Refleksi HUT Ke-18 GOW Pasbar: Perempuan Sehat, Kunci Utama Kemajuan Daerah
- account_circle Hanny
- calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
- print Cetak

Keterangan Foto: Ketua BKOW Provinsi Sumatera Barat Ny. Dianita Maulin Vasko bersama Ketua GOW Pasaman Barat Ny. Gusmalini dan Staf Ahli Bupati Dr. Getri Ardenis serta Ketua Panitia Pelaksana, Armen dalam acara puncak peringatan HUT GOW ke-18 di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Jumat (12/6/2026). (Foto: Dok. Humas Pemkab Pasaman Barat)
PASAMAN BARAT – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pasaman Barat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-18 dengan menyelenggarakan seminar kesehatan dan bakti sosial pada Jumat (12/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Perempuan Sehat, Berdaya, dan Berkarya untuk Keluarga serta Masyarakat Sejahtera” tersebut berlangsung dengan khidmat di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat.
Peringatan ini menjadi momentum penting untuk penguatan peran kaum perempuan sebagai agen perubahan demi mewujudkan tatanan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumatera Barat, Ny. Dianita Maulin Vasko, perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, sejumlah organisasi perempuan, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta seminar.
Mewakili Bupati Pasaman Barat, Staf Ahli Bidang Agama dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Pasaman Barat, Getri Ardenis, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kontribusi nyata GOW dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah. Terutama pada sektor pemberdayaan perempuan, peningkatan derajat kesehatan, pendidikan, serta kesejahteraan keluarga.
“Perempuan memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun kualitas keluarga dan masyarakat. Perempuan yang sehat, berdaya, dan produktif merupakan pilar utama untuk mewujudkan daerah yang maju dan sejahtera,” ujar Getri saat membacakan sambutan.
Menurut Getri, tema yang diangkat pada hari jadi tahun ini sangat relevan dengan tantangan pembangunan kontemporer. Masalah kesehatan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat, khususnya kaum perempuan yang berfungsi sebagai garda terdepan di dalam keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, Getri juga menyampaikan permohonan maaf dari Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat yang berhalangan hadir secara langsung karena sedang menunaikan tugas kedinasan lainnya.
Sementara itu, Ketua BKOW Provinsi Sumatera Barat, Ny. Dianita Maulin Vasko, melayangkan pujian atas kiprah GOW Pasaman Barat yang dinilai konsisten dalam menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan mendasar masyarakat.
Menurut Dianita, GOW tidak sekadar menjadi wadah berkumpulnya organisasi perempuan, tetapi telah bertransformasi menjadi motor penggerak pembangunan sosial.
“Jejak pengabdian GOW Pasaman Barat sangat terlihat melalui implementasi program kesehatan ibu dan anak, pemberdayaan ekonomi perempuan, pendidikan keluarga, hingga corak kegiatan sosial yang memberikan manfaat secara langsung,” ungkap Ny. Dianita Maulin Vasko.
Ketua GOW Kabupaten Pasaman Barat, Ny. Gusmalini, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pemangku kepentingan yang senantiasa menyokong program kerja GOW.
Dia menegaskan kembali komitmen organisasinya untuk terus mengoptimalkan kapasitas dan potensi perempuan dalam pembangunan daerah.
Di sisi lain, Ketua Panitia Pelaksana, Armen, menjelaskan bahwa sebelum acara puncak ini digelar, panitia telah melaksanakan aksi bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat umum.
Sebagai pelengkap pada acara puncak, diadakan seminar kesehatan dengan menghadirkan narasumber yang kompeten untuk mematangkan pemahaman warga mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta pentingnya deteksi dini masalah kesehatan.
- Penulis: Hanny
