Kisah Yulianto Meniti Karier Dari Bawah Hingga Menjadi Bupati Pasaman Barat
- account_circle Bangun S
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, SH, MM
PASAMAN BARAT – Kepemimpinan yang kuat sering kali lahir dari proses panjang dan rekam jejak yang teruji langsung di tengah masyarakat. Hal inilah yang melekat pada sosok Yulianto, politikus senior yang kini kembali dipercaya mengemban amanah besar sebagai Bupati Pasaman Barat periode 2025–2030. Jabatan ini sekaligus menandai periode keduanya memimpin bumi Tuah Basamo setelah sebelumnya sempat menjabat pada sisa masa jabatan 2019–2021.
Meskipun dilahirkan di Banyumas, Jawa Tengah pada 27 Juli 1963, pria yang kini berusia 62 tahun tersebut telah menghabiskan hampir seluruh perjalanan hidup dan pendidikannya di Sumatera Barat.
Merantau Sejak Kecil dan Meniti Pendidikan
Masa kecil Yulianto diisi dengan berpindah daerah, menyelesaikan sekolah dasar di SD Negeri 1 Salo, Kampar pada tahun 1976, sebelum akhirnya menetap dan menamatkan pendidikan menengah di SMP Negeri Simpang Empat (1980) serta SMA Negeri Simpang Empat (1983).
Semangat belajarnya terus berlanjut di tingkat perguruan tinggi dengan meraih gelar Diploma dari AMIK Padang (1989), meraih gelar Sarjana Hukum dari STIH YAPPAS pada tahun 2008, hingga merampungkan pendidikan S2 Magister Manajemen di Universitas Putra Indonesia (UPI) YPTK Padang pada tahun 2018.
Karier Politik: Berawal dari Parlemen Daerah
Sebelum mencapai puncak karier di ranah eksekutif, suami dari Sifrowati ini meniti awal karier politiknya benar-benar dari bawah sebagai seorang legislator. Langkah perdananya dimulai pada Pemilu Legislatif 2009, di mana beliau berhasil terpilih sebagai Anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat dari Partai Demokrat.
Di lembaga legislatif inilah kemampuannya ditempa:
-
Tahun 2012: Dipercaya menjabat sebagai Ketua DPRD Pasaman Barat sekaligus memegang nakhoda sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Pasaman Barat.
-
Pemilu Berikutnya: Kepercayaan masyarakat yang tinggi membawanya kembali duduk di parlemen daerah dan menduduki posisi sebagai Wakil Ketua DPRD.
Lompatan ke Ranah Eksekutif
Titik balik besar dalam karier politik ayah dari dua anak ini terjadi ketika beliau melangkah ke ranah eksekutif. Pada Pilbup 2015, beliau maju mendampingi Syahiran dan sukses terpilih sebagai Wakil Bupati Pasaman Barat periode 2016–2019. Ketika Bupati Syahiran berpulang pada tahun 2019, Yulianto naik takhta mengemban tanggung jawab sebagai Bupati Pasaman Barat hingga awal tahun 2021.
Setelah sempat menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan, panggilan untuk kembali mengabdi datang pada Pemilihan Umum Bupati Pasaman Barat 2024. Maju berpasangan dengan M. Ihpan dengan dukungan dari koalisi Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), pasangan ini keluar sebagai pemenang dengan meraup 59.551 suara sah atau setara dengan 32,54 persen.
Kemenangan ini sempat diuji di meja hijau, namun setelah gugatan pihak lawan resmi ditolak oleh Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI), keabsahan mandat rakyat ini tidak terbantahkan lagi. Puncaknya, pada 25 Maret 2025, Yulianto resmi dilantik kembali sebagai Bupati Pasaman Barat oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi.
- Penulis: Bangun S
- Editor: Hanny
