarana transportasi yang tersedia adalah sampan kayu kecil.

​Tanpa pelampung maupun pelindung keselamatan, Vasko dan rombongan harus bertaruh nyawa menyusuri sungai dengan arus yang sangat deras.

Di bawah permukaan air, batu-batu besar siap mengintai. Beberapa kali sampan dihantam riam hingga oleng dan nyaris terbalik.

​Situasi kian mencekam saat malam mulai turun. Dalam kegelapan total, nakhoda sampan melarang penggunaan senter agar pandangan matanya tidak terganggu dalam membaca arus. Di tengah kesunyian malam dan gemuruh air, hanya doa yang menjadi sandaran.

​”Bagi kita yang datang dari kota, sungai ini adalah ancaman mematikan. Namun bagi warga Patamuan, sungai ini adalah urat nadi kehidupan. Jalur membawa hasil bumi, jalur berobat, dan jalur mengantar harapan,” kenang Vasko.

​Kehangatan di Tengah Keterbatasan dan Kehormatan Adat

​Ketegangan di atas air seketika sirna begitu sampan merapat di tepian Jorong Patamuan. Tidak ada karpet merah atau protokol pejabat yang kaku. Vasko disambut oleh tawa riang anak-anak yang berlari di tepi sungai dan senyum tulus para tetua kampung.

​Malam itu, di dalam rumah kayu salah seorang warga, sebuah kejutan budaya menanti. Para Ninik Mamak (pemuka adat) setempat sepakat untuk memanen dan menyuguhkan “Ikan Larangan”—hidangan sakral yang menurut hukum adat tidak boleh diambil sembarangan dan hanya dikeluarkan pada momen-momen krusial melalui kesepakatan adat.

​”Saya terdiam lama di depan hidangan itu. Ini bukan sekadar makanan. Ini adalah kehormatan tertinggi, sebuah pengorbanan adat demi menyambut tamu yang datang dari jauh. Ketulusan mereka meruntuhkan ego saya,” ungkap Vasko dengan mata berkaca-kaca.

​Membawa Pulang Amanah, Bukan Sekadar Cerita

​Di balik kehangatan tersebut, Vasko tidak menutup mata dari realitas sosial yang memprihatinkan. Di jorong ini, listrik belum mengalir dengan layak akibat infrastruktur pembangkit yang rusak bertahun-tahun.

Rumah-rumah tidak layak huni masih banyak berdiri, dan yang paling menyayat hati: selama ini belum pernah ada hewan kurban yang menyembelih di sana saat Iduladha.

​Pagi harinya, gema takbir jemaah menyatu dengan haru saat Vasko menyerahkan dan menyaksikan langsung penyembelihan hewan kurban pertama di jorong tersebut. Kebahagiaan dan air mata haru warga menjadi pemandangan yang menggetarkan hati.

​Merespons kondisi tersebut, Vasko langsung mengambil langkah nyata dengan menginisiasi percepatan perbaikan pembangkit listrik jorong dan memasukkan Patamuan ke dalam prioritas program bedah rumah.

​”Menjadi pemimpin itu bukan soal membaca laporan rapi di atas meja kerja. Pemimpin harus hadir, melihat, dan merasakan sendiri dinginnya angin malam dan derasnya arus yang dihadapi rakyatnya,” tegasnya.

​Perjalanan ke ujung Sumatera Barat ini menegaskan satu hal bagi Vasko Ruseimy: Walau Jorong Patamuan berada di ujung peta geografi, suara dan harapan masyarakatnya harus selalu berada di pusat kendali kebijakan dan hati para pemimpin.***

  • Penulis: Endri Caniago
  • Editor: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masuk 29 Besar Nasional, Pasaman Barat Gandeng BRIN Terapkan e-Voting Pilwana

    Masuk 29 Besar Nasional, Pasaman Barat Gandeng BRIN Terapkan e-Voting Pilwana

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 39
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat resmi meluncurkan sekaligus menyosialisasikan sistem Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) berbasis elektronik (e-Voting) untuk pelaksanaan Pilwana 2026. Peresmian sistem baru ini digelar di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat pada Selasa (19/5). Peluncuran sistem pengetikan suara digital ini ditandai dengan penandatanganan deklarasi dan kesepakatan bersama oleh Bupati Pasaman Barat, Yulianto, […]

  • Enam Kemuliaan Umat Nabi Muhammad SAW yang Jarang Disadari: Sebuah Renungan Akhir Zaman

    Enam Kemuliaan Umat Nabi Muhammad SAW yang Jarang Disadari: Sebuah Renungan Akhir Zaman

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KAZANAH – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, sebuah pesan menyentuh hati mengenai keistimewaan menjadi bagian dari umat Nabi Muhammad SAW viral di media sosial. Pesan tersebut merangkum enam perkara mendasar yang sering dianggap sebagai kekurangan manusia, namun justru merupakan bentuk kasih sayang dan kemuliaan yang diberikan Allah SWT kepada umat akhir zaman. Berikut adalah enam […]

  • Harga TBS Pasaman Barat Tembus Rp3.684,78 per Kilogram Hari Ini

    Harga TBS Pasaman Barat Tembus Rp3.684,78 per Kilogram Hari Ini

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Irfansyah P
    • visibility 50
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT — Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Pasaman Barat pada Selasa, 16 Juni 2026, tercatat masih berada pada level yang kompetitif. Berdasarkan pemantauan harian Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Pasaman Barat, harga tertinggi TBS mencapai Rp3.684,78 per kilogram, sedangkan harga terendah berada pada angka Rp3.200 per kilogram. Data tersebut […]

  • Lebih Unggul dari Apple dan Samsung? Ini Alasan Google Pixel Watch 4 Jadi Smartwatch Terbaik Google Saat Ini

    Lebih Unggul dari Apple dan Samsung? Ini Alasan Google Pixel Watch 4 Jadi Smartwatch Terbaik Google Saat Ini

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 54
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pasar jam tangan pintar (smartwatch) premium kembali memanas dengan kehadiran generasi terbaru dari Google, yakni Pixel Watch 4. Setelah melalui pengujian intensif selama satu minggu penuh, perangkat ini membuktikan diri sebagai smartwatch terbaik yang pernah diproduksi oleh Google hingga saat ini, sekaligus memberikan ancaman serius bagi para kompetitor di ekosistem Wear OS. Desain […]

  • Desain Mewah Harga Ramah, Xiaomi Watch S5 Siap Tantang Apple dan Samsung

    Desain Mewah Harga Ramah, Xiaomi Watch S5 Siap Tantang Apple dan Samsung

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 66
    • 0Komentar

    JAKARTA — Xiaomi kembali menggebrak pasar wearable dengan meluncurkan smartwatch terbarunya, Xiaomi Watch S5. Mengusung desain dan material premium yang biasa ditemukan pada jam tangan pintar kelas atas, perangkat ini mengejutkan publik dengan banderol harga yang jauh di bawah para pesaingnya. Namun, ada satu “jebakan” yang harus dihadapi oleh para peminatnya. Spesifikasi Premium yang Menggoda Xiaomi […]

  • Nilai Buyback Naik Tajam, Simak Info Harga Emas Antam Hari Sabtu

    Nilai Buyback Naik Tajam, Simak Info Harga Emas Antam Hari Sabtu

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Yelki
    • visibility 19
    • 0Komentar

    JAKARTA – Bagi Anda yang gemar memeluk brankas atau hobi mengecek pergerakan harga logam mulia demi masa depan yang lebih cerah, mari merapat sejenak. Jagat investasi berkilau kembali membawa dinamika yang menarik untuk dikulik. Berdasarkan pantauan langsung di situs resmi butik logam mulia, di Jakarta pada hari Sabtu pukul 08.55 WIB, grafik Harag Emas Antam […]

expand_less